Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Budi Arie Bicara Patahan Sejarah Prabowo Bisa Lengser sebelum Pemilu 2029, Begini Respons Gerindra
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Budi Arie Bicara Patahan Sejarah Prabowo Bisa Lengser sebelum Pemilu 2029, Begini Respons Gerindra

R. Izra
Last updated: Agustus 26, 2026 10:52 am
By R. Izra
5 Min Read
Share
Ketua DPC Gerindra Semarang Joko Santoso.
Ketua DPC Gerindra Semarang Joko Santoso.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Viral video Budi Arie Setiadi bicara soal peluang patahan sejarah, tak menutup kemungkinan Prabowo Subianto turun sebelum 2029. Dalam video tersebut, Budi Arie bicara seperti itu di samping Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Budi Arie menyebutkan ada anomali dalam situasi dan kondisi saat ini. Mirip dengan kondisi 1998, di mana demonstasi oleh rakyat dihadapkan dengan elemen masyarakat lain. Mirip Pam Swakarsa pada 1998.

Kondisi itu, memungkinkan adanya anomali politik yang bisa jadi meruntuhkan rezim atau Presiden terpaksa mundur. Dengan kondisi seperti ini, tak menutup kemungkinan adanya percepatan Pemilu 2029. Karena itu, ia meminta orang-orang di lingkaran Jokowi tak melulu bicara Pemilu 2029, tapi juga mempersiapkan kemungkinan lebih cepat dari itu.

Bacaaja: Wacana Pilkada Lewat DPRD, Cara Gerindra Pegang Kendali Daerah
Bacaaja: Sidang Sudewo Potensi Bentrok, Massa Pro dan Kotra Sama-sama Padati Pengadilan Tipikor Semarang

Pernyataan Budi Arie mendapat respons dari Partai Gerindra di Kota Semarang. DPC Gerindra Semarang mengaku memilih tetap fokus bekerja, mengawal program Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memastikan kader tidak ikut terseret isu yang dinilai berpotensi memicu kegaduhan.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang sekaligus anggota DPRD Kota Semarang, Joko Santoso atau Joko Joss, mengatakan saat ini perhatian partainya masih tertuju pada program-program pemerintahan Prabowo yang menyentuh kepentingan masyarakat.

“Kita dari DPC Partai Gerindra Kota Semarang sebenarnya tugas utama yang kita lakukan saat ini adalah melakukan sosialisasi terhadap program-program Pak Prabowo yang berkaitan dengan bagaimana caranya memakmurkan rakyat dan masyarakat Indonesia,” ujar Joko, Rabu (26/8/2026).

Menurut Joko, wacana percepatan Pemilu justru berpotensi membuat situasi politik menjadi gaduh. Padahal, pelaksanaan Pemilu telah memiliki aturan dan jadwal yang jelas dalam konstitusi.

Karena itu, ia mengatakan seluruh jajaran kader Gerindra akan diminta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing isu tersebut.

“Ketika ada wacana seperti ini, kita akan mengerahkan sekuat tenaga kepada seluruh jajaran kader untuk mencoba memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat supaya tidak terpancing, supaya tidak membuat gaduh di masyarakat tentang isu-isu Pemilu yang dipercepat ini,” katanya.

Joko pun menyoroti pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang memunculkan wacana tersebut. Ia meminta Budi Arie lebih berhati-hati karena pernyataan politik yang dilontarkan di ruang publik bisa memicu beragam tafsir.

“Saya berharap seorang BAS agar segera sadar diri, sadar posisi supaya tidak membuat gaduh perpolitikan, membuat gaduh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sikap Gerindra Kota Semarang itu sejalan dengan pernyataan DPP Partai Gerindra. Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menegaskan, internal partai hingga kini belum membahas Pemilu 2029.

“Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas,” kata Sugiat dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Menurut Sugiat, Gerindra memilih memusatkan perhatian pada jalannya pemerintahan dan memastikan program-program Presiden Prabowo benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pembicaraan mengenai kontestasi politik 2029, apalagi kemungkinan Pemilu digelar lebih cepat, dinilai belum menjadi agenda partai.

