Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Polisi Lagi Polisi Lagi, Viral 26 Detik, Senior Pukul Siswa SPN Tanpa Ampun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Polisi Lagi Polisi Lagi, Viral 26 Detik, Senior Pukul Siswa SPN Tanpa Ampun

Dua siswa SPN Polda NTT berinisial KLK dan JSU mendadak viral setelah video mereka dihajar seniornya, Bripda Torino Tobo Dara, beredar di media sosial. Cuplikan 26 detik itu bikin warganet geleng-geleng karena Torino terlihat memukul tanpa ampun.

Nugroho P.
Last updated: November 14, 2025 2:45 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Ilustrasi anggota Polri (polisi).
SHARE

BACAAJA, NTT – Dua siswa SPN Polda NTT berinisial KLK dan JSU mendadak viral setelah video mereka dihajar seniornya, Bripda Torino Tobo Dara, beredar di media sosial. Cuplikan 26 detik itu bikin warganet geleng-geleng karena Torino terlihat memukul tanpa ampun.

Dalam video, Torino yang memakai kaus polisi cokelat terlihat menyuruh temannya merekam kejadian itu. Sementara dua siswa SPN hanya bisa berdiri pasrah dengan seragam latihan. Salah satu dari mereka sempat memohon untuk tidak dipukuli sebelum akhirnya jadi sasaran bogem.

Tanpa banyak bicara, Torino menghantam wajah, perut, sampai seluruh tubuh korban. Tendangan pun ikut melayang. KLK dan JSU benar-benar jadi bulan-bulanan dalam hitungan detik.

Kombes Henry Novika Chandra, Kabid Humas Polda NTT, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan bahwa Torino adalah personel Ditsamapta Polda NTT dan kasus ini sudah masuk penanganan resmi.

Menurut Henry, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko memberi atensi penuh. Ia memastikan proses pemeriksaan berjalan profesional, transparan, dan sesuai aturan hukum serta kode etik Polri.

Kapolda juga menegaskan tidak ada toleransi untuk kekerasan dalam bentuk apa pun. Instruksinya jelas: kasus ini harus dituntaskan oleh Propam sampai titik akhir.

Henry menyampaikan bahwa keluarga kedua siswa sudah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polda NTT. Menurutnya, hal itu menunjukkan kepercayaan besar keluarga terhadap penyelesaian kasus.

Polda NTT pun sudah mengambil langkah disiplin awal. Bidpropam melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kedua korban dan menerbitkan Surat Perintah Penempatan Khusus (Patsus) untuk Torino sebagai tindakan awal.

Henry menegaskan bahwa institusi ingin menunjukkan komitmen bersih dari praktik kekerasan, terutama di lingkungan pendidikan personel. Nilai pembinaan seperti asah, asih, dan asuh ditekankan kembali agar kasus seperti ini tidak terulang.

Ia menutup penjelasan dengan harapan agar insiden ini jadi titik balik pembinaan internal. Kekerasan, katanya, tidak punya tempat di tubuh Polri—apalagi terhadap siswa yang masih dalam tahap belajar dan dibimbing.(*)

You Might Also Like

Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan

Awas! Tren AI Ghibli-Style, Estetik Buat Feed, Tapi Merusak Bumi

Naik Atap Betulin Toren, Diserang Tawon Mematikan

Bill Gates Keluar dari Top 10 Orang Terkaya AS

Kabar Duka  dari Gary Iskak, Ini Penyebabnya

TAGGED:polisipolisi bermasalahpolisi pukul siswa spnvideo polisi pukul siswa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MUI Haramkan Aksi Viral Dai Elham, Etika Publik Disorot Lagi
Next Article Lima Kebiasaan Olahraga yang Diam-Diam Bikin Ginjal Kewalahan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Peserta aksi massa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Semarang ditangkap polisi dalam kondisi terluka dan hidung patah, Kamis (1/5/2025). (bai)
Unik

Catatan Kelam May Day Semarang: Massa Anarkis, Polisi Brutal, Korban Berjatuhan

Mei 4, 2025
Kabid Homas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto ngasih keterangan pers usai rilis akhir tahun, Senin (29/12/2025).
Info

Polisi Bilang Tahun Baru Nggak Boleh Ada Pesta Kembang Api di Jateng

Desember 30, 2025
Viral

Riuh Isu PT Toba Pulp Lestari dan Luhut yang Bikin Timeline Mepet Kepo Banget

Desember 4, 2025
Viral

Geger Kasus Keracunan Massal, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Ini

September 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polisi Lagi Polisi Lagi, Viral 26 Detik, Senior Pukul Siswa SPN Tanpa Ampun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?