Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Transfer Nyasar Rp20 M, Koper Misterius, dan Drama Lahan 700 Hektare
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Transfer Nyasar Rp20 M, Koper Misterius, dan Drama Lahan 700 Hektare

Sidang korupsi lahan PT CSA makin hari makin mirip episode baru dari series yang nggak kelar-kelar. Belum sempat napas dari drama sebelumnya, kini muncul fakta yang bikin alis auto naik: istri eks Pangdam IV/Diponegoro, Novita Permatasari, ngaku dapat aliran duit Rp20,5 miliar lewat “jalur keluarga” demi menghindari radar PPATK. Yes, miliaran. Yes, pakai rekening saudara. Yes, beneran terjadi.

T. Budianto
Last updated: Desember 3, 2025 2:23 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KETERANGAN SAKSI: Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan lahan PT Cilacap Segara Artha (CSA) di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (1/12) menghadirkan Novita Permatasari, istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono sebagai saksi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan lahan PT Cilacap Segara Artha (CSA) makin mirip drama panjang bersambung. Di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (1/12), Novita Permatasari, istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono blak-blakan soal aliran duit miliaran rupiah yang mampir ke rekening keluarganya. Dan bukan cuma satu rekening, tapi rombongan rekening.

Di hadapan majelis hakim, Novita mengaku kalau dana itu sengaja diputer lewat rekening orang-orang terdekat supaya nggak ke-detect PPATK. “Dana itu ditransfer melalui beberapa rekening dengan tujuan menghindari temuan PPATK,” ujarnya tanpa banyak drama.

Baca juga: Korupsi BUMD Cilacap, Kejati Bilang Bakal Periksa Mantan Pangdam

Baca juga: Korupsi Cilacap Bermula dari Kebijakan Bupati Sebelum Yunita

Flow duit yang ia sebut antara lain: Rekening Arief Kusmawanto (saudara): Rp7,5 miliar + Rp1 miliar + Rp8 miliar, rekening Endang Kusmawati: Rp2 miliar, rekening Henny Sulistyowati: Rp2 miliar sehingga total Rp20,5 miliar lewat jalur keluarga. Mereka semua mengaku cuma “dipinjemin rekening” buat kepentingan Novita.

Bagian paling plot twist muncul saat Novita bilang hampir semua dana itu, sekitar Rp20 miliar dia serahkan tunai ke Gus Yazid, Ketua Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya. Iya, tunai. Iya, pakai koper dan kantong plastik.

Terima Uang

Gus Yazid sendiri sebelumnya bilang memang menerima uang itu dari terdakwa via perantara, tapi katanya buat “pengobatan alternatif”, bukan urusan imbalan atau apa pun yang sifatnya transaksional.

Sementara itu, terdakwa Andhi Nur Huda mengaku kenal Gus Yazid, tapi nggak ngaku ada aliran duit via Widi maupun Novita. Jadi, versi-versi yang tabrakan ini bakal jadi PR Jaksa Penuntut Umum buat ditelisik lebih jauh.

Kasus ini sendiri bersumber dari proyek pengadaan lahan 700 hektare milik BUMD PT CSA senilai Rp237 miliar. Fix nggak kecil. Lahan yang harusnya buat pengembangan malah gagal dikuasai dan sebagian kabarnya berada di bawah penguasaan Kodam IV/Diponegoro.

Baca juga: Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Sidang lanjutan dijadwalkan Rabu, 3 Desember 2025, dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan.

Duit miliaran memang nggak punya kaki, tapi kok kayaknya dia jago banget jalan-jalan dari rekening ke koper, dari koper ke orang lain, lalu hilang tanpa jejak yang rapi. Kalau uang bisa curhat, mungkin dia bakal bilang: “Capek, Bang… saya diputer-puter terus.” (tebe)

You Might Also Like

Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik

Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng

Polisi Bunuh Dosen Cantik, Terkuak Ini Motifnya

Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

Rencana Gelar Pahlawan Soeharto, Aktivis: Pengkhianatan Reformasi

TAGGED:bumd cilacapgus yazidheadlinepengadilan tipikor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat
Next Article Cerita Kelam Petani di Pundenrejo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak

Februari 4, 2026
JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul)
Info

Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!

Juli 8, 2026
Unik

Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027

Februari 8, 2026
Hukum

Duh, Habis Dampingi Korban Kriminalisasi, Dera Malah Dikriminalisasi

November 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Transfer Nyasar Rp20 M, Koper Misterius, dan Drama Lahan 700 Hektare
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?