Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan

Dengan sistem baru, harapannya proses pengobatan selesai di satu rumah sakit saja tanpa harus berpindah-pindah. Pasien lebih hemat waktu, energi, dan biaya—sementara BPJS pun bisa menekan pengeluaran yang tidak perlu.

Nugroho P.
Last updated: November 18, 2025 2:12 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melempar wacana baru soal sistem rujukan BPJS Kesehatan yang selama ini sering dikeluhkan karena ribet, panjang, dan kadang bikin pasien kelelahan sebelum sampai ke tempat pengobatan yang tepat. Ia bilang, sudah waktunya alur rujukan dibuat lebih gesit dan langsung ke rumah sakit yang benar-benar mampu menangani kasus pasien.

Budi menyebut bahwa sistem rujukan berbasis kemampuan layanan bakal lebih masuk akal ketimbang pola berjenjang seperti sekarang. Menurutnya, masyarakat bakal jauh lebih nyaman kalau pasien tidak perlu naik-turun level fasilitas kesehatan yang memakan waktu dan biaya.

“Dari BPJS itu biaya lebih murah, dari masyarakat juga lebih senang. Enggak usah pasien rujuknya tiga kali lipat, keburu wafat nanti. Lebih baik langsung saja ke tempat yang bisa melayani sesuai anamnesis awal,” kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks DPR/MPR.

Sistem lama yang memaksa pasien melewati faskes tingkat pertama hingga tertinggi dinilai tidak cocok menangani penyakit tertentu. Ada kondisi yang jelas-jelas hanya bisa dikerjakan fasilitas dengan kompetensi tinggi, tapi pasien tetap harus menghabiskan waktu melewati beberapa fasilitas yang sebenarnya tidak bisa menangani kasus tersebut.

Budi mencontohkan kasus serangan jantung yang harus menjalani bedah jantung terbuka. “Kalau sudah jelas harus di rumah sakit tipe A, kenapa harus muter dulu dari puskesmas ke tipe C, terus ke tipe B? Padahal tipe C dan tipe B kan enggak mungkin bisa tangani,” ujarnya.

Dengan perubahan ini, Budi yakin BPJS Kesehatan juga bisa menekan pengeluaran. Tanpa rujukan bertingkat, BPJS cukup membayar satu rumah sakit saja, bukan tiga atau empat. “Harusnya dengan demikian, BPJS enggak usah keluar uang tiga kali. Keluar sekali saja, langsung ke yang paling atas,” tambahnya.

Dalam rapat yang sama, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya, memaparkan mekanisme teknis perombakan rujukan tersebut. Ia menegaskan bahwa ke depan rujukan akan dilakukan berdasarkan kemampuan layanan, bukan lagi urutan kelas rumah sakit.

Saat ini pola rujukan masih mengikuti alur dari faskes tingkat pertama, lalu rumah sakit kelas D, C, B, hingga A. Namun rencana baru bakal menggeser pendekatan itu menjadi rujukan berbasis kompetensi medis.

Azhar menjelaskan bahwa rumah sakit ke depan bakal dibagi ke dalam kategori: rumah sakit dasar, madya, utama, dan paripurna. Klasifikasi ini dibuat sesuai kemampuan pelayanan dan kebutuhan medis pasien.

Ia menegaskan bahwa penentuan rujukan akan kembali pada kondisi tiap pasien. Makin cepat pasien mendapatkan layanan yang tepat, makin sedikit biaya yang harus dikeluarkan.

Dengan sistem baru, harapannya proses pengobatan selesai di satu rumah sakit saja tanpa harus berpindah-pindah. Pasien lebih hemat waktu, energi, dan biaya—sementara BPJS pun bisa menekan pengeluaran yang tidak perlu.

Narasi ini mencerminkan semangat deregulasi dalam layanan kesehatan, dengan bahasa lebih ringan dan kekinian tanpa menghilangkan poin utama kebijakan yang sedang dibahas. (*)

You Might Also Like

Duel Bocah Sekolah, Videonya Bikin Heboh Net!

UHC Jateng Tembus 98,68%, Tapi Banyak yang Belum Aktif Bayar BPJS! Yuk, Disiplin Bareng!

Wali Kota Denpasar Buka-bukaan! Penonaktifan BPJS Kesehatan Itu Instruksi Presiden

Viral nan Tragis! Mbah Tarman Nikahi Gadis 24 Tahun, Mahar Cek Rp3 Miliar Ternyata Kosong

Isu BBM Bogor Tercampur Air, Setelah Dicek Hasilnya Cuma Begini…

TAGGED:bpjsbpjs kesehatanmenteri kesehatanPeserta BPJSrujukan bpjs
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Anak Buah Cak Imin Bilang MBG Gak Butuh Ahli Gizi: Pembuat Kebijakan Itu Saya!
Next Article Pencarian korban hilang dalam bencana longsor di Pandanarum, Banjarnegara. Update Longsor Pandanarum Banjarnegara: 26 Warga Masih Hilang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Pisahan! Aduh Pak Letkol

Oktober 30, 2025
Viral

Kritik MBG Disuarakan, Teror Datang Bertubi-tubi

Februari 18, 2026
Tips

Mau Lahiran Gratis Pakai BPJS? Ini Cara Biar Lancar

April 14, 2026
Viral

Saat Bencana Datang, Umrah Tetap Jalan, Inilah Nasib Sang Bupati Aceh Selatan

Desember 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?