Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Prajurit Gugur, DPR Pertanyakan Keefektifan BOP
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tiga Prajurit Gugur, DPR Pertanyakan Keefektifan BOP

Misi perdamaian harusnya jadi simbol harapan. Tapi kalau yang pulang justru kabar duka, wajar kalau mulai muncul pertanyaan: ini masih aman… atau sudah terlalu berisiko?

T. Budianto
Last updated: April 2, 2026 10:49 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PRAJURIT GUGUR: Tiga prajurit TNI yang gugur oleh serangan tentara zionis Israel di Libanon selatan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Kabar duka datang dari misi perdamaian di Lebanon. Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas bersama pasukan UNIFIL.

Peristiwa ini langsung memicu respons dari parlemen. Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta pemerintah di bawah Prabowo Subianto untuk mengevaluasi keikutsertaan Indonesia dalam skema Board of Peace (BoP).

Menurutnya, insiden ini jadi alarm keras soal tingginya risiko di wilayah konflik. “Kalau di bawah PBB saja tidak taat, apalagi dalam skema lain seperti BoP,” ujarnya.

Dalam kurun waktu 24 jam, dua serangan terjadi di Lebanon selatan. Tiga prajurit yang gugur adalah Farizal Romadhon, Zulmi Aditya Iskandar, dan Muhammad Nur Ichwan. Selain itu, lima personel lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Tiga Prajurit Gugur, MUI Ajak Salat Gaib Bersama

Serangan ini diduga berkaitan dengan eskalasi konflik yang melibatkan Israel dan pihak di Lebanon.

Di tengah situasi yang makin panas, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri memutuskan pembahasan terkait BoP untuk sementara “di-hold”. Kebijakan ini juga dipengaruhi meningkatnya tensi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Dorong Investigasi

Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Indonesia mendorong investigasi cepat dan transparan oleh PBB. “Pelaku harus dimintai pertanggungjawaban hukum tanpa kekebalan,” tegasnya.

Pemerintah juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas demi menjamin keselamatan pasukan perdamaian. Ke depan, koordinasi lintas kementerian bakal diperkuat, termasuk dengan Kementerian Pertahanan dan TNI, buat evaluasi protokol keamanan di wilayah konflik.

Baca juga: DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai

Namanya misi perdamaian, tapi yang dihadapi justru konflik tanpa jeda. Kalau keselamatan pasukan aja belum bisa dijamin, mungkin yang perlu dievaluasi bukan cuma keikutsertaan… tapi juga makna “damai” itu sendiri.  (tebe)

You Might Also Like

UIN Walisongo Akui Sosialisasi Penanganan Kekerasan Seksual Masih Kurang

Kasus Baru Nih, Masih Anget! Korupsi Bank Jateng Rp13 Miliar

Publik Bicara Setahun Agustina-Iswar: Jalan Bolong-bolong, Masih Langganan Banjir

Trans Jateng Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Jupiter Ringsek di Kolong Bus, 1 Orang Tewas

Haji 40 Hari, Bukan Trip Weekend: Pesan Taj Yasin Buat Jemaah Jateng

TAGGED:bopheadlinepbbprabowo subiantounifil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Duit Kredit Nasabah Disikat, Pegawai BRI Semarang Disidang
Next Article Mobil Calya ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo, Jumat (3//4/2026) dini hari. Calya Picu Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Tol Semarang-Solo, 1 Korban Tewas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Saleh Minta Koperasi Merah Putih Jadi “Warung Besar” Produk Desa

Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga

Ceqiu Cup, Perkuat Komunitas Biliar Semarang

Cicuit dkk Pecah Dominasi, Jadi Raja Clash Squad Semarang

Libur Panjang, Daop 4 Kebanjiran 220 Ribu Penumpang KA

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Diduga Sesat, Padepokan di Tasik Dibakar Massa

April 6, 2026
JALANI SIDANG: Aipda Robig Zaenudin menjalani sidang lanjutan kasus penembakan siswa SMK di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (29/7). (Foto: bae)
Hukum

Banding Pemecatan Aipda Robig Ditolak, Karier di Polri Tamat

Agustus 14, 2025
Olahraga

“Trabas Jariyah” di Purbalingga, Petualangan Liar yang Berbuah Amal

Juni 30, 2025
Info

Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya

April 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Prajurit Gugur, DPR Pertanyakan Keefektifan BOP
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?