Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: “Trabas Jariyah” di Purbalingga, Petualangan Liar yang Berbuah Amal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

“Trabas Jariyah” di Purbalingga, Petualangan Liar yang Berbuah Amal

Dari jalur berbatu dan lumpur itulah, Trabas Jariyah membuktikan bahwa petualangan dan kepedulian bisa berjalan beriringan, bahkan dalam kepungan debu dan gemuruh mesin.

Nugroho P.
Last updated: Juni 30, 2025 1:47 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Trabas di Purbalingga
SHARE

NARAKITA, PURBALINGGA — Desing knalpot motor trail menggema dari lereng utara Kabupaten Purbalingga, tepatnya di Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, Minggu (29/6/2025). Namun ini bukan sekadar ajang kebut-kebutan. Ratusan rider dari berbagai daerah berkumpul untuk satu misi: menaklukkan medan ekstrem sambil menebar jariyah.

Dengan tajuk Trabas Jariyah 2 Jelajah Puncak Gajah, acara ini bukan hanya soal adrenalin dan tanah berlumpur. Di balik medan yang menggoda para penggemar offroad, tersimpan niat mulia: membangun sarana ibadah dan pendidikan warga setempat.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, turun langsung menyemangati peserta. Ia juga mencoba menjajal sebagian jalur menantang, menunjukkan bahwa pemerintah setempat tidak sekadar hadir, tapi turut menyatu dengan semangat warga.

“Jelajahi alam ini dengan rasa syukur, bukan nafsu balapan. Yang kita cari bukan garis akhir, tapi keberkahan di setiap kilometer,” pesan Dimas di hadapan ratusan peserta.

Jalur yang disiapkan panitia dari komunitas Goa Lawa Trail Adventure (GTA) bukan main-main. Peserta harus melintasi perbukitan, sungai kecil, dan tanjakan-turunan licin menuju Puncak Gajah, kawasan indah di Karangjambu yang kini mulai dikenal sebagai surga trail.

Meski rutenya ganas, suasana di lapangan tetap cair. Tak ada klasemen atau penghargaan bagi yang tercepat. Setiap peserta bergerak dalam harmoni, saling bantu ketika motor terperosok, dan saling tunggu di tikungan sulit. Jiwa gotong royong justru lebih terasa di tengah kerasnya trek.

Ketua Panitia, Jamil Supriyono, menjelaskan bahwa seluruh keuntungan dari kegiatan ini akan digunakan untuk pembangunan Masjid Baitul Aman dan Madrasah Al Falah di Desa Gondang. Ia menekankan bahwa acara ini adalah bentuk “gaspol berpahala”, bukan pelampiasan hobi semata.

“Kami ingin bukti bahwa pencinta motor trail juga bisa punya misi sosial. Ini bukan hanya olahraga ekstrem, tapi juga jalan kebaikan,” ujar Jamil.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga dan pelaku UMKM setempat. Tenda-tenda makanan, warung kopi dadakan, hingga penjual onderdil kecil ramai dikunjungi peserta dan penonton. Ekonomi desa pun ikut berdenyut.

Dimas menyebut kegiatan semacam ini bisa jadi model event berbasis desa yang berkelanjutan. Ia berencana mendorong lebih banyak kegiatan offroad dan wisata petualangan bernuansa sosial di Purbalingga.

“Kita punya alam luar biasa. Kalau bisa dikelola dengan semangat kebersamaan, manfaatnya besar untuk masyarakat sekitar,” tuturnya.

Panitia membatasi peserta hanya 800 orang untuk menjaga keamanan dan kelestarian jalur. Namun animo tinggi menunjukkan bahwa even ini sudah jadi magnet bagi komunitas trail lintas daerah.

Di pos-pos pemberhentian, panitia menyediakan makanan ringan, air bersih, dan tempat rehat yang cukup memadai. Relawan medis dan tim keamanan dari TNI-Polri juga tampak sigap mengawasi jalannya kegiatan.

Yang menarik, beberapa peserta bahkan membawa serta anak atau istri yang menunggu di titik finish. Menunjukkan bahwa trabas bisa jadi kegiatan keluarga, selama dilakukan dengan bijak dan tetap mengedepankan keselamatan.

Dimas pun tak lupa memberi pesan penutup: agar kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai hiburan. Ia berharap kegiatan seperti Trabas Jariyah menjadi kebiasaan baru—berpetualang sambil berbagi.

“Kalau biasanya hobi cuma habiskan uang, ini malah jadi amal. Ini jalan hijrah dari hobi jadi ladang pahala,” pungkasnya.

Di akhir acara, panitia dan peserta berkumpul untuk doa bersama. Tak ada tepuk tangan atau pengumuman pemenang. Yang ada hanya senyum lelah dan haru, karena medan sudah ditaklukkan, dan niat baik telah disalurkan.

Dari jalur berbatu dan lumpur itulah, Trabas Jariyah membuktikan bahwa petualangan dan kepedulian bisa berjalan beriringan, bahkan dalam kepungan debu dan gemuruh mesin. (*)

You Might Also Like

Dana Perbaikan Jalan Realisasi Baru Rp10 Miliar, Rp112 Miliar Masih Mengantre

Cuma Dua Nama Masuk Bursa Ketua KONI Jateng, Siapa yang Bakal Menang?

Eks Pelatnas Balas Dendam Manis, Hera Bawa Emas buat Jateng

Cetak Pimpinan Masa Depan, PSSI Luncurkan Garuda Academy

PSIS Pinjam Ibrahim Sanjaya

TAGGED:purbalinggatrabaswabup dimaswisata trabas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Prabowo Singgung Kocok Ulang Posisi Menteri, Ancaman Serius bagi yang Tak Patuh, Siapa Tersingkir?
Next Article Kepala Bapenda Kota Semarang, Indriyasari usai bersaksi di sidang Mbak Ita dan Alwin di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3062025). (bae) Iin Sebut ASN Bapenda Semarang Iuran untuk Setoran Rp2,2 Miliar ke Mbak Ita-Alwin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KERETA TERTEMPER SEPEDA MOTOR - Tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor di Jember. Pemotor disebut mengabaikan peringatan klakson dari masinis. (Instagram @railfanssindo)

Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang

Nama Perusahaan Dipasang Kurban, Eh Hukumnya Malah Bikin Bingung Banyak Orang

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

JUARA TURNAMEN CATUR - Siswa SDN 3 Balu, Kecamatan Cepu, Cakti Rajasa Dananjaya Soedarsono, juara turnamen catur tingkat SD se-Kabupaten Blora, pada peringatan Hardiknas. (ist)

Cakti Rajasa Juara Turnamen Catur Hardiknas Tingkat SD di Blora

HP Bocah Ikut Kebobolan, Judol Kini Masuk Sampai Ruang Keluarga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Tim Voli Putri Vietnam Didiskualifikasi Gara-Gara Bawa 2 Pemain Cowok!

Agustus 13, 2025
Olahraga

Indonesia Kuasai Nomor Speed, Raih 2 Emas di Piala Dunia Panjat Tebing Krakow

Juli 7, 2025
Sepak Bola

Darurat Degradasi, PSIS Borong 12 Pemain

Januari 8, 2026
OlahragaSepak Bola

PSG Bungkam  Meriam London Arsenal

Mei 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: “Trabas Jariyah” di Purbalingga, Petualangan Liar yang Berbuah Amal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?