Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Noel Tuding KPK Konten Kreator, “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Noel Tuding KPK Konten Kreator, “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”

R. Izra
Last updated: Januari 26, 2026 6:57 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer alias Noel memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Sidang kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) malah berubah jadi panggung monolog.

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel tampil all-out di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026), dengan satu pesan ekstrem: “Kalau saya korupsi, hukum mati saya.”

Noel bilang dirinya konsisten dengan omongannya sendiri soal korupsi.

“Saya komit(men) dengan isu ini,” katanya.

Bacaaja: “Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai
Bacaaja: Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK

Namun, di saat yang sama, dia menuduh KPK menjalankan “operasi tipu-tipu”, bahkan menyindir lembaga antirasuah itu lebih mirip konten kreator ketimbang aparat penegak hukum.

Menurut Noel, proses yang ia alami penuh framing: dari dipanggil klarifikasi, tahu-tahu ditetapkan tersangka, lalu narasi soal puluhan mobil dan duit ratusan miliar yang disebut-sebut hasil pemerasan.

“Datang katanya klarifikasi, paginya saya TSK. Mobil saya diminta, besoknya dibilang 32 mobil hasil pemerasan. Lanjut lagi, tiba-tiba Rp201 miliar,” kata Noel, yang merasa ceritanya terus digiring ke arah sensasi.

Noel juga menantang KPK untuk membuktikan siapa pengusaha yang benar-benar diperas.

Ia menuding framing kasus ini bukan cuma membohongi dirinya, tapi juga presiden dan rakyat.

Di ujung pernyataannya, Noel kembali menegaskan posisi kontroversialnya: korupsi itu lahir dari kebohongan, dan kalau dirinya terbukti melakukan itu, hukuman paling berat pun ia klaim siap terima.

Sidang masih jalan, kasus belum putus. Tapi satu hal sudah pasti: drama politik-hukum ini makin panas, dan publik kebagian tontonan yang campur aduk antara amarah, tudingan, dan retorika keras. (*)

You Might Also Like

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

Jateng-Lampung Gandengan, Kerja Sama Senilai Rp 832 Miliar per Tahun Diteken

PSIS Gas Pol Cari Nafas, Persipal Ogah Jadi Penonton

Sudah Berlaku! Seks di Luar Nikah dan Living Together Bisa Bikin Masuk Penjara

Miris, Ratusan Perempuan dan Anak di Jateng Alami Kekerasan pada 2025

TAGGED:headlinehukum matihukum mati koruptorimmanuel ebenezerkoruptorkpk konten kreatornoelwamenaker
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Benteng Pendem Ambarawa: Kini Tak Lagi Sunyi
Next Article Anggota Kompolnas Choirul Anam. Suami Korban Jambret Jadi Tersangka, Kompolnas Sentil Polisi: Hukum Bukan Cuma Soal Pasal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

Februari 6, 2026
Ilustrasi penangkapan tersangka.
Hukum

14 Anak di Magelang Diduga Korban Salah Tangkap, Disiksa Biar Ngaku Ikut Demo

Oktober 10, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau lokasi kebakaran di Jalan Pesanggrahan Raya, Kelurahan Mlatibaru, Kota Semarang, Jumat (25/7) sore.
Unik

Agustina Janjikan Rp40 Juta untuk Bangun Ulang Rumah Korban Kebakaran Tewaskan 5 Orang

Juli 26, 2025
Hukum

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Noel Tuding KPK Konten Kreator, “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?