Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

Balai Kota Semarang, Senin (24/11), pagi itu vibes-nya adem banget. Bukan karena AC, tapi karena 105 orang dari empat agama beda-beda kumpul bareng buat hal yang sama: berangkat perjalanan keagamaan yang dibiayai Pemkot Semarang. Momen langka yang bikin suasana kota kayak lagi soft launching kerukunan.

T. Budianto
Last updated: November 25, 2025 5:34 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LEPAS PERJALANAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melepas para peserta perjalanan keagamaan lintas agama sebagai wujud komitmen memperkuat toleransi dan kerukunan di Ruang Lokakrida Gedung Moch Ichsan Balaikota Semarang, Senin (24/11). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang resmi melepas 105 peserta perjalanan keagamaan lintas agama sebagai bagian dari komitmen menjaga toleransi yang selama ini jadi “brand image” Kota Lumpia. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Ruang Lokakrida Gedung Moch Ichsan, Kompleks Balai Kota Semarang.

Para peserta berasal dari empat agama dan menuju empat lokasi berbeda. Rinciannya, 80 peserta Muslim berangkat ke Mekkah dan Madinah, 20 peserta Kristen dan Katolik bertolak ke Turki, tiga peserta Hindu dan dua peserta Buddha ikut rombongan yang sama ke India.

Mereka berasal dari kalangan tokoh agama, pengurus lembaga keagamaan, pendidik agama, pemenang MTQ, pengurus rumah ibadah, hingga masyarakat yang aktif menjaga kerukunan di Semarang.

Wali Kota Agustina menegaskan bahwa program ini adalah bentuk penghargaan pemerintah terhadap kontribusi para tokoh dan pegiat sosial-keagamaan.

“Kita bangga Semarang jadi ibu kota provinsi yang paling toleran di Indonesia. Hubungan pemerintah dengan pelaku keagamaan, sosial, kesehatan, pendidikan, semua harus terjaga baik,” ujarnya.

Apresiasi Relawan

Agustina juga memberi apresiasi khusus kepada para relawan, mulai relawan kesehatan, relawan disabilitas, hingga relawan kebencanaan. Mereka ikut mendapatkan kuota perjalanan sebagai bentuk penghormatan dari Pemkot. “Para pegiat sosial adalah pejuang kemanusiaan. Mereka juga kita beri kesempatan kalau ada umroh atau perjalanan religi,” tambahnya.

Sebelum melepas rombongan, Agustina menyampaikan satu pesan sederhana tapi mengena. “Mohon doakan Semarang tetap damai sampai kapan pun. Itu fondasi semua rencana besar kota ini,” ucap Agustina.

Dari pihak peserta, Labib, perwakilan rombongan Muslim mengaku bersyukur mendapat kesempatan ini. “Insya Allah kami doakan Semarang tetap rukun dan diberi keberkahan.”Perwakilan umat Kristiani, Henoch Edi Haryanto, juga memberikan pesan serupa. “Kami berdoa agar Semarang semakin maju dan diberkati Tuhan.”

Perjalanan keagamaan ini berlangsung bertahap sejak 26 November hingga 7 Desember 2025. Program tahunan ini sekaligus menjadi wujud nyata upaya Pemkot merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menambah pengalaman spiritual warga lintas agama. (tebe)

You Might Also Like

Eks Wali Kota Semarang Dituntut 6 Tahun, Hak Politik Dicabut

Gara-gara PBB Naik 250%, Pati Kembali Membara

Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!

Kado Spesial 17-an, Warga Tawuran saat Pawai HUT Kemerdekaan RI

LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

TAGGED:agustina wilujengpemkot semarangperjalanan iman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…
Next Article Mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi. Nasib Tragis Ira Puspadewi: Inovasi ASDP Berbuah Jerat Korupsi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Demo masyarakat Kabupaten Pati yang awalnya tuntut penurunan tarif PBB P2 berubah menjadi turunkan Bupati Sudewo. Foto: Bae
Daerah

Kenaikan Pajak Bukan Alasan Utama Demo di Pati, Tapi Soal Kepemimpinan

Agustus 16, 2025
Pendidikan

Soal Enam Hari Sekolah, Pemkot Nggak Mau Grusa-Grusu

November 27, 2025
Daerah

Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

Februari 9, 2026
Daerah

436,9 Ribu Pekerja di Jateng Sudah Kantongi BSU

Juli 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?