BACAAJA, SEMARANG– Kalau karier pemain bola punya checklist, Rafinha baru saja mencentang satu poin besar: promosi bareng PSIM, beres. Setelah itu? Ya cari tantangan baru. Kali ini tujuannya Semarang.
PSIS Semarang resmi mendatangkan Rafael De Sa Rodrigues alias Rafinha dari PSIM Jogja. Statusnya pinjaman, tapi jangan salah, ada opsi beli di ujung cerita. Artinya, ini bukan sekadar mampir, tapi bisa jadi awal kisah panjang di Kota Atlas.
Penyerang asal Brasil ini bukan nama asing di sepak bola Asia Tenggara. Sebelum nyemplung lagi di Indonesia, Rafinha sempat keliling Laos dan Thailand. Di Tanah Air, namanya mulai akrab sejak berseragam PSCS Cilacap, lalu naik daun bareng PSIM Jogja.
Baca juga: PSIS Lagi “Checkout” Banyak: 9 Pemain Masuk, 4 Pamitan
CEO PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati bilang, rekrutan ini bukan keputusan dadakan. “Hari ini kami kembali mendatangkan pemain asing, Rafinha dari PSIM dengan status pinjaman disertai opsi pembelian. Dia sudah lama kami pantau dan kami yakin bisa bantu memperbaiki performa PSIS,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Dengan masuknya Rafinha, stok pemain asing PSIS makin lengkap. Sebelumnya, Laskar Mahesa Jenar juga sudah mengamankan tanda tangan Aldair Simanca, penyerang asal Kolombia.
Keputusan Terbaik
Di sisi lain, PSIM Jogja juga melepas Rafinha dengan kepala dingin. Manajer PSIM, Razzi Taruna menyebut keputusan ini lahir dari obrolan panjang dan matang. “Kami berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bersama. Akhirnya, kami sepakat melepas Rafa ke PSIS Semarang,” kata Razzi. Manajemen Laskar Mataram pun tak lupa memberi apresiasi. Rafinha dinilai punya peran krusial, terutama saat PSIM sukses menembus Liga 1.
“Dia bagian penting dari perjalanan promosi PSIM. Kontribusinya besar,” imbuh Razzi. Bagi Rafinha sendiri, kepindahan ini terasa emosional. Misinya di Jogja sudah tuntas, tapi perasaannya jelas nggak hitam-putih.
“Saya datang dengan misi membawa PSIM ke Liga 1. Ketika itu tercapai, saya sangat bangga. Tapi jujur, perasaan saya campur aduk,” ungkapnya. Ia juga menitip pesan buat mantan rekan setimnya agar PSIM tak sekadar numpang lewat di kasta tertinggi.
Baca juga: Jersey PSIS Makin Ramai: Orphys Sports Clinic & PStore Masuk Line Up Sponsor
“Terus berjuang, kerja keras, dan jangan menyerah,” pesannya. Ucapan pamit pun ditutup dengan rasa cinta untuk Brajamusti dan Maident. “Terima kasih atas semua dukungan. Saya mencintai kalian,” tutup Rafinha.
Jogja sudah naik kelas, Semarang butuh tenaga ekstra. Sekarang tinggal lihat, Rafinha cuma numpang lewat atau benar-benar betah dan jadi mesin gol baru. Bola sudah di kakinya, gawang tinggal menunggu. (tebe)


