Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: WFH di Jateng Belum Fix
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

WFH di Jateng Belum Fix

Work From Home (WFH) lagi rame dibahas, tapi di Jateng ceritanya belum sampai “deal”. Bukannya nolak, tapi Pemprov masih mikir panjang. Soalnya, kalau salah langkah, WFH bisa disangka cuti berjamaah.

T. Budianto
Last updated: Maret 25, 2026 4:08 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi didampingi Wagub, Taj Yasin memberikan keterangan kepada media usai acara halalbihalal di Kantor Gubernur, Rabu (25/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Rencana penerapan work from home (WFH) untuk ASN di lingkungan Pemprov Jateng masih dalam tahap kajian. Belum ada keputusan final, karena skemanya dinilai nggak bisa asal ikut pola pemerintah pusat.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bilang, kalau kompleksitas kerja di daerah bikin kebijakan ini harus dipikirin matang-matang. Nggak bisa sekadar copy-paste.

Baca juga: WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan

“Urusan kita luas, dari bayi lahir sampai masyarakat meninggal. Jadi mekanismenya harus benar-benar dikaji,” ujarnya di sela acara halalbihalal di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, WFH bukan berarti ASN bisa santai di rumah tanpa tanggung jawab. Justru, ada kekhawatiran kalau kebijakan ini disalahartikan. “Jangan sampai WFH dimaknai sebagai libur atau tidak bekerja. Itu yang harus kita pahami,” tegasnya.

Arahan Teknis

Sekda Jateng, Sumarno menambahkan, kalau saat ini pihaknya masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat. Jadi, belum ada aturan resmi yang diterapkan di tingkat provinsi.

“Untuk WFH kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Sampai sekarang belum ada regulasi karena masih dalam tahap kajian,” jelasnya.

Baca juga: Efisiensi BBM, Pemerintah Serukan WFH Abis Lebaran

Pemprov Jateng sendiri menegaskan, kalaupun nanti WFH diterapkan, prinsip utamanya tetap sama: pelayanan publik nggak boleh turun. Artinya, fleksibilitas kerja harus tetap seimbang dengan kinerja.

WFH memang terdengar enak, kerja dari rumah, jauh dari macet. Tapi di Jateng, yang lagi dihitung bukan cuma lokasi kerja, tapi juga mindset-nya. Karena kalau WFH berubah jadi “Work From Habis Rebahan”, yang repot bukan cuma atasan… tapi masyarakat juga. (tebe)

You Might Also Like

3,1 Juta Hektar Lahan Sawit Ilegal Dibiarkan Mangkrak! Menteri Nusron Cuma Nonton?

Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

COO PSIS: Enam Poin Harga Mati

Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Nggak Drama: Mudik Padat, Balik Ramai, Tapi Lalu Lintas Tetap “Waras”
Next Article WFH Rabu Ala Jatim Mulai Jalan, Jateng Kapan Ikutan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Buruh SPN demo soal upah di depan kantor gubernur, Senin (8/12/2025). (bae)
Info

Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris

Desember 9, 2025
Info

Trump vs Paus Leo: Nyinyir Dibalas Santai, “Saya Nggak Takut”

April 14, 2026
Sepak Bola

Free Kick Rizky Pora Jadi Mimpi Buruk

Desember 28, 2025
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu, 25 Juni 2025. (BPMI Setpres)
Info

Atap Seng Gak Indah, Prabowo Gulirkan ‘Gentengisasi’ di Penjuru Indonesia, Duit Siapa?

Februari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: WFH di Jateng Belum Fix
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?