Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: AI Bikin Emisi Karbon Raksasa Teknologi Melonjak hingga 150 Persen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

AI Bikin Emisi Karbon Raksasa Teknologi Melonjak hingga 150 Persen

Kecerdasan imitasi atau AI membuat lonjakan emisi karbon raksasa teknologi melonjak hingga 150 persen, per tahun 2020-2023.

R. Izra
Last updated: Juni 16, 2025 10:11 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ilustrasi emisi karbon.
Ilustrasi emisi karbon.
SHARE

NARAKITA, JAKARTA — Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) membuat emisi karbon perusahaan teknologi melonjak hingga 150 persen, dalam kurun waktu 2020-2023.

Memang, penggunaan AI meningkatkan emisi karbon secara tak langsung.

AI meningkatkan emisi karbon melalui operasional pusat data, berdasarkan laporan terbaru dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Setiap aktivitas yang dilakukan chatbot atau teknologi berbasis AI ternyata membutuhkan energi, termasuk tenaga listrik dan air.

Sam Altman, CEO OpenAI yang membuat ChatGPT membeberkan berapa pengeluaran keduanya untuk AI.

The Verge mencatat air digunakan untuk pusat data AI sebagai cara mendinginkan server.

Menurut Altman, satu kueri ChatGPT menghabiskan 0,000085 galon air atau sekitar seperlima belas sendok teh.

Kecil memang jumlahnya, namun ini menjadi besar jika kueri yang dihadirkan setiap harinya mencapai miliaran.

Sementara untuk listrik, Altman mengatakan permintaan ChatGPT menghabiskan 0,34 watt-hours.

Ini sama seperti jumlah listrik untuk oven selama lebih dari sedetik atau bohlam hemat energi dalam dua menit, dikutip dari Tech Times, Sabtu (14/6/2025).

Sementara, Persatuan Telekomunikasi Internasional (International Telecommunication Union/ITU) menyebutkan penggunaan AI oleh raksasa teknologi Amazon, Microsoft, Alphabet dan Meta telah memicu kenaikan emisi karbon tidak langsung karena besarnya konsumsi energi pusat data (data centre).

Emisi tidak langsung sendiri mencakup gas rumah kaca yang berasal dari konsumsi sistem kelistrikan, tenaga uap, pemanas dan pendingin oleh perusahaan.

Emisi karbon dari operasional Amazon naik paling tinggi dalam periode tersebut, yakni sebesar 182 persen pada 2023 dibandingkan 3 tahun sebelumnya.

Microsoft menyusul di peringkat kedua dengan kenaikan 155 persen, kemudian Meta naik 145 persen dan Alphabet naik 138 persen.

Laporan ITU sendiri melacak emisi gas rumah kaca dari 200 perusahaan teknologi terkemuka selama kurun 2020 dan 2023.

Menanggapi laporan ini, Meta yang mengoperasikan Facebook, Instagram dan WhatsApp meminta Reuters untuk merujuk ke laporan keberlanjutan perusahaan.

Manajemen Meta menyatakan bahwa mereka tengah mengupayakan pengurangan emisi karbon, konsumsi energi dan air untuk operasional pusat datanya.

Sementara itu, Amazon menyatakan komitmen mereka untuk menerapkan praktik yang lebih berkelanjutan dengan berinvestasi pada proyek-proyek bebas karbon, termasuk di antaranya energi terbarukan dan nuklir.

Microsoft, yang merujuk pada laporan keberlanjutannya, menyebutkan bahwa perusahaan telah menggandakan efisiensi penggunaan daya tahun lalu.

Perusahaan kini tengah beralih ke sistem pendingin berbasis cair pada tingkat chip untuk menggantikan sistem pendingin konvensional demi mengurangi konsumsi energi pusat data.

AI beban tinggi infrastruktur energi
Seiring meningkatnya investasi dalam teknologi AI, laporan ITU memperkirakan bahwa emisi karbon dari sistem AI dengan emisi tertinggi bisa mencapai hingga 102,6 juta ton CO2 per tahun.

Kebutuhan daya untuk pusat data yang digunakan dalam pengembangan AI juga berpotensi membebani infrastruktur energi yang sudah ada.

“Pertumbuhan pesat kecerdasan buatan tengah mendorong lonjakan tajam dalam permintaan listrik global, dengan konsumsi listrik oleh pusat data meningkat empat kali lebih cepat dibandingkan kenaikan konsumsi listrik secara keseluruhan,” tulis laporan tersebut.

Laporan itu juga mencatat bahwa meski makin banyak banyak perusahaan digital yang menetapkan target pengurangan emisi, ambisi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam penurunan emisi yang nyata. (*)

You Might Also Like

Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027

Tak Kapok Dipenjara 4 Tahun, Pimpinan LPEI Surakarta Kembali Terjerat Korupsi Rp81 Miliar

Taksi Robot Mogok Bareng, Penumpang Wuhan Terjebak Dalam Mobil

Ketua Partai Hanura Jateng Dapat Setoran dari Layanan Striptis?

Diskominfo Klaten Gelar Sosialisasi Pengelolaan Layanan Infromasi Publik

TAGGED:ai bikin emisi karbon melonjakai sumbang emisi karbonemisi karbon aiemisi karbon raksasa teknologi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gudang Garam Setop Beli Tembakau Temanggung, Bagaimana Nasib Petani?
Next Article Yerusalem Dihujani Rudal Iran, Israel Kocar-kacir Hadapi Serangan Balasan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

Perbaikan Jalan Provinsi, Pemprov Dapat Suntikan Anggaran Rp200 Miliar

PENGENALAN DUNIA KERJA - PLN Icon Plus ajak siswa SLB B Yakut Purwokerto kenali ekosistem dunia kerja melalui program program BERDAYA.

PLN Icon Plus Ajak Siswa SLB B Yakut Purwokerto Kembangkan Kemampuan melalui Program Magang Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

15 Negara Siap Ramaikan Semarang Night Carnival 2026

April 24, 2026
Terdakwa penyuap Alwin Basri dan Mbak Ita, Martono mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)
Unik

Jaksa Salah Terapkan Pasal, Martono Penyuap Mbak Ita Minta Dibebaskan dari Hukuman

Juli 21, 2025
Tips

Gas Mudik Gratis Jakarta 2026, Ini Klik Linknya!

Februari 22, 2026
Koh Aming (kepala pelontos) sedang ngobrol bareng Host Lek Slam di Podcast Kerjo Aneh-Aneh yang tayang di kanal Bacaajadotco. (wsn)
Kerjo Aneh-aneh

Koh Aming Jadi Jembatan Teman-teman Tuli ‘Mendengar’

November 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: AI Bikin Emisi Karbon Raksasa Teknologi Melonjak hingga 150 Persen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?