Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Puasa Tinggal Hitungan Hari, Polrestabes Gelar Operasi Pekat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Puasa Tinggal Hitungan Hari, Polrestabes Gelar Operasi Pekat

Ramadan sudah di depan mata, tapi urusan “penyakit masyarakat” nggak ikut libur. Di Semarang, polisi memilih ancang-ancang lebih awal. Sebelum sahur pertama dimulai, yang ribut-ribut, nekat main petasan, mabuk, sampai judi, siap-siap kena tegur serius.

T. Budianto
Last updated: Februari 14, 2026 4:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RAPAT KOORDINASI: Jajaran Polrestabes menggelar rapat koordinasi jelang Ramadan, Jumat (14/2/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Menjelang Ramadhan hingga Lebaran 1447 H, Polrestabes Semarang resmi menggelar Operasi Pekat Candi-2026. Operasi ini bakal jalan 20 hari penuh, mulai 17 Februari sampai 8 Maret 2026, dengan satu misi utama: bikin kota tetap adem, aman, dan nggak ribut pas ibadah lagi padat-padatnya.

Menurut Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Asep Supiyanto, operasi ini bukan sekadar razia, tapi bentuk kesiapan polisi menghadapi lonjakan aktivitas warga jelang Ramadan. “Penegakan hukum tetap tegas, tapi humanis. Targetnya jelas, penyakit masyarakat ditekan supaya Ramadan dan Lebaran bisa jalan nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Operasi Keselamatan Candi 2026: Polrestabes Semarang Fokus Tertibkan Balap Liar

Langkah ini bukan tanpa alasan. Data DORS Desember 2025-Januari 2026 menunjukkan angka gangguan kamtibmas naik cukup tajam. Dari 94 kasus melonjak jadi 143 kasus, alias naik 52,1 persen. Kejahatan konvensional bahkan ngebut, dari 51 kasus ke 120 kasus. Kejahatan transnasional ikut naik, dan tiba-tiba muncul juga satu kasus pidana kekayaan negara yang sebelumnya nihil.

Meski begitu, ada juga kabar agak adem. Kecelakaan lalu lintas turun, aksi unjuk rasa berkurang drastis, tapi bencana alam justru naik dua kali lipat. Kombinasi inilah yang bikin polisi nggak mau ambil risiko dan memilih gaspol lewat Operasi Pekat Candi-2026.

Biang Keributan

Operasi ini bakal menyasar berbagai “biang ribut”. Mulai dari petasan, judi konvensional, premanisme, narkoba, miras, judi online, sampai prostitusi. Masing-masing satgas sudah dikasih target. Judi online ditargetkan tiga kasus, prostitusi lima kasus, sementara narkoba dan miras dinilai dari bobot barang bukti, dari sabu, ekstasi, ganja, sampai obat berbahaya.

Di sisi lain, Samapta dan Binmas diminta rajin turun ke lapangan lewat KRYD, Satreskrim diminta ngebut beresin perkara, Satlantas fokus titik rawan macet dan laka, Polsek jajaran siaga bencana dan beberes tunggakan kasus, sementara intelijen diminta pasang radar dini, termasuk buat mencegah demo yang kebablasan.

Baca juga: Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

AKBP Asep menegaskan, ukuran sukses operasi ini bukan cuma soal angka tangkapan. Yang paling penting, warga merasa aman dan tenang. Ia pun mengajak masyarakat ikut nimbrung menjaga kondusivitas Kota Semarang selama Ramadhan sampai Lebaran.

Intinya begini: Ramadan mau khusyuk, kota harus kondusif. Jadi sebelum ngabuburit berubah jadi ribut, dan sahur terganggu suara petasan, polisi sudah siap bilang, “Puasa boleh, tapi bikin onar? Jangan ya dek ya.” (tebe)

You Might Also Like

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

Kejam! Sritex Belum Juga Cairkan Pesangon 11.025 Buruh

Jateng Bakal Nerapin Hukuman Kerja Sosial, tapi Gak Semua Napi Bisa

Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun

KUHP Baru Untungkan AKBP Basuki, Ancaman Hukuman Tersangka Kematian Dosen Untag Ringan

TAGGED:operasi pekat 2026Polrestabes Semarangramadan 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gerak Sunyi Nawal Yasin Bikin PAUD Jateng Naik Kelas
Next Article Bikin Perda Nggak Bisa Asal Jadi, Kemenkum Jateng: Sinkron Dulu, Baru Ketok Palu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai

Silahturahmi ke Senior, Agustina: Pembangunan Nggak Boleh “Putus Nyambung”

Kiper timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, tampak frustasi setelah Azzuri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Sudah Berapa Kali Azzuri Gak Ikut?

Menaker, Yaseerli (kanan) menyapa peserta magang kerja di industri kreatif Semarang, Selasa (31/3/2026). (bae)

Menaker Antusias Dengar Cerita Fresh Graduate yang Magang di Industri Kreatif Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Polisi Usut WNA Tiongkok yang Oleng Nabrak Pemotor

Desember 5, 2025
Aspidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander menjelaskan penyidikan kasus korupsi pengadaan biji kakao yang melibatkan dosen UGM. Foto: bae
Hukum

Kejati Jateng Gaspol Lacak Aset Korupsi Kakao yang Libatkan Dosen UGM

Agustus 26, 2025
Ilustrasi jenazah korban.
Hukum

Rumah Penuh Sampah, Pria Sepi Pati Ditemukan Tewas

Oktober 28, 2025
Hukum

Peradi SAI Kota Semarang Sosialisasikan Nama dan Logo Baru

Maret 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puasa Tinggal Hitungan Hari, Polrestabes Gelar Operasi Pekat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?