BACAAJA, JAKARTA – Pernyataan soal mental pejabat kembali bikin jagat maya panas. Kali ini datang dari sosok yang dikenal blak-blakan sejak lama, Susi Pudjiastuti. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu tanpa ragu menyentil kondisi birokrasi Indonesia yang menurutnya masih sarat praktik tak beres.
Semua bermula dari ucapan Yudo Sadewa yang ramai diperbincangkan publik. Dalam sebuah sesi live streaming bersama YouTuber Bigmo, Yudo melontarkan kritik keras soal perilaku pejabat negara. Ucapannya lugas, bahkan terdengar ekstrem, menyebut sebagian besar pejabat terlibat korupsi.
“Hampir semua pejabat korupsi, hampir. 80 persen pejabat itu pasti korupsi. Maling semua itu di sini tuh,” kata Yudo dalam siaran langsung yang kemudian viral.
Pernyataan tersebut sampai ke telinga Susi Pudjiastuti. Lewat akun X, Susi merespons dengan gaya khasnya yang santai tapi menusuk. Ia justru mengamini, bahkan menilai angkanya bisa lebih parah dari yang disebut Yudo.
“Bener banget bahkan mungkin lebih,” tulis Susi, disertai emotikon tertawa yang langsung memantik reaksi beragam dari warganet.
Bukan kali pertama Susi bicara keras soal integritas pejabat. Sebelumnya, ia juga menanggapi peringatan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajarannya tidak bermain mark up anggaran. Menurut Susi, praktik itu sudah jadi rahasia umum.
Ia menyebut mark up pengadaan barang dan proyek pemerintah bisa mencapai minimal 50 persen. Bahkan, dalam satu dekade terakhir, ada kasus di mana barang yang benar-benar sampai nilainya tak sampai 10 persen dari anggaran yang dicairkan.
“Pak Presiden pasti tahu hampir semua pengadaan pemerintah mark up-nya minimal 50 persen,” tulis Susi dalam unggahannya.
Pernyataan itu langsung dibanjiri komentar. Banyak netizen merasa apa yang disampaikan Susi adalah suara yang jarang diucapkan terang-terangan oleh elite. Tak sedikit pula yang mengaitkan kejujuran Susi dengan absennya nama dia di kabinet periode kedua.
Sebagian warganet berpendapat, sikap keras dan tanpa basa-basi itulah yang membuat Susi tak lagi masuk lingkar kekuasaan. Namun bagi pendukungnya, justru di situlah nilai lebih Susi.
Diketahui, Susi Pudjiastuti menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada periode pertama pemerintahan Joko Widodo, dari 2014 hingga 2019. Selama menjabat, ia dikenal lewat kebijakan tegas yang berpihak pada nelayan kecil dan pemberantasan pencurian ikan.
Meski tak lagi duduk di kursi menteri, suara Susi tetap lantang. Setiap pernyataannya kerap jadi bahan diskusi publik, terutama soal kejujuran, korupsi, dan wajah birokrasi Indonesia yang dinilai masih jauh dari bersih. (*)


