Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

R. Izra
Last updated: Agustus 22, 2026 7:18 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pengembangan energi panas bumi atau geotermal di Jawa Tengah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun, dukungan itu bukan berarti pemerintah mengabaikan kekhawatiran warga yang tinggal di sekitar wilayah pengembangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, geotermal merupakan salah satu potensi energi yang dimiliki Indonesia. Pemanfaatannya dinilai penting untuk memperkuat kemandirian energi, terlebih Indonesia memiliki berbagai sumber energi yang bisa dikembangkan dari dalam negeri.

“Kalau bicara masalah kemandirian energi, geotermal adalah salah satu kekayaan kita. Secara konsep kita juga support untuk geotermal,” katanya, Sabtu (22/8/2026).

Bacaaja: Geotermal Jadi Senjata Andalan RI Menuju Net Zero 2034: Stabil, Bersih, dan Melimpah
Bacaaja: DPR Gaspol Dorong Energi Terbarukan Buat Wilayah 3T, Biar Gak Gelap Terus!

Menurutnya, upaya menuju kemandirian energi juga tengah dilakukan melalui pemanfaatan sumber energi lain. Salah satunya compressed natural gas (CNG) yang dinilai lebih banyak memanfaatkan sumber daya dalam negeri dibandingkan LPG yang masih bergantung pada impor.

“Kalau kita bicara kemandirian, tentu bagaimana mengoptimalkan potensi-potensi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Di Jawa Tengah sendiri, pengembangan geotermal di kawasan Ungaran disebut sudah menunjukkan progres. Pemprov berharap potensi panas bumi di daerah lain juga dapat dikembangkan sehingga ikut memperkuat ketahanan energi Jawa Tengah.

Namun, ada satu hal yang menurutnya tidak boleh dilewatkan: suara masyarakat sekitar. Suara dan keresahan warga harus didengarkan, kemudian dicarikan solusinya. Suara warga gak boleh diabaikan.

Pengembangan geotermal di sejumlah daerah sempat mendapat penolakan warga, termasuk rencana di kawasan Gunung Lawu. Karena itu, pemerintah menilai sosialisasi tidak bisa dilakukan sekadar untuk menyampaikan bahwa proyek akan berjalan.

Masyarakat juga perlu mendapat penjelasan mengenai manfaat, keamanan, hingga kemungkinan dampak yang muncul dari pengembangan geotermal.

“Nanti kita pahamkan dan kita juga akan menyampaikan dampak-dampak kepada masyarakat seperti apa. Tidak masalah dampak negatifnya, tapi bagaimana menjelaskan dari sisi keamanan,” jelasnya.

Ia menegaskan, kekhawatiran warga terhadap kondisi lingkungan maupun kehidupan masyarakat sekitar merupakan hal yang harus diperhatikan. Pemerintah perlu memastikan aspek keamanan dan dampak terhadap warga menjadi bagian dari pembahasan.

“Kalau ada seperti itu, bagaimana dampak terhadap masyarakat sekitar juga harus menjadi perhatian,” katanya.

Sementara itu, Pemprov Jateng masih menunggu informasi terbaru mengenai wilayah-wilayah yang diusulkan untuk pengembangan geotermal di Jawa Tengah. Data tersebut masih akan dikonfirmasi lebih lanjut.

Bagi Pemprov Jateng, pengembangan geotermal pada akhirnya bukan hanya soal mengejar tambahan sumber energi. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut bisa dimanfaatkan tanpa membuat masyarakat di sekitarnya merasa ditinggalkan.

Sebab, menuju kemandirian energi bukan hanya perkara menemukan sumber energi baru, tetapi juga memastikan masyarakat yang tinggal di sekitarnya ikut merasa aman dan mendapat manfaat. (dul)

You Might Also Like

PMII Semarang Kembali Turun Jalan Sorot MBG: Harus Transparan, Bisa Diawasi Rakyat

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang

Pemadaman Bergilir Bikin Heboh, PLN Akhirnya Buka Suara

TAGGED:Energi Panas BumiGeotermalpemprov jatengsekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article NAIK KA--Pengguna jasa kereta api berada di Stasiun Semarang Tawang. (ist) Libur Panjang Maulid Nabi, 124 Ribu Penumpang Kereta Padati Stasiun Daop Semarang
Next Article BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul) Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

NAIK KA--Pengguna jasa kereta api berada di Stasiun Semarang Tawang. (ist)

Libur Panjang Maulid Nabi, 124 Ribu Penumpang Kereta Padati Stasiun Daop Semarang

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Kabar Gembira! Ada Beasiswa Rp6 Juta per Orang untuk 420 Santri Ma’had Aly Jateng

LEPAS RS TERAPUNG - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melepas keberangkatan Kapal Laksamana Malahayati --rumah sakit terapung yang sekaligus mengangkut bantuan logistik untuk korban gempa NTT-- dari Cilegon menuju Flores, Kamis (20/8/2026) malam.

PDIP Kirim Kapal Medis Malahayati ke Flores, Bantu Korban Gempa NTT

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jadwal Nggak Banyak Drama, Penumpang Kereta Cilacap Makin Ramai

Juni 11, 2026
Daerah

Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…

November 25, 2025
Sepak Bola

LaLiga 2025-2026 Resmi Dijadwalkan Mulai 17 Agustus, Ini Rincian Kalender Musim Depan

Juni 7, 2025
TPID Jateng gelar operasi pasar untuk kendalikan harga cabai yang makin pedas.
Info

Cabai Naik 98%, Bkin Dompet Pedas! TPID Jateng Gelar Operasi Pasar

Desember 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?