Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Uang Jadul Jadi Cuan, Kolektor Berburu Tanpa Henti
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Uang Jadul Jadi Cuan, Kolektor Berburu Tanpa Henti

Menariknya, makin tua dan makin langka sebuah uang, nilainya bisa melonjak jauh dari nominal aslinya. Apalagi kalau kondisi fisiknya masih mulus dan terawat, harganya bisa bikin melongo.

Nugroho P.
Last updated: April 16, 2026 10:23 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi uang lawas.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ngumpulin uang kuno sekarang bukan cuma soal nostalgia atau hobi semata. Di balik lembaran dan koin jadul itu, ada peluang cuan yang makin dilirik banyak orang, dari kolektor serius sampai investor yang jeli melihat peluang.

Setiap uang kuno punya cerita sendiri. Mulai dari masa peredarannya, kondisi sosial ekonomi saat itu, sampai siapa saja tokoh yang muncul di dalamnya, semua jadi nilai tambah yang bikin harga terus merangkak naik.

Menariknya, makin tua dan makin langka sebuah uang, nilainya bisa melonjak jauh dari nominal aslinya. Apalagi kalau kondisi fisiknya masih mulus dan terawat, harganya bisa bikin melongo.

Tren ini juga nggak main-main. Minat masyarakat terhadap koleksi uang kuno terus meningkat, apalagi sejak banyak cerita viral soal uang lama yang dihargai fantastis.

Salah satu yang paling diburu tentu saja uang kuno Indonesia. Koleksi dari masa kolonial sampai awal kemerdekaan punya daya tarik kuat karena lekat dengan sejarah panjang negeri ini.

Beberapa contoh yang sering jadi incaran antara lain koin Rp50 sen tahun 1959 atau edisi khusus 25 tahun kemerdekaan tahun 1970. Uang kertas bergambar W.R. Supratman, R.A. Kartini, dan Cut Nyak Dhien juga punya nilai jual yang cukup tinggi di pasar kolektor.

Selain dari dalam negeri, uang kuno zaman Belanda juga nggak kalah diminati. Mata uang Gulden yang beredar sebelum Indonesia merdeka punya nilai historis yang kuat.

Usianya yang sudah sangat tua bikin uang jenis ini makin langka. Semakin sulit ditemukan dalam kondisi bagus, makin tinggi pula harganya di kalangan kolektor.

Nggak cuma itu, uang kuno dari India dan Jepang juga mulai banyak dilirik. Desainnya yang khas dan detail artistik yang unik jadi daya tarik tersendiri.

Kolektor biasanya melihat bukan cuma dari nilai uangnya, tapi juga dari cerita budaya yang melekat di dalamnya. Ini yang bikin uang kuno terasa lebih “hidup” dibanding sekadar alat tukar.

Dari kawasan Asia Timur, uang kuno asal Tiongkok juga punya tempat khusus di hati para kolektor. Banyak yang tertarik karena desainnya penuh simbol dan filosofi.

Koin-koin kuno dengan lubang di tengah atau aksara tradisional sering dianggap punya nilai estetika tinggi. Apalagi kalau usianya sudah ratusan tahun.

Yang unik, ada juga uang kuno yang justru mahal karena cacat produksi. Kesalahan cetak seperti tinta meluber, gambar miring, atau angka yang nggak sempurna malah jadi incaran.

Hal-hal yang dianggap “cacat” ini justru bikin uang tersebut jadi langka dan berbeda dari yang lain. Karena jumlahnya terbatas, harganya pun bisa melambung.

Selain itu, nomor seri juga jadi faktor penting. Uang dengan nomor cantik seperti angka berurutan atau kembar sering diburu karena dianggap punya nilai estetika tersendiri.

Semakin unik dan rapi nomor serinya, semakin besar peluang harganya naik di pasaran. Ini jadi salah satu detail kecil yang ternyata punya pengaruh besar.

Faktor bahan juga nggak kalah penting. Uang kertas lama biasanya dibuat dari campuran serat kapas dan linen, sehingga lebih kuat dan tahan lama.

Sementara itu, beberapa koin kuno dibuat dari logam berharga seperti perak atau emas. Kandungan material ini otomatis menambah nilai jualnya.

Fenomena ini bikin banyak orang mulai melirik uang kuno sebagai instrumen investasi alternatif. Nggak cuma disimpan, tapi juga bisa diperjualbelikan dengan keuntungan menarik.

Meski begitu, koleksi uang kuno tetap butuh ketelitian. Keaslian, kondisi, dan sejarahnya harus benar-benar dicek sebelum memutuskan membeli.

Bagi pemula, penting juga untuk belajar dari komunitas atau kolektor yang lebih berpengalaman agar nggak salah langkah.

Di sisi lain, tren ini juga membuka peluang baru di dunia koleksi, dari pasar offline sampai platform online yang makin ramai.

Yang jelas, uang kuno sekarang bukan sekadar benda lama yang disimpan di laci. Di tangan yang tepat, nilainya bisa terus naik dan jadi aset yang menjanjikan.

Pada akhirnya, hobi ini jadi perpaduan antara sejarah, seni, dan peluang finansial yang bikin banyak orang makin penasaran untuk ikut terjun. (*0

You Might Also Like

Ikut Sandera Intel saat Aksi May Day Ricuh di Semarang, Dua Mahasiswa Undip Ditangkap

Bukan Sekadar Segar, Buah Ini Diam-Diam Lawan Risiko Kanker

Sudah Bareng TNI-Polri, Beranikah Satgas Premanisme Brantas Tuntas Preman? Atau Sekedar Moving Saja?

Imam Malik dan Adab yang Mengangkat Derajat Ilmu

Dasuki Tak Menyangka Rumah Jeleknya Didatangi Gubernur Luthfi

TAGGED:uang kunouang lawas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Napi Ngopi Santai di Kendari, Petugas Langsung Disorot
Next Article Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

KPK Konfirmasi Tangkap Bupati Hamenang dan Ahmad Luthfi dalam OTT di Klaten

MINTA MAAF - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatupkan tangan, tanda meminta maaf kepada warga Klaten, atas kasus yang menjeratnya. Hamenang terjaring OTT KPK di Klaten pada Kamis (15/10/2026).

Terjaring OTT KPK, Bupati Hamenang Minta Maaf kepada Warga Klaten

UAH Ungkap Hikmah Ajal Dirahasiakan Allah

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

BERI PENJELASAN: Kuasa hukum penggugat memberi penjelasan terkait sidang gugatan melawan Kejati Jateng dan beberapa pihak lain. (bae)

Kejati Digugat karena Tak Kunjung Tuntaskan Kasus Perusakan Dekorasi di PRPP

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Enam Juta Orang Siap “Nyemut” di Tempat Wisata Jateng

Maret 18, 2026
Presiden Prabowo saat meresmikan Koperasi Merah Putih di Klaten, Jateng, Senin (21/7/2025). (Humas Pemprov Jateng)
Unik

Sah! Prabowo Resmikan 80.000 Koperasi Merah Putih se-Indonesia di Klaten Jawa Tengah

Juli 21, 2025
Sidang eks Walikota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu. Yang belum serahkan uang suap divonis, yang belum serahkan uang suap masih bebas melenggang.
Unik

Terungkap, Alwin Berencana Kondisikan Proyek Rp500 Miliar di Pemkot Semarang

Juni 23, 2025
Tips

Awas, Leher Wangi Tiap Hari, Dokter Bongkar Mitos Tiroid Kanker

Juni 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Uang Jadul Jadi Cuan, Kolektor Berburu Tanpa Henti
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?