Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Zulhas: Ngeliat Indonesia Cukup dari Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Zulhas: Ngeliat Indonesia Cukup dari Jateng

Kalau mau tahu program pemerintah bakal sukses atau zonk, katanya jangan jauh-jauh lihatnya. Cukup pantau Jateng. Minimal itu versi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas. Menurutnya, Jateng itu semacam “panel kontrol”-nya Indonesia.

T. Budianto
Last updated: Maret 4, 2026 1:06 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RAKOR MBG: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menghadiri Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG-  Zulhas blak-blakan menyebut Jawa Tengah sebagai indikator kunci keberhasilan program nasional. Logikanya simpel: kalau program strategis pemerintah bisa jalan mulus di Jateng, biasanya efek dominonya sampai ke level nasional.

“Biasanya kalau Jawa Tengah sukses, seluruh Indonesia juga ikut sukses. Kuncinya Indonesia itu ada di Jawa Tengah,” kata Zulhas saat memimpin Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026).

Bukan cuma soal lokasi, Zulhas juga memuji soliditas Gubernur Ahmad Luthfi dan para kepala daerah di 35 kabupaten/kota. Menurutnya, kekompakan daerah jadi modal penting buat ngegasin kebijakan pusat, khususnya di sektor pangan dan ekonomi rakyat.

Baca juga: Program MBG Jateng Dipuji, Jadi Barometer Nasional

Zulhas menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan cuma urusan perut anak-anak. Lebih dari itu, ini strategi jangka panjang buat bangun sumber daya manusia sekaligus ngedorong roda ekonomi.

Targetnya juga nggak kaleng-kaleng. Tahun ini, MBG dibidik menjangkau 82,9 juta penerima manfaat secara nasional. Bayangin aja, kalau satu anak makan satu telur sehari, berarti butuh 82,9 juta telur per hari. Artinya? Peternak kerja ekstra, petani ikut kecipratan, distribusi bergerak, UMKM hidup. Ekonomi rakyat auto muter.

Ekonomi Rakyat

“Inilah gerakan ekonomi rakyat,” tegas Zulhas. Supaya makin terasa efeknya, MBG juga didorong terintegrasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, BUMDes, sampai UMKM. Harapannya, pusat pertumbuhan ekonomi nggak cuma numpuk di kota, tapi tumbuh dari desa.

Menanggapi itu, Gubernur Ahmad Luthfi memastikan Jawa Tengah siap pasang badan buat dukung program prioritas nasional. Menurutnya, MBG bukan sekadar bagi-bagi makan siang, tapi investasi strategis buat masa depan SDM sekaligus penggerak ekonomi di 35 kabupaten/kota.

Baca juga: Soal MBG, DPD: Jangan Cuma Dengar Laporan Manis di Atas Kertas

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Jawa Tengah juga mengklaim siap menopang kebutuhan program lewat penguatan produksi dan perlindungan lahan pertanian. Jadi kalau benar “kunci Indonesia ada di Jateng”, berarti nasib 82,9 juta telur per hari juga ikut ditentukan dari sini.

Semoga kuncinya bukan cuma buat buka pintu seremoni, tapi benar-benar buat buka jalan ekonomi rakyat. (tb)

You Might Also Like

BI Jateng Buka 251 Titik Tukar Uang Baru

Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port

Jalur Tengah Jateng Siap Jadi Favorit Pemudik

Soloraya Great Sale 2025 Sukses, Siap Jadi Percontohan Nasional

JTAB: Cara Baru Bikin Petani Naik Kelas, akan Dibuka di 35 Kabupaten/Kota di Jateng

TAGGED:bgnMBGpemprov jatengzulhas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Arnendo (menunduk) didampingi kuasa hukumnya saat berada di kantor polisi menanyakan tindak lanjut laporan kasus penganiayaan. (ist) Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak
Next Article Jangan Sampai Nyangkut, Pemprov Jateng Buka Posko THR

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nggak Cuma Ngaji, Santri Digembleng Jadi Entrepreneur

Cara Pemkot Semarang “Ngobrol” dengan “Masa Lalu”

Dicari! Mahasiswa yang Berani Ngulik & Ngulti Kebijakan Pemprov

Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Marina Budiman, Perempuan Tembus Elite Tajir Melintir Versi Forbes 2025

Desember 13, 2025
Ekonomi

Dijamin Geger! 105 Ribu Pikap di Impor dari India, Siapa Untung Siapa Waswas?

Februari 22, 2026
Info

Dana Desa Jateng Turun Rp 300-400 Juta, Sisanya Lari ke Koperasi

Februari 19, 2026
Info

Padi Jateng Diproyeksi Nanjak 5,5 Persen di 2026

Januari 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Zulhas: Ngeliat Indonesia Cukup dari Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?