BACAAJA, JAKARTA– Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan.
Dari data yang dihimpun, jumlah kecelakaan turun sekitar 3,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nggak cuma itu, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga turun cukup signifikan, yakni sebesar 24,61 persen dibanding Operasi Ketupat 2025.
Baca juga: Mudik 2026: Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan
Data ini disampaikan langsung usai monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara. “Oleh karena itu tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” ujar Kapolri.
Sinyal Positif
Menurutnya, penurunan ini jadi sinyal positif kalau kesadaran masyarakat soal keselamatan mulai meningkat. Tapi tetap, euforia mudik jangan sampai bikin lengah. Ia pun mengingatkan pemudik untuk nggak maksa di jalan. Kalau capek, mending menepi dulu. Rest area dan pos pelayanan yang disediakan bisa dimanfaatkan buat istirahat.
“Jangan buru-buru ingin cepat sampai, tapi malah membahayakan diri sendiri dan orang lain,” pesannya. Selain fokus pada arus mudik, Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk tetap siaga saat pelaksanaan Salat Idulfitri dan rangkaian kegiatan setelahnya, seperti halal bihalal yang biasanya bikin mobilitas masyarakat tetap tinggi.
Baca juga: DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali
Artinya, pengamanan nggak berhenti di jalan tol atau jalur mudik aja—tapi juga sampai ke titik-titik keramaian pasca-Lebaran. Mudik itu bukan lomba siapa paling cepat sampai—yang penting semua bisa pulang dan kumpul tanpa drama. Soalnya, yang ditunggu di rumah bukan cerita ngebut di jalan, tapi kehadiran yang utuh. (tebe)


