Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Kebanjiran, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Kebanjiran, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump

Banjir lagi, banjir lagi kayak lagu lama yang terus diputer tiap musim hujan datang. Tapi kali ini, Pemprov Jateng nggak mau cuma nonton air naik pelan-pelan. Pompa-pompa di Tenggang dan Sringin langsung disetrum lagi biar kerja maksimal, plus mobil pump juga dikerahkan buat nyedot air yang udah kelewat semangat nggenangi jalanan Kaligawe dan Genuk.

T. Budianto
Last updated: Oktober 23, 2025 5:22 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANJIR KALIGAWE: Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi kawasan Kaligawe, Kamis (23/10). BPBD Jateng mengerahkan mobil pump untuk menyedot air yang menggenang. (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Hujan deres bukan cuma bikin suasana syahdu, tapi juga bikin pompa di Semarang kerja lembur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng sampai ngerahin mobil pump buat bantu nyedot air biar Kaligawe dan Genuk nggak berubah jadi danau dadakan.

Sejak Rabu malam (22/10), kawasan Kaligawe dan Genuk di Kota Semarang dikepung air. Hujan yang turun dari sore bikin debit air langsung naik cepat. Nggak nunggu lama, BPBD Jawa Tengah langsung turun tangan bantu tim BPBD Kota Semarang bareng relawan, TNI, dan Polri.

“Sudah dari kemarin teman-teman kami dampingi. Logistik juga udah dikirim dari malam,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas C Penanggungan, Kamis (23/10). Biar air cepat surut, BPBD Jateng juga kerahkan mobil pump di dua titik krusial: Rumah Pompa Tenggang dan Sringin.

Di Tenggang, pompa sudah jalan sejak Rabu, (22/10) malam. Tapi di Sringin, prosesnya agak nyendat karena akses ke lokasi masih susah. “Kami masih terus upayakan mobilisasi pompa ke Sringin,” ujar Bergas.

Masalah utama banjir di Semarang, lanjut Bergas, ada di sistem pompa yang belum maksimal. Dari total enam mesin di Tenggang dan lima di Sringin, baru dua di tiap lokasi yang aktif.

Sisanya lagi di-upgrade biar lebih kuat dan hemat karena diubah dari solar ke listrik. “Kalau nanti udah selesai upgrading, semua pompa bisa jalan bareng. Nggak ada lagi sistem on-off,” jelasnya.

Lebih Stabil

Upaya jangka panjangnya, lanjut Bergas, lagi dikerjain bareng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) biar sistem pemompaan di Semarang bisa lebih stabil tiap musim hujan datang.

Selain di Semarang, tim BPBD juga siaga di Demak, Grobogan, dan beberapa daerah timur Jateng yang mulai kena imbas hujan deras dan longsor kecil. Bergas juga wanti-wanti warga buat tetap waspada di masa pancaroba ini, apalagi cuaca bisa berubah cepat dari panas ke badai dalam hitungan jam.

“Kalau ada tanda-tanda hujan ekstrem, sebaiknya siap-siap. Infoin juga ke tetangga atau grup kampung biar waspada bareng,” pesannya.

Sementara itu, Saefudin (50), sopir truk asal Jepara, yang sempat kejebak banjir di Kaligawe, mengaku senang pemerintah cepat gerak. “Sekarang udah mulai disedot, bagus. Pemerintah juga udah perhatian,” katanya.

Nah, menurut kamu, sistem pompa di Semarang ini perlu ditambah atau dirawat lebih sering biar nggak jebol tiap musim hujan? (tebe)

You Might Also Like

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

Dari Rob Jadi Lumbung Padi! Kota Pekalongan Sulap Lahan Mati Jadi Sawah Produktif

Warga Mengira Ada Latihan Militer, BMKG Ungkap Fakta Dentuman Misterius di Bandung

Dari Bambu ke Beton, Jalan Sekolah Kini Lebih Aman, Ini yang Dilakukan Polres Banjarnegara

TAGGED:banjir kaligaweBPPD jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Inggris Datang, Jateng Pamer Inovasi Hijau dan Potensi Wisata
Next Article Wali Kota Tinjau Banjir Genuk, Pompa Jalan, Perut Aman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PSG juara Liga Champions setelah menghajar Inter Milan dengan skor 5-0. Namun, pesta juara PSG membawa petaka dengan menelan dua korban jiwa.
Sepak Bola

Rusuh Pesta Juara PSG Telan 2 Korban Jiwa, 559 Suporter Ditangkap

Juni 1, 2025
SAMPAIKAN KETERANGAN - Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Susilo menyampaikan keterangan dalam konferensi pers dugaan penghimpunan dana ilegal yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kamis (21/5/2026). (eka)
Hukum

Bos Koperasi BLN Ditahan! Skema Ponzi Rp4,6 Triliun Terungkap, Korban Tembus 41.000 Orang

Mei 21, 2026
PETA PERINGATAN DINI BENCANA - Tiga daerah di Jateng dikategorikan warna oranye yang berarti status siaga cuaca ekstrem hingga akhir Mei 2026. (ist)
Info

BMKG Keluarin Warning: 3 Daerah di Jateng Siaga Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

Mei 22, 2026
Hukum

Video Viral Bikin Warga Geruduk Majelis Dzikir di Bekasi

September 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Kebanjiran, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?