Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Tetap Ngotot Pilkada Langsung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

PDIP Tetap Ngotot Pilkada Langsung

Di saat partai lain mulai kompak angkat tangan, PDIP memilih berdiri sendiri. Soal pilkada, sikapnya jelas dan lantang: urusan memilih pemimpin, rakyat jangan dipinggirkan.

T. Budianto
Last updated: Januari 12, 2026 6:47 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KECUPAN HANGAT: Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri mendapat kecupan dari kedua anaknya, M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani seusai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI-P 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026). (Foto: Dok PDIP)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- PDI Perjuangan kembali menegaskan sikapnya menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD. Bagi partai berlambang banteng itu, pilkada langsung adalah soal kedaulatan rakyat yang nggak bisa ditawar.

Sikap tersebut ditegaskan dalam Rakernas I PDIP 2026 yang digelar di Ancol, Jakarta. Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaludin membacakan rekomendasi eksternal Rakernas yang menekankan pentingnya pilkada langsung demi legitimasi kepemimpinan daerah.

“Rakernas menegaskan pentingnya menjaga hak kedaulatan rakyat untuk menentukan pemimpinnya melalui pilkada langsung, agar legitimasi kuat dan masa jabatan kepala daerah tetap jelas lima tahun,” kata Jamaludin, Senin (12/1/2026).

Baca juga: Ganjar Tegesin PDIP Tolak Keras Pilkada Lewat DPRD: Sudah Benar Pilih Langsung Aja!

Tak cuma soal mekanisme pemilihan, PDIP juga mendorong agar pilkada ke depan bisa lebih murah dan bersih. Beberapa opsi yang disorongkan antara lain penerapan e-voting, penindakan tegas terhadap politik uang, hingga pengetatan biaya kampanye.

Partai ini juga menyoroti praktik mahar politik yang dinilai merusak demokrasi. Menurut PDIP, pembiayaan rekomendasi calon harus dicegah, sementara profesionalitas dan integritas penyelenggara pemilu wajib diperkuat.

Selain itu, Jamaludin menyebut PDIP mendorong reformasi sistem politik nasional secara menyeluruh, berjalan beriringan dengan reformasi hukum yang berkeadilan. Salah satunya dengan menyederhanakan sistem multipartai agar sejalan dengan sistem presidensial.

Sikap Politik

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menyampaikan langsung sikap politik partai, termasuk soal pilkada lewat DPRD. Sikap tersebut merupakan hasil kajian internal selama dua hari Rakernas.

Tak hanya pilkada, PDIP juga akan menyampaikan rekomendasi di berbagai sektor lain, mulai dari pemerintahan, kerakyatan, organisasi partai, strategi pemenangan pemilu, hingga isu lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

Rakernas I PDIP sekaligus HUT ke-53 partai ini digelar pada 10–12 Januari 2026 dan dihadiri jajaran pengurus dari pusat hingga daerah. Forum tersebut menegaskan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan.

Baca juga: Kritis Boleh, Asal Jangan Cuma Nyaring: Pesan Puan ke Kader Banteng

Di sisi lain, mayoritas fraksi di DPR justru menyatakan dukungan terhadap usulan pilkada lewat DPRD. Enam fraksi, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PAN, dan Demokrat sudah satu suara. Sementara PKS mendukung dengan catatan pilkada via DPRD hanya berlaku untuk tingkat kabupaten.

Dengan komposisi itu, PDIP kini menjadi satu-satunya partai di DPR yang secara tegas menolak pilkada tidak langsung. Posisi ini sejalan dengan hasil survei LSI Denny JA yang mencatat 66,1 persen responden menolak pilkada lewat DPRD. Di tengah koalisi yang makin rapat, PDIP memilih jalan sepi. Soal pilkada, banteng tetap kukuh: memilih pemimpin itu hak rakyat, bukan agenda rapat. (tebe)

You Might Also Like

Liburan Jadi Zonk! Kapal ke Karimunjawa Rusak, Bikin Wisatawan Naik Darah

Salah Tendang, Karier Langsung Tamat

Psikologi Fisip UB Ajak Siswa MA Mambaul Ulum Susun Masa Depan

Ihwal Banyak Mal Bangun Pagar Tinggi, Pramono Anung: Bongkar Saja, Jakarta Lebih Butuh Banyak Pohon

Luthfi: Kemerdekaan Harus Terasa di Meja Makan Rakyat

TAGGED:headlineMegawati Soekarnoputripdippilkada langsungrakernas pdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Taj Yasin Puji Cara Muhammadiyah Jateng Jaga Harmoni Sosial
Next Article Yos Sudarso Mau Jadi Song Wat Road-nya Solo, Arus Lalin Lagi Dirembuk

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.
Politik

Senggol PDIP soal Sikap Politik, Jazilul PKB: Kami Semua Sedang Berjuang Keras

Juni 20, 2026
Hukum

Diduga Aniaya Perempuan, Oknum Polisi Tegal Jalani Pemeriksaan Internal

Juli 3, 2026
Info

Mudik 2026: Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan

Maret 6, 2026
Info

Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Agustus 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Tetap Ngotot Pilkada Langsung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?