Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menkeu Suahasil Diminta Tak Naikkan Tarif Cukai Rokok, APTI: Jangan Bikin Petani Makin Tertekan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Menkeu Suahasil Diminta Tak Naikkan Tarif Cukai Rokok, APTI: Jangan Bikin Petani Makin Tertekan

R. Izra
Last updated: September 18, 2026 8:33 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
BLUSUKAN KE GUDANG - Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) blusukan ke gudang tembakau perwakilan pabrikan rokok di Temanggung, untuk memastikan tembakau petani terserap dengan harga layak, Rabu (16/9/2026).
BLUSUKAN KE GUDANG - Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) blusukan ke gudang tembakau perwakilan pabrikan rokok di Temanggung, untuk memastikan tembakau petani terserap dengan harga layak, Rabu (16/9/2026).
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – APTI berharap Menteri Keuangan (Menkeu) baru pengganti Purbaya Yudhi Sadewa, yakni Suahasil Nazara, tak menaikkan tarif cukai rokok atau cukai hasil tembakau.

Pergantian Menteri Keuangan membuat petani tembakau ikut waswas. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Nasional Agus Parmuji berharap Menkeu baru, Suahasil Nazara, tidak mengambil kebijakan yang justru makin menekan sektor tembakau.

Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah kenaikan cukai rokok dan hasil tembakau. Menurut Agus, kenaikan cukai yang terjadi selama ini sudah berdampak ke industri tembakau dari hulu hingga hilir. Efeknya juga ikut dirasakan petani dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.

“Kami khawatir, semoga cukai tidak dinaikkan secara signifikan. Sebab ketika cukai itu dinaikkan, maka yang terjadi adalah kiamat ekonomi pertanian tembakau,” ujar Agus saat ditemui di perwakilan pabrik PT Djarum di Kupen, Kecamatan Pringsurat, Temanggung, Rabu (16/9/2026).

Agus berharap Suahasil bisa melihat persoalan tembakau secara menyeluruh. Bukan hanya menghitung berapa besar pemasukan negara dari cukai, tetapi juga mempertimbangkan nasib petani, buruh tani hingga pekerja pabrik.

Menurutnya, industri tembakau memiliki rantai ekonomi yang panjang. Tembakau ditanam petani di dalam negeri, diproses oleh industri dalam negeri, hingga memberikan kontribusi ke kas negara.

“Harapan kami menteri baru punya jiwa nasionalisme, menjaga kedaulatan petani tembakau dari hulu ke hilir, dari industrinya sampai ke petani,” katanya.

Jangan cuma kejar pendapatan negara

Agus mengingatkan pemerintah agar tidak melihat cukai hanya dari sisi penerimaan negara. Ia menilai kenaikan cukai memang bisa meningkatkan tarif pungutan. Namun, jika harga rokok semakin tinggi dan daya beli masyarakat turun, penjualan juga berpotensi ikut merosot.

“Jangan hanya berpikir tentang pendapatan negara. Yang kami takutkan Pak Menteri baru ini hanya mengejar pendapatan negara dari cukai,” tegasnya.

Menurut Agus, kebijakan cukai saat ini masih belum sepenuhnya berimbang. Ia menilai penerimaan negara dari sektor tersebut jauh lebih besar dibandingkan uang yang berputar di tingkat petani dan industri.

Bahkan, ia mengibaratkan industri hasil tembakau seperti BUMN yang dikelola swasta. Negara menikmati pendapatannya, tetapi persoalan yang muncul di sektor tersebut ikut ditanggung petani dan pelaku industri.

Karena itu, Agus meminta Kementerian Keuangan ikut menjaga keberlangsungan pertanian tembakau.

Di sisi lain, ia mendukung langkah pemerintah untuk memberantas peredaran rokok ilegal. Menurutnya, pemberantasan rokok ilegal penting agar industri legal dan petani tidak semakin tertekan.

Impor tembakau juga disorot

APTI juga meminta pemerintah mengendalikan tata niaga tembakau, termasuk arus impor. Agus mengingatkan jangan sampai tembakau impor dijual lebih murah dibandingkan tembakau hasil produksi petani dalam negeri.

“Impor itu bahaya banget kalau tidak dikendalikan. Jangan sampai tembakau yang masuk ke Indonesia lebih murah ketimbang tembakau yang ada di petani,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang kembali ke daerