Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rakyat Kena Prank! DPR Hapus Tunjangan Rumah Rp 50 Juta, tapi Dana Reses Naik Jadi Rp 702 Juta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Rakyat Kena Prank! DPR Hapus Tunjangan Rumah Rp 50 Juta, tapi Dana Reses Naik Jadi Rp 702 Juta

Rakyat senang DPR hapus tunjangan rumah Rp 50 juta, tapi di balik itu DPR ternyata naikin dana reses hampir dua kali lipat jadi Rp 702 juta.

R. Izra
Last updated: Oktober 23, 2025 10:58 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Baru aja rakyat sempat lega setelah tunjangan perumahan DPR Rp 50 juta per bulan dihapus mulai 31 Agustus 2025.

Namun, belum sempat tepuk tangan tuntas, muncul kabar plot twist baru: dana reses DPR malah naik jadi Rp 702 juta per anggota, hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

Menurut peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, publik Indonesia lagi-lagi kena prank berjamaah dari wakilnya di Senayan.

Katanya, “Kita disuruh senang dulu karena DPR rela kehilangan tunjangan rumah Rp 50 juta per bulan. Tapi ternyata, di balik layar, muncul tunjangan lain yang nilainya lebih menggoda iman.”

Ibarat kata, hilang satu, tumbuh tujuh ratus dua juta.

“Sekarang kita paham kenapa nggak ada anggota DPR yang nangis waktu tunjangan rumah dicabut,” sindir Lucius pedas.

Reses: Dana Gede Hasilnya Gaib

Lucius juga nyentil bagian paling absurd: laporan pertanggungjawaban dana reses yang entah ke mana.

Katanya, kegiatan reses itu sering cuma formalitas administratif — bikin acara, serap aspirasi, foto bareng, selesai. Rakyatnya? Nggak tahu hasilnya apa.

“Pantas saja mekanismenya longgar. Kalau bisa diakali, kenapa harus transparan?” katanya.

Lucius bahkan nyeletuk getir: “Emang ada, gitu, aspirasi rakyat yang benar-benar diperjuangkan setelah reses?”

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad nggak membantah. Ia mengakui dana reses memang naik dari Rp 400 juta jadi Rp 702 juta per anggota.

Alasannya? Karena “jumlah kunjungan anggota meningkat” dan “indeks kegiatan naik”. Bahasa halusnya makin sering jalan, makin besar uangnya.

“Dana reses itu bukan buat anggota DPR, tapi buat kegiatan di dapil, menyerap aspirasi masyarakat,” kata Dasco penuh keyakinan.

Tapi ya tetap aja, totalnya Rp 702 juta per kepala. Dan masyarakat cuma bisa geleng-geleng: “Aspirasi rakyat atau aspirasi rekening anggota dewan, nih?”

Komunikasi DPR ke rakyat emang luar biasa. ya, luar biasa nggak nyambungnya.

Lucius dan publik sepakat, komunikasi DPR ke rakyat itu jenius, tapi bukan dalam arti positif.

Ketika rakyat berharap penghematan, DPR malah naik kelas ke ‘reses fantastis’.

Saat rakyat sibuk ngatur uang belanja dan harga beras, wakilnya justru ngitung dana aspirasi.

Ini Rincian Gaji DPR 2025

Setelah tunjangan rumah dihapus, begini daftar take home pay anggota DPR versi resmi:

  • Gaji pokok + tunjangan jabatan: Rp 16,7 juta
  • Tunjangan konstitusional, kehormatan, pengawasan, anggaran, dll: Rp 57,4 juta
  • Total bruto: Rp 74,2 juta
  • Setelah pajak: Rp 65,5 juta

Belum termasuk fasilitas, dana reses, dan tunjangan lain yang entah berapa total akhirnya.

DPR memang jago bikin plot twist. Dari “penghematan tunjangan rumah” jadi “dana reses fantastis”. (*)

You Might Also Like

Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi

Lembur Pakuan, Estetika Kampung Sunda yang Kini Merokat Berkat KDM

Respati Datang Langsung ke Tailan, Beri Dukungan Penuh Atlet Solo di ASEAN Para Games

Satu Aplikasi Buat Semua Urusan, Pemkot Luncurkan SDGs

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Mundur untuk Maju atau Mundur untuk Ngopi Dulu, Ya?

TAGGED:dana resesdprheadlineprankrakyatrakyat kena pranktunjangan rumah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tim Sar Sidoarjo sedang mengevakuasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo Jawa Timur yang ambruk. dari 42 ribu pesantren se_indonesia, hanya 51 pesantren yang bangunannya memiliki ijin atau legal. Foto: dok/PemkabSidoarjo Setelah Tragedi Ponpes Al-Khoziny, Istana Kaji Rencana APBN untuk Bangun Pesantren 
Next Article Resmi Dilantik, Bupati Amalia Desiana Siap Bawa RAPI Banjarnegara Makin Solid dan Tanggap Bencana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

November 20, 2025
Ilustrasi anak-anak menjalani pemeriksaan mata.
Tumbuh

Fenomena Balita Rabun: Mata Minus Datang Lebih Cepat, Negara Datang Terlambat

Januari 23, 2026
Info

1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025

Februari 2, 2026
Unik

Efek Domino Kasus Hogi: Kasat Lantas Sleman Dicopot

Januari 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rakyat Kena Prank! DPR Hapus Tunjangan Rumah Rp 50 Juta, tapi Dana Reses Naik Jadi Rp 702 Juta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?