BACAAJA, MAGELANG — Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Tengah lagi serius berbenah. Lewat forum konsolidasi dan FGD yang digelar di Magelang, mereka sepakat nentuin tiga fokus utama biar gerak organisasi makin solid dan punya dampak nyata buat masyarakat.
Ketua PW ISNU Jateng, Dr Fakhrudin Aziz, bilang forum ini jadi ajang buat “belanja masalah” bareng pengurus cabang dari seluruh Jawa Tengah.
Dari sana, lahirlah tiga fokus utama yang bakal digeber bareng-bareng: transformasi SDM, transformasi organisasi, dan transformasi pengetahuan.
“Kita pengin tahu apa aja tantangan di tiap daerah, biar bisa dicarikan solusi bareng. Tujuannya satu: bikin ISNU makin berdaya dan bermanfaat,” kata Aziz, Minggu (2/11).
Nah, buat transformasi SDM, ISNU bakal bikin database sarjana NU lengkap sama bidang keahliannya. Mereka juga kerja sama bareng bank buat bikin Kartu Tanda Anggota (KTA) digital.
Terus, di transformasi organisasi, ISNU Jateng ngejar target gede: ngebentuk PC di 35 kabupaten/kota, PC Khusus di kampus, dan PAC di tingkat kecamatan biar jaringannya makin luas.
“Kalau yang pengetahuan, kita bakal fokus bahas isu-isu aktual bareng kampus, dinas, dan mitra strategis lainnya,” lanjutnya.
Nggak cuma itu, ISNU juga ngeluncurin dua tim kece: Tim Cendekia Berdaya dan ISNU Entrepreneurship Circle.
-
Tim Cendekia bakal jadi “otak litbang” yang nyiptain program keren buat Jateng.
-
Sementara Entrepreneurship Circle bakal bantu sarjana NU yang mau terjun ke dunia bisnis.
“Kita mau para sarjana NU nggak cuma pinter di teori, tapi juga punya skill buat mandiri,” ujar dosen UIN Walisongo Semarang itu.
Selain tiga fokus utama tadi, ISNU Jateng juga punya program seru: ISNU Goes to Campus. Program ini ngangkat dua topik penting, scholarship dan entrepreneurship.
Tujuannya? Kasih info beasiswa sekaligus dorong semangat wirausaha di kalangan anak muda NU.
“Udah ada 12 kampus yang siap jadi tuan rumah. Kita pengin sarjana-sarjana NU lebih aktif, kreatif, dan berdampak buat masyarakat,” tutup Aziz. (*)

