Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan

Musim hujan baru mulai, tapi Semarang udah waspada level tinggi. Banjir yang sempat bikin ribuan warga kelimpungan bikin Wali Kota Agustina Wilujeng gerak cepat. Biar nggak kejadian lagi, dia siap pasang pompa super gede, kapasitasnya tembus 1.000 liter per detik! Tujuannya satu: biar genangan nggak terlanjur enjoy lama-lama.

T. Budianto
Last updated: November 6, 2025 2:58 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
MENINJAU BANJIR: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (bersepatu bot oranye) meninjau langsung kondisi pompa air dan saluran di salah satu titik banjir Kota Semarang bersama jajaran Pemkot, TNI, dan Polri, Selasa (4/11). Pemerintah Kota berencana menambah pompa berkapasitas 1.000 liter per detik untuk mempercepat penyusutan genangan. (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG–  Biar nggak kebanjiran terus tiap hujan gede, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng lagi siap-siap nambah amunisi baru: pompa raksasa yang bisa nyedot air sampai 1.000 liter per detik! Katanya sih, biar genangan cepet surut dan warga nggak terus-terusan hidup di atas air kayak di film Waterworld.

Agustina bilang, Semarang sebenarnya udah punya pompa sendiri, tapi bantuan dari daerah tetangga kayak Kudus, Jepara, dan Pekalongan tetep disyukuri. “Tambahan pompa ini cuma buat jaga-jaga aja, apalagi pas air laut pasang waktu bulan purnama,” ujarnya, Selasa (4/11).

Sekarang, kondisi banjir memang mulai mendingan. Dari yang awalnya 32 ribu warga terdampak, tinggal sekitar 28 ribu yang masih berjuang bareng genangan. Tapi, kata Agustina, fokusnya bukan cuma ngeringin air, tapi juga ngehidupin lagi roda ekonomi warga yang sempat macet gara-gara banjir.

“Banyak warga yang penghasilannya harian, jadi begitu banjir, otomatis berhenti kerja,” jelasnya. Karena itu, Pemkot bareng Polda dan Koramil udah buka dapur umum dan posko terpadu di beberapa titik biar warga nggak kekurangan makan dan bisa dapet bantuan kesehatan juga.

Kerugian Ekonomi

Nggak cuma itu, tim gabungan juga standby di lapangan buat ngatur lalu lintas dan bantu jalanan biar nggak makin semrawut. Soalnya, selain genangan, banyak jalan yang lagi diperbaiki juga.

Kerugian ekonomi? Jangan ditanya. Pemkot nyebut, dalam 10 hari aja nilainya udah tembus ratusan miliar. Barang telat dikirim, sekolah tutup, infrastruktur rusak, efek dominonya panjang banget.

Tapi di tengah semua itu, Agustina tetap optimistis. Dengan tambahan pompa gede ini dan koordinasi lintas instansi, harapannya Semarang bisa cepet pulih. “Yang penting keselamatan warga dan ekonomi bisa jalan lagi,” tegasnya.

Semarang lagi sibuk nyedot air, semoga nggak ikut nyedot sabar warganya. Kalau kamu tinggal di Semarang, pompa 1.000 liter per detik ini cukup nggak buat nyedot drama banjir tiap musim hujan? (tebe)

You Might Also Like

Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”

Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi

Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata + 1.000 Kreator di 2027

Menhaj Gus Irfan: Calhaj Wajib Sehat, Gak Lolos Tes Kesehatan Bisa Dipulangkan

Kasus Kucing Ditendang di Blora Gagal Damai, Lanjut Sidang!

TAGGED:agustina wilujengbanjir semarangheadlinepemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi Gedung DPR RI Rakyat Kena Prank! Uya Kuya Lolos, Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Cuma Berhenti Sementara!
Next Article Nah… Tahta Solo Jadi Rebutan, Saat Adat, Wasiat, dan Politik Bertubrukan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae)

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup

MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi

Februari 13, 2026
Daerah

Dukungan Meluas, Bantuan Besar Mengalir dari Yayasan Yudhoyono untuk Pandanarum Bangkit

November 22, 2025
Nur Laila berorasi dalam aksi May Day di depan kantor Gubernur Jateng, Jumat (1/5/2026). (bae)
Info

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Mei 1, 2026
Daerah

Nasib Ribuan PPPK Gunungkidul Masih Menggantung, Harapan Belum Ikut Padam

Juni 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?