BACAAJA, BREBES- Pemprov Jateng menggelontorkan bantuan senilai Rp28,01 miliar untuk Kabupaten Brebes. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Ahmad Luthfi di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026), sebagai bagian dari percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan swasembada pangan.
Nilainya besar, dan isinya juga macam-macam. Mulai dari bantuan pertanian, irigasi, listrik gratis, rumah korban bencana, bantuan pendidikan, sampai dukungan buat nelayan dan desa wisata.
Di sektor pertanian dan peternakan saja, total bantuannya mencapai Rp7,03 miliar. Isinya meliputi rehab jaringan irigasi, bantuan benih padi dan jagung, pengembangan tanaman tebu sampai kelapa, hingga bantuan sarana produksi bawang merah.
Baca juga: Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona
Ada juga bantuan TMMD di empat titik senilai Rp921 juta, bantuan rumah baru untuk korban bencana, pompa air tenaga surya, sambungan listrik gratis, sampai bantuan sosial untuk kelompok usaha masyarakat.
Yang cukup menarik, Pemprov juga menyalurkan bantuan internet desa dan desa wisata di delapan titik. Karena sekarang, desa nggak cuma dituntut punya jalan bagus, tapi juga sinyal yang nggak bikin loading muter terus. Selain itu, bantuan pendidikan jadi salah satu porsi terbesar dengan nilai mencapai Rp16,545 miliar.
Daerah Prioritas
Menurut Luthfi, Brebes jadi salah satu daerah prioritas pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah karena jumlah penduduknya besar dan tingkat kemiskinannya masih tinggi. “Kalau mereka tidak kita kasih atensi untuk mengembangkan wilayahnya, maka dia akan tertinggal,” kata Luthfi.
Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Brebes pada Maret 2025 tercatat paling tinggi di Jawa Tengah, yakni 14,15 persen. Pemprov sendiri mengklaim terus mendorong berbagai program penanganan kemiskinan.
Mulai dari renovasi RTLH, penanganan stunting, layanan kesehatan gratis, sekolah gratis untuk keluarga miskin, sampai penyaluran bansos. Selain bantuan sosial, Pemprov Jateng juga lagi agresif menarik investasi agar lapangan kerja baru bermunculan.
Baca juga: Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes
“Maka saya minta semua daerah menyiapkan kawasan industri baru. Brebes jadi salah satu yang akan kita kembangkan,” ujar Luthfi.
Sementara itu, Paramitha Widya Kusuma menyampaikan bantuan tersebut bakal dikawal agar benar-benar tepat sasaran. Menurutnya, persoalan kemiskinan di Brebes memang masih jadi pekerjaan besar karena ratusan desa masih membutuhkan perhatian.
Kadang kemiskinan di daerah bukan karena warganya malas, tapi karena terlalu lama hidup berdampingan dengan janji pembangunan yang jalannya lebih lambat dari bantuan yang baru turun saat angka statistik mulai bikin malu pemerintah. (tebe)

