BACAAJA, SEMARANG – Dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Dr. Indah Hartati, mengikuti program pelatihan internasional tentang perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan di India.
Program bertajuk International Training Programme on Climate Change and Sustainable Development (CCSD) itu digelar di Environment Protection Training and Research Institute (EPTRI), Hyderabad, India, pada 12–25 Agustus 2026.
Keikutsertaan Indah dikoordinasikan Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) Unwahas bersama Kedutaan Besar India di Jakarta dan Konsul Kehormatan India di Surabaya.
Bacaaja: Dosen Unwahas Terbang ke India, Perdalam Ilmu Mitigasi Bencana
Bacaaja: Banjir Semarang, Dosen Unwahas Sentil Pengembang Perumahan Nakal
Pelatihan ini diikuti 50 peserta dari 28 negara. Para peserta berasal dari kalangan akademisi, praktisi, hingga pembuat kebijakan yang membahas isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.
Selama dua pekan, peserta mendapat materi tentang berbagai isu lingkungan. Di antaranya strategi menghadapi perubahan iklim bagi negara berkembang, energi terbarukan seperti tenaga surya dan hidrogen hijau, serta pengelolaan sumber daya air.
Materi lainnya mencakup ekonomi sirkular, pertanian yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, hingga dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia.
Peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan teknis ke SustainX 2026, pameran yang membahas keberlanjutan, AI, dan dunia usaha di India. Selain itu, ada kegiatan budaya yang mempertemukan peserta dari berbagai negara.
Rektor Unwahas Prof. Helmy Purwanto mengatakan keikutsertaan dosen tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Ini sejalan dengan komitmen Unwahas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya melalui pengembangan riset berbasis fiqh pada pangan fungsional halal dan energi berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (23/8/2026).
Keikutsertaan dosen Unwahas dalam pertemuan internasuonal ini juga diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan lingkungan global. (bae)

