Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai

Hujan deras cuma datang semingguan, tapi sungai yang sudah 25 tahun nggak disentuh bikin air akhirnya cari jalan sendiri dan ujung-ujungnya mampir ke rumah warga Jepara.

T. Budianto
Last updated: Januari 20, 2026 2:54 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
ALIRAN SUNGAI: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin meninjau aliran salah satu sungai di Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JEPARA- Pemerintah Kabupaten Jepara mengusulkan kepada pemerintah pusat agar segera melakukan normalisasi sungai yang menjadi biang kerok banjir di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, dan Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan.

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyebut, salah satu sungai yang mendesak dinormalisasi adalah Sungai Jratun Kaligawe yang menurut catatan sudah seperempat abad tak pernah dikeruk.

“Sungai ini sudah lama belum dinormalisasi. Dalam waktu dekat kami akan koordinasi dengan BBWS,” ujar Hajar saat meninjau lokasi banjir, Senin, (19/1/2026).

Baca juga: Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung dampak cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jepara selama sepekan terakhir. Akibatnya, genangan air muncul di sejumlah permukiman warga.

Selain sungai yang dangkal, banjir juga dipicu curah hujan tinggi yang membuat aliran air tak tertampung. Kondisi makin berat karena Jepara merupakan wilayah muara beberapa sungai besar, sehingga ikut menerima banjir kiriman dari daerah lain.

Penyedotan Air

Sebagai langkah darurat, Pemkab Jepara mengerahkan BPBD untuk melakukan penyedotan air menggunakan pompa. “Semalam ketinggian air sampai 70 sentimeter, sekarang sudah turun jadi sekitar 30-40 sentimeter. Alhamdulillah mulai surut,” kata Hajar.

Di Desa Sowan Kidul, banjir merendam sekitar 240 rumah dengan jumlah warga terdampak mencapai 950 jiwa. Untuk kebutuhan harian, pemerintah daerah menyalurkan makanan tiga kali sehari bagi warga terdampak.

Sementara di Desa Tegalsambi, banjir menggenangi sekitar 20 hektare lahan persawahan. Meski begitu, kondisi di wilayah ini dilaporkan sudah mulai terkendali.

Baca juga: Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi

Untuk mencegah banjir datang lagi, Hajar mengajak warga setempat untuk kerja bakti dan gotong royong, memperbaiki tanggul serta saluran air di sekitar area persawahan.

Hujan bisa berhenti, pompa bisa dimatikan. Tapi kalau sungai dibiarkan 25 tahun tanpa sentuhan, banjir mungkin bakal datang lagi, tinggal nunggu giliran hujan berikutnya. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Gaspol Kejar Swasembada, Target 10 Juta Ton Lebih

Libur Nataru, Polda Jateng Kerahkan 28 Ribu Personel

Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang

Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris

TAGGED:banjir jeparabupati jeparaheadlinenormalisasi sungaipemkab jepara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Adrian, mantan awak kapal perikanan saat bercerita di Semarang, Senin (19/1/2026). (bae) Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer
Next Article Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Walikota Semarang Agustina Wilujeng melihat peta nama jalan YB Mangunwijaya yang baru saja diresmikan. Foto: dok/bae.
DaerahSirkular

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

September 9, 2025
Kondisi perkampungan di wilayah pesisir Senmarang, di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Semarang Utara. Tambak yang tidak lagi produktif, dan ancaman genangan rob yang menghantui sehari-hari. Foto: BAE
Sirkular

Adaptasi Warga Pesisir Semarang-Demak Mencari Penghidupan di Tengah Rob

Juli 20, 2025
Daerah

Petani Geblog Kini Tak Lagi Risau Saat Kemarau

Februari 23, 2026
Tim SAR berupaya menyelematkan pekerja penguatan talud Sungai Klawing di Purbalingga, Minggu (3/8/2025) malam.
Daerah

3 Pekerja Sodetan Sungai Klawing Purbalingga Hilang Tersapu Banjir Bandang, 3 Lainnya Selamat

Agustus 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?