Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menyelamatkan Diri dengan Tertawa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Opini

Menyelamatkan Diri dengan Tertawa

Redaktur Opini
Last updated: Agustus 26, 2026 8:24 am
By Redaktur Opini
4 Min Read
Share
SHARE

Sulung Pamanggih, peternak Kambing. Tinggal di Bojongnangka, Pemalang. Ia sudah pernah menerbitkan kumpulan cerpen. “Seharusnya Malam Ini Saya Jatuh Cinta” judulnya.

Ada kalanya kita tertawa bukan karena sesuatu itu lucu. Tapi karena tidak tertawa bisa mendatangkan masalah.

Ada yang bilang, kunci hubungan harmonis adalah saling kompromi. Saya coba menerapkannya dan banyak hal mengejutkan kemudian terjadi. Saya pernah ikut mencicipi kerupuk seblak ketika pacar saya menawari. Bahkan ia sangat antusias, tatapan matanya menyala-nyala ketika mengatakan saya harus mencobanya.

Setahu saya kenikmatan makan kerupuk itu karena bunyinya yang khas saat dikunyah, dan kita pasti enggan makan kerupuk yang sudah melempem. Tapi saya tidak berkomentar apa-apa ketika makanan yang lembek dan becek mirip ubur-ubur itu masuk ke mulut saya.

Sebab menurut saya, rasa makanan bisa ditoleransi, dan agaknya tidak membutuhkan perenungan yang mendalam untuk sekedar mengatakan enak.

Tapi bagaimana jika kamu harus tertawa untuk menyenangkan hati pasangan? Masalahnya sensitivitas humor saya dan pacar saya memang sedikit berbeda. Saya juga termasuk jenis manusia yang kurang pandai berekspresi secara gestur. Dan terkadang itu memicu perdebatan kecil di antara kami. Awalnya, hal itu memang lumayan merepotkan.

Pernah pacar saya memperlihatkan video pendek di tiktok. Reaksi saya cuma datar. Dan rupanya dia kurang senang sambil memberi ancaman tidak akan memperlihatkan video apa pun lagi. Terus terang, kecantikannya memang tidak berkurang sekalipun sedang cemberut.

Tapi saya menyesal sudah membuatnya kecewa. Seharusnya saya tertawa atau paling tidak tersenyum sebagaimana ketika dia mengirimkan video lucu lewat pesan, saya  bisa membalasnya dengan stiker konyol.

Saya jadi teringat cerita Abu Nawas. Suatu hari, Baginda Raja membuat lelucon garing dan para pengawal yang tidak tertawa akan dihukum. Abu Nawas justru tertawa terpingkal-pingkal sampai berguling-guling. Ketika ditanya mengapa, ia menjawab bahwa ia bukan menertawakan lelucon Baginda, melainkan menertawakan nasib para pengawal yang harus pura-pura tertawa agar tidak masuk penjara.

Itu pukulan yang merdu buat sang raja. Sayangnya saya tidak memiliki kecerdasan setingkat Abu Nawas, dan hukuman yang diberikan pacar saya memang bukan penjara. Melainkan wajah cemberut dan mood yang berantakan.

Jika hal itu terjadi, saya biasanya kerap menjadi sasaran kekesalahnnya, apa yang saya lakukan di matanya semuanya mendadak salah.

Perkara tertawa, jika dipikir-pikir kadang memang cukup rumit. Ia melibatkan pikiran, pengalaman hidup, perasaan, dan bahkan situasi sosial. Sesuatu yang menurut kita remeh bisa membuat orang lain terpingkal-pingkal karena menyentuh pengalaman yang pernah mereka alami.

Begitupun ketika bosmu menceritakan kejadian yang dianggapnya lucu. Saya berani mempertaruhkan telinga kiri saya. Kamu tetap akan tertawa sekalipun menurutmu kering dan kosong makna.

Mungkin pada akhirnya kita tak perlu menyamakan selera humor. Cukup belajar menghargai untuk menyenangkan hati orang lain. Sebab dalam hidup, ada kalanya kita tertawa bukan karena sesuatu itu lucu. Tapi karena tidak tertawa bisa mendatangkan masalah. Jadi, silakan selamatkan dirimu dengan tertawa. Apa pun situasinya. (*)

*Tulisan dari penulis esai dan artikel tidak mewakili pandangan dari redaksi. Hal-hal yang mengandung konsekuensi hukum di luar tanggung jawab redaksi.

You Might Also Like

Selingkuh adalah Tindakan Krisis Moral

Tubuh Mahasiswa Bukan Wilayah Otoritas Akademik

Mencari “Pangku” di Kamus-Kamus Lama

Kita Ringkih dan Kalah, Tetapi Keras Kepala dan Enggan Menyerah

Sekolah Enam Hari, Solusi atau Nostalgia?

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Akhiri Dominasi Solo, Semarang Juara Umum Peparpeda Jateng 2026
Next Article PLTS Gajah Mungkur Mulai Dibangun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PECAH BAN - Pesawat CASA U-6215 jenis NC 212-200 Aviocar milik TNI Angkatan Laut (AL) yang mengalami pecah ban hingga keluar landasan pacu di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (25/8/2026).(Dok Lanud Sultan Hasanuddin)

Pesawat TNI Kecelakaan di Bandara Hasanuddin, Letkol Eko Ungkap Kondisi Kru

Ketua DPC Gerindra Semarang Joko Santoso.

Budi Arie Bicara Patahan Sejarah Prabowo Bisa Lengser sebelum Pemilu 2029, Begini Respons Gerindra

MTQ Nasional Tinggal Hitungan Hari, Jateng Klaim 90 Persen Siap

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah, Siti Farida.

Ombudsman Jateng Ikut Turun Tangan Desak Bank Mandiri Transparan: Jangan Main Gelap-gelapan

PLTS Gajah Mungkur Mulai Dibangun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota DPR RI Rahayu Saraswati mundur dari kursi DPR. Ini Mundur untuk Maju atau bagaiman?
Opini

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Mundur untuk Maju atau Mundur untuk Ngopi Dulu, Ya?

September 11, 2025
Opini

Digitalisasi Pembayaran: Kemudahan Transaksional dan Ujian Sosial

Juni 15, 2026
Opini

Cerita Kelam Petani di Pundenrejo

Desember 3, 2025
Opini

Ada Semangat Diponegoro dalam Aksi Penolakan Penambangan di Lereng Gunung Mrico

Juni 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menyelamatkan Diri dengan Tertawa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?