Terkait maksud pernyataan Budi Arie, Sugiat justru meminta publik menanyakannya langsung kepada yang bersangkutan.

“Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh,” ujarnya.

Sementara di Kota Semarang, Joko memastikan Gerindra tetap melanjutkan konsolidasi hingga ke tingkat bawah. Komunikasi dengan PAC, ranting, sayap partai hingga satgas terus dilakukan.

Kader, kata dia, juga diminta memahami aturan konstitusi dan tidak ikut terbawa narasi politik yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

“Kita sebagai corong pemerintah untuk menyampaikan kepada masyarakat jangan sampai terpancing isu-isu narasi yang tidak konstitusional,” tegas Joko.

Sebelumnya, wacana mengenai kemungkinan Pemilu digelar lebih cepat mencuat setelah beredar rekaman video Budi Arie yang berbicara di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengenai momentum politik dan kemungkinan Pemilu berlangsung sebelum 2029.

Pernyataan itu kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Namun, bagi Gerindra, isu tersebut belum mengubah arah fokus partai. Di tengah ramainya wacana Pemilu dipercepat, Gerindra memilih tetap berkonsentrasi mengawal pemerintahan Prabowo dan program-program yang sedang berjalan. (dul)

You Might Also Like

Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan

Alonso Out! Real Madrid Pecat Xabi setelah Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol

Seratus Dapur MBG Hilang Jejak, Titiknya Bikin Publik Geleng Kepala Terus

Hujan Deras Semalam, Semarang Dikepung Banjir

Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI

TAGGED:budi arie setiadidpc gerindra semaranggerindraheadlinejoko santosopemuli 2029prabowo lengserprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MTQ Nasional Tinggal Hitungan Hari, Jateng Klaim 90 Persen Siap
Next Article PECAH BAN - Pesawat CASA U-6215 jenis NC 212-200 Aviocar milik TNI Angkatan Laut (AL) yang mengalami pecah ban hingga keluar landasan pacu di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (25/8/2026).(Dok Lanud Sultan Hasanuddin) Pesawat TNI Kecelakaan di Bandara Hasanuddin, Letkol Eko Ungkap Kondisi Kru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Muh Harris: Anak Lebih Antusias Makan MBG Prasmanan

Apakah Pelaku Bullying yang Masih Anak-Anak Bisa Dihukum?

Jangan Bebani Pedagang Kecil dengan Biaya Sertifikat Halal

52 Anak di Jateng Terpapar Kekerasan

WhatsApp Uji Chat Rahasia, Cuma Bisa Dibuka di HP Utama

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo merombak kabinet dengan mencopot lima menteri, termasuk Sri Mulyani dan Budi Arie. Langkah ini dinilai sebagai konsolidasi politik, sekaligus melepaskan bayang Jokowi. Publik menanti, apakah reshuffle ini akan bawa perubahan nyata atau sekadar ganti nama. Foto: dok.
Unik

Prabowo Gaspol di Pidato Perdana, Anggarkan Rp335 Triliun buat Makan Bergizi Gratis 2026

Agustus 15, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberikan keteranan kepada awak media, Selasa (26/8/2025). Foto: dok.
Politik

Puan: Sekali Lagi, Saya Minta Maaf DPR Belum Bekerja Sempurna

Agustus 30, 2025
Agus Sparmanto dan Taj Yasin bersalaman komando usai gelaran tasyakuran Muktamar PPP X di Ancol Jakarta, Minggu (28/9/2025). Agus Suparmanto dan berkoalisi dengan Taj Yasin ini, juga mengklaim bahwa kubu mereka lah yang memenangkan Muktamar PPP X secara aklamasi. Kalim serupa yang lebih dulu dilakukan kubu Mardiono. Foto: dok.
Opini

Dalang di Balik Perpecahan PPP dan Bayangan Jokowi

September 29, 2025
Daerah

Tenang Aja, PBB Semarang Tahun Ini Nggak Naik, Malah Ada Hadiah Rumah!

September 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Budi Arie Bicara Patahan Sejarah Prabowo Bisa Lengser sebelum Pemilu 2029, Begini Respons Gerindra
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?