Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Update Longsor Pandanarum Banjarnegara: 26 Warga Masih Hilang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Update Longsor Pandanarum Banjarnegara: 26 Warga Masih Hilang

Longsor di Pandanarum, Banjanegara, telah memasuki hari ke-4. 26 orang dinyatakan masih hilang, petugas sampai ngelakuin modifikasi cuaca agar pencarian segera bisa dituntaskan.

R. Izra
Last updated: November 18, 2025 5:34 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Sudah masuk hari keempat setelah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, tapi 26 warga masih belum ditemukan.

Sampai sekarang, tercatat 2 orang meninggal dunia akibat bencana ini.

“Sekarang 26 (warga masih hilang), kemarin ditemukan satu,” kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Banjarnegara, Raib Saekhudin, Selasa (18/11/2025).

Korban yang ditemukan pada Senin (17/11/2025) menambah daftar warga yang meninggal jadi dua orang. Buat ngebantu proses pencarian di hari keempat, BNPB sudah nurunin operasi modifikasi cuaca (OMC).

Cuaca di Pandanarum memang belakangan susah diajak kompromi. Hujan sering turun dan bikin kerja tim SAR makin berat.

“Alhamdulillah pagi ini cerah, karena saya dapat info BNPB sudah melakukan modifikasi cuaca untuk wilayah Banjarnegara,” ujar Raib.

Medan Sulit, Tanah Masih Bergerak

Menurut Raib, sekitar 150-an personel diturunkan buat operasi SAR. Tapi medan di lokasi nggak main-main:

  • Tanah masih labil
  • Risiko longsor susulan tinggi
  • Nggak semua relawan bisa masuk ke titik pencarian

“Dengan kondisi seperti itu tidak semua orang bisa masuk (ke area pencarian), harus lihat dan hati-hati. Alat-alat berat sudah kita siagakan, tapi tetap melihat situasi memungkinkan atau tidak, karena tanah bergerak,” jelasnya.

Ratusan Warga Mengungsi

Sampai sekarang, 937 warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Alhamdulillah saat ini kondisi para pengungsi kondusif,” kata Raib.

Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan, mulai dari logistik sampai kebutuhan harian.

Hujan Deras Jadi Pemicu

Longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan lebat pada Sabtu (15/11/2025) sore. Kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil diduga kuat jadi pemicu utama bencana ini.

Sementara tim SAR masih berjibaku di lapangan, fokus utama sekarang adalah:

  • Nyari korban yang belum ditemukan
  • Menjaga pengungsi tetap aman dan tercukupi kebutuhannya
  • Meminimalkan risiko bencana susulan di sekitar lokasi longsor. (*)

You Might Also Like

Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di Kudus Jadi 118 Orang

Debut Ngeri Veda, Podium Moto3 Brasil Bikin Bangga

Sistem Voor Bikin Panas! Ceqiu Cup I 2025 Jadi Ajang Adu Mental Pebiliar

Belum Wisuda, Sudah Dilirik Industri: 90 Persen Alumni SMK di Jateng Langsung Kerja

Polrestabes Semarang Bagikan Paket Sembako ke Eks Napiter

TAGGED:banjarnegaraheadlinelongsorpandanarumupadate
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rujukan BPJS Dibikin Gesit, Biar Pasien Nggak Muter-muter dan Mati Duluan
Next Article Vilantika Vida Rahayu,  Dari Gadis Ndeso ke Pengusaha Feminin Care Nasional Mengikis Stigma Wong Ndeso

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RS BARU--Bangunan RS Unwahas MAS sudah berdiri di dekat Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang. (ist)

Unwahas Bangun Rumah Sakit Dekat MAJT, Target Selesai 2027

Ipemi Jateng Buka Jalan UMKM ke Eropa

GEMPA - Ilustrasi gempa bumi tektonik.

132 Orang Tewas Jadi Korban, Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia

Bukan Cuma Hafal Rumus, Anak Diajak Kenalan dengan Sains Lewat Eksperimen

PROYEK PERBAIKAN JALAN - Pekerja sedang melakukan perbaikan jalan di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Selasa (11/8/2026). (dul)

Sisi Lain Pengecoran Jalan Majapahit Semarang, Bikin Omset PKL Menguap 30 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah.
Pendidikan

Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Oktober 6, 2025
Nasional

Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

Desember 3, 2025
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist)
Info

Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya

Januari 13, 2026
Info

Semarang Unjuk Jati Diri di MTQ Nasional

Juli 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Update Longsor Pandanarum Banjarnegara: 26 Warga Masih Hilang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?