Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nasi Baru Matang Atau Dingin Semalaman, Mana Lebih Unggul?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nasi Baru Matang Atau Dingin Semalaman, Mana Lebih Unggul?

Meski terlihat sederhana, nasi ternyata menyimpan pembahasan menarik yang belakangan sering menjadi perbincangan. Salah satunya soal mana yang lebih baik untuk kesehatan, nasi yang masih hangat mengepul atau nasi yang sudah didinginkan beberapa jam.

Nugroho P.
Last updated: Juni 9, 2026 12:36 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Nasi
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Nasi hampir tidak pernah absen dari meja makan masyarakat Indonesia. Dari sarapan hingga makan malam, makanan pokok ini menjadi sumber energi utama yang menemani berbagai lauk favorit sehari-hari.

Meski terlihat sederhana, nasi ternyata menyimpan pembahasan menarik yang belakangan sering menjadi perbincangan. Salah satunya soal mana yang lebih baik untuk kesehatan, nasi yang masih hangat mengepul atau nasi yang sudah didinginkan beberapa jam.

Banyak orang memilih nasi hangat karena rasanya lebih nikmat dan aromanya lebih menggugah selera. Teksturnya yang pulen juga membuat makanan terasa lebih lezat saat disantap bersama lauk favorit.

Dari sisi pencernaan, nasi hangat memang memiliki keunggulan tersendiri. Pati yang terkandung di dalamnya masih berada dalam bentuk yang lebih mudah dipecah oleh tubuh sehingga proses penyerapan energi berlangsung lebih cepat.

Karena itulah nasi hangat sering menjadi pilihan bagi orang yang membutuhkan tambahan tenaga dalam waktu singkat, seperti pekerja dengan aktivitas tinggi atau mereka yang baru selesai berolahraga.

Energi dari nasi hangat dapat segera digunakan tubuh karena karbohidratnya lebih cepat berubah menjadi glukosa yang kemudian masuk ke aliran darah.

Namun di balik kelebihannya, nasi hangat juga memiliki sisi yang perlu diperhatikan. Proses pencernaan yang cepat membuat kadar gula darah bisa naik lebih tinggi dibanding nasi yang telah didinginkan.

Kondisi tersebut tidak selalu menjadi masalah bagi orang sehat. Tetapi bagi penderita diabetes, resistensi insulin, atau mereka yang sedang menjaga berat badan, lonjakan gula darah yang terlalu cepat sering kali menjadi perhatian khusus.

Di sisi lain, nasi dingin mulai banyak dilirik karena dianggap memiliki manfaat kesehatan yang berbeda. Bahkan beberapa ahli gizi menyebut nasi yang telah didinginkan dapat memberikan keuntungan tambahan bagi sistem pencernaan.

Fenomena ini terjadi karena sebagian kandungan karbohidrat pada nasi mengalami perubahan setelah didinginkan selama beberapa jam. Karbohidrat tersebut berubah menjadi pati resisten.

Pati resisten bekerja berbeda dibanding karbohidrat biasa. Tubuh mencernanya lebih lambat sehingga pelepasan gula ke dalam darah berlangsung lebih bertahap.

Akibatnya, kadar gula darah cenderung lebih stabil setelah makan nasi dingin dibanding ketika mengonsumsi nasi yang baru matang.

Tak hanya itu, pati resisten juga sering disebut memiliki fungsi yang mirip dengan serat pangan. Zat ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok bagi orang yang sedang menjalani program pengaturan pola makan.

Manfaat lain yang menarik adalah kemampuannya mendukung kesehatan usus. Pati resisten menjadi sumber makanan bagi bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan.

Bakteri tersebut kemudian menghasilkan senyawa yang berperan dalam menjaga kesehatan dinding usus sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.

Karena alasan itu, nasi dingin sering dianggap lebih ramah bagi kesehatan metabolisme dan pencernaan dibanding nasi yang langsung disantap setelah matang.

Meski begitu, bukan berarti nasi dingin bebas risiko. Cara penyimpanan menjadi faktor yang sangat penting untuk diperhatikan.

Jika nasi dibiarkan terlalu lama pada suhu ruangan setelah dimasak, bakteri bernama Bacillus cereus dapat berkembang biak dan menghasilkan racun yang berpotensi memicu gangguan pencernaan.

Gejalanya bisa berupa mual, muntah, diare, hingga kram perut yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk menghindari risiko tersebut, nasi sebaiknya segera disimpan dalam lemari pendingin setelah suhunya turun dan tidak dibiarkan berjam-jam di meja makan.

Lalu mana yang lebih sehat? Jawabannya tidak sesederhana memilih salah satu. Nasi hangat dan nasi dingin sama-sama memiliki kelebihan masing-masing tergantung kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan seseorang.

Jika membutuhkan energi cepat dan mengutamakan kenyamanan saat makan, nasi hangat bisa menjadi pilihan yang baik. Namun bagi yang sedang mengontrol gula darah, menjaga berat badan, atau ingin mendapatkan manfaat tambahan untuk kesehatan usus, nasi dingin yang disimpan dengan benar bisa menjadi alternatif yang menarik. Pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya suhu nasinya, tetapi juga porsi makan dan pola hidup sehat yang dijalani setiap hari. (*)

You Might Also Like

Gaji Driver di Jepang Tembus Rp50 Juta! JIDS Gandeng LPK Hiro & Kamisora Buka Akademi

Talud Rowosari Jebol, Warga Auto Cemas: Tolong Pasang Bronjong, Jangan Nunggu Banjir!

Agustina: Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi

Setahun Rumah Singgah Temanggung, Jadi Andalan Pasien saat Berobat ke Semarang dan Jogja

Ngeri! Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok saat Hendak Evakuasi ODGJ

TAGGED:kesehatannasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Badal Haji Murah Jadi Umpan, Jemaah Diduga Tertipu
Next Article Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG. Dapur MBG Direm Dulu, Investor Daerah 3T Mulai Bereaksi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Mangunharjo Panen Melon Premium, Agustina Minta Kampung Lain Ikutan

Gunung Slamet Jadi Medan Tempur Atlet Trail Run Jateng

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026).. HADIRKAN SOLUSI - PLN Icon Plus hadirkan solusi digital dan ekosistem hijau dalam Simposium Teknologi Informasi (TI) Hulu Migas 2026, yang digelar Asosiasi IT Minyak dan Gas (AIMG) di Yogyakarta Marriott Hotel, 30 September–2 Oktober 2026.

Perkuat Kolaborasi Industri Hulu Migas, PLN Icon Plus Hadirkan Solusi Digital dan Ekosistem Hijau

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026)..

Tragis! Atlet Selam Jepara Meninggal saat Berlaga di Porprov Jateng 2026

Rajin Lari Bikin Plak Jantung? Ini Fakta Penelitiannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)
Info

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

Agustus 7, 2026
Ilustrasi demonstrasi warga Aceh meminta penetapan status bencana nasional, dengan mengibarkan bendera bulan bintag.
Info

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

Desember 26, 2025
Info

Muhammadiyah Desa Pesantren Banjarnegara Raih Penghargaan Bupati Usai Kumpulkan 1.132 Kantong Darah

September 22, 2025
Info

Rendang Terbang ke Makkah, Auto Jadi Obat Rindu Jamaah Haji

Mei 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nasi Baru Matang Atau Dingin Semalaman, Mana Lebih Unggul?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?