Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat

Sempat bikin deg-degan, puluhan ribu warga Semarang mendadak kena imbas penonaktifan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Tapi tenang dulu, Pemkot turun tangan dan bilang satu hal penting: urusan sehat, warga nggak boleh dikorbankan cuma gara-gara data.

T. Budianto
Last updated: Februari 8, 2026 2:45 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LAYANAN KESEHATAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti didampingi Kadinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam dalam sebuah kegiatan layanan kesehatan beberapa waktu lalu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang meminta warganya tidak panik menyikapi kebijakan pemerintah pusat yang menonaktifkan 98.545 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang bersumber dari APBN per 1 Februari 2026.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan, Pemkot tidak akan tinggal diam jika ada warganya yang terancam kehilangan akses layanan kesehatan.

“Saya sampaikan kepada seluruh warga Semarang, jangan khawatir. Prinsip kami jelas, masyarakat Kota Semarang harus tetap bisa berobat dan mendapatkan layanan kesehatan,” tegas Agustina, Jumat (6/2/2026). Menurutnya, jangan sampai persoalan administrasi kepesertaan justru membuat warga tidak tertangani secara medis.

Baca juga: UHC Jateng Tembus 98,68%, Tapi Banyak yang Belum Aktif Bayar BPJS! Yuk, Disiplin Bareng!

Bagi warga yang saat ini status kepesertaan PBI JK-nya nonaktif dan membutuhkan layanan kesehatan, Pemkot Semarang telah menyiapkan skema pengalihan melalui program Universal Health Coverage (UHC). Agustina juga telah menginstruksikan seluruh jajaran puskesmas untuk bersikap proaktif membantu warga yang terdampak kebijakan tersebut.

Reaktivasi Peserta

“Petugas puskesmas kami sudah siap membantu proses pelayanan di lapangan. Mereka juga akan memfasilitasi langkah-langkah yang diperlukan, termasuk mendampingi proses pengajuan reaktivasi kepesertaan,” jelasnya.

Tak hanya di layanan kesehatan, koordinasi lintas instansi juga terus dikebut. Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga BPJS Kesehatan saat ini tengah melakukan langkah-langkah administratif untuk mengusulkan reaktivasi kembali peserta PBI JK sesuai mekanisme yang berlaku.

Agustina berharap, upaya ini menjadi jaring pengaman agar tak ada satu pun warga Semarang yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Baca juga: Urus Kesehatan Nggak Pakai Ribet, Semarang Tekan Angka Stunting

“Intinya, layanan kesehatan di Kota Semarang harus tetap terjaga, inklusif, dan memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Boleh saja status PBI berubah, tapi hak warga buat sehat nggak boleh ikut nonaktif. Kalau soal kesehatan, Semarang pilih satu sikap: data bisa diurus belakangan, berobat tetap jalan. (tebe)

 

You Might Also Like

Alasan Presiden Prabowo Ampuni Dua ‘Musuh’ Jokowi: Demi Stabilitas Politik

Tanggal 27 September 2025: Fenomena Matematika Paling Gokil Abad Ini

Bandara Ahmad Yani Buka Rute Internasional Lagi! Tiket ke Malaysia Ludes, Liburan & Bisnis Makin Gampang

Tanah Geser di Tegal, Rp210 Juta Langsung Turun

Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten

TAGGED:agustina wilujengheadlinepbi-jkpemkot semarangUHC
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Larang PKL Tumpah ke Jalan, Respati Sulap Kantor Pemerintah Jadi Spot Lapak Takjil
Next Article Ilustrasi koruptor. 20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.

Bank BJB, Telkomsel, Larissa, hingga Uncle Bao Dukung Bacaaja ‘Meet & Greet Densus’ di SMAN 6 Semarang

Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

Siswa SMAN 6 Semarang, Khansareta Prayunita menjelaskan kesannya ikut Meet & Greet Densus di sekolahnya, Selasa (10/2/2026). (bae)

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae)

Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Romo Mudji Sutrisno.
Info

Rohaniawan Lintas Iman dan Budayawan Sejati Itu Telah Pergi, Romo Mudji Sutrisno Wafat

Desember 29, 2025
Nasional

Jam Richard Mille Rp11,7 M Milik Sahroni Balik Lagi, Warga Ngaku Bingung Cara Pakainya

September 1, 2025
Ekonomi

Duit Retribusi Seret, Lapak PKL Simpang Lima Bakal Ditata Ulang

September 30, 2025
Hukum

Bekasi Bukan Sekali Ade Koswara Saja, Lha ini Jejak Kepala Daerah Masuk Radar KPK

Desember 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?