Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Upaya Dosen “Kakao” Lolos dari Jerat Hukum Gagal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Upaya Dosen “Kakao” Lolos dari Jerat Hukum Gagal

Setelah menunggu berbulan-bulan, sidang eksepsi dua dosen UGM akhirnya diputuskan: ditolak. Kasus pengadaan biji kakao senilai miliaran rupiah pun melaju ke tahap pembuktian.

T. Budianto
Last updated: November 13, 2025 4:39 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PUTUSAN SELA: Hargo Utomo (batik cokelat) berdiri usai ikut sidang putusan sela, Kamis (13/11). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Upaya dua dosen UGM buat lolos dari jerat korupsi gagal total. Majelis hakim menolak eksepsi Rachmad Gunadi dan Hargo Utomo, dua terdakwa kasus pengadaan biji kakao di Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi (PUI) UGM.

“Menyatakan eksepsi terdakwa tidak dapat diterima,” kata Ketua Majelis Hakim Tipikor Semarang, Rightmen Situmorang, Kamis (13/11). Sidang putusan sela mereka digelar terpisah, tapi hasilnya sama saja. Hakim bilang, keberatan para terdakwa sudah masuk ke pokok perkara. Jadi, bukan bagian dari eksepsi. “Memerintahkan jaksa untuk melanjutkan ke sidang pembuktian,” lanjut hakim.

Jaksa Kejati Jateng langsung bersiap menghadirkan saksi. Minggu depan, delapan orang bakal dipanggil buat bersaksi di pengadilan. “Yang terdekat kami hadirkan delapan,” kata jaksa. Para saksi itu bakal bersaksi untuk tiga terdakwa sekaligus: Rachmad, Hargo, dan Henry Yuliando. Nah, Henry ini nggak ajukan eksepsi, jadi nanti disidang bareng dua rekannya.

Bakal Fight

Dari kubu Rachmad, pengacaranya, Zainal Petir, mengaku nggak puas dengan putusan hakim. Tapi dia bilang tetap bakal fight di sidang pembuktian nanti. “Kami siap dengan agenda selanjutnya yakni pembuktian,” ujarnya.

Kasus ini berawal dari proyek pengadaan biji kakao tahun 2019. Pengadaan ini kerja sama PT Pagilaran dengan Direktorat PUI UGM. Tiga dosen UGM diduga kompak mencairkan duit negara padahal barangnya belum dikirim.

UGM waktu itu pesan 200 ribu kilo biji kakao dengan harga Rp37 ribu per kilo. Totalnya Rp7,4 miliar. Duitnya udah dibayar lunas, tapi barangnya nggak pernah datang.

Rachmad bikin dokumen palsu seolah barang udah dikirim. Sementara Henry dan Hargo ikut memproses pembayaran tanpa cek dulu kebenarannya. Hasil audit BPKP Jateng nunjukin, UGM rugi sampai Rp6,72 miliar. Kerugiannya dihitung dari total duit cair Rp7,4 miliar dikurangi pajak Rp672 juta yang masih disetor ke negara. (bae)

You Might Also Like

Akhirnya Sejoli Aktivis Dera-Munif Keluar dari Tahanan

Tega Peras Mahasiswa PPDS Undip, Kaprodi Dihukum Dua Tahun

KUHAP Baru Resmi Berlaku, Mantan Jaksa Agung: Cermin Negara Otoriter & Darurat Hukum

Sederet Fakta Tragis di Balik Kasus Pembunuhan Kasir Minimarket Cantik di Karawang

Waduh! Eks-Bos Bank Jateng Keseret Kredit Siluman Proyek Bandara Internasional

TAGGED:korupsi kakao ugmpengadilan tipikor semarangugm
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MK: Polisi yang Mau Jabatan Sipil, Mundur Dulu!
Next Article Dari K-Pop ke Green Energy: Puan Ajak Korea Investasi Hijau Bareng Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KERETA TERTEMPER SEPEDA MOTOR - Tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor di Jember. Pemotor disebut mengabaikan peringatan klakson dari masinis. (Instagram @railfanssindo)

Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang

Nama Perusahaan Dipasang Kurban, Eh Hukumnya Malah Bikin Bingung Banyak Orang

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

JUARA TURNAMEN CATUR - Siswa SDN 3 Balu, Kecamatan Cepu, Cakti Rajasa Dananjaya Soedarsono, juara turnamen catur tingkat SD se-Kabupaten Blora, pada peringatan Hardiknas. (ist)

Cakti Rajasa Juara Turnamen Catur Hardiknas Tingkat SD di Blora

HP Bocah Ikut Kebobolan, Judol Kini Masuk Sampai Ruang Keluarga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Massa yang datang menjarah rumah anggota DPR non-aktif dari Partai Nasdem Syahroni. Foto: dok.
Hukum

Waduh! Pemilik Akun TikTok Provokasi Penjarahan Rumah Pejabat Ditangkap Polisi, Hati-hati Sebar Konten Provokatif!

September 4, 2025
Mbak Ita (kerudung pink) konsultasi sama penasihat hukumnya untuk menyikapi putusan hakim, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Hot News! Mbak Ita Semarang Dihukum 5 Tahun Penjara, Plus Didenda Rp 300 Juta

Agustus 27, 2025
Nasional

Suara Kampus Diteror, DPR Sentil Menteri HAM

Februari 20, 2026
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hukum

KPK Tangkap Dua Kepala Daerah dari Partai Gerindra, Selain Bupati Pati Ada Wali Kota Madiun

Januari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Upaya Dosen “Kakao” Lolos dari Jerat Hukum Gagal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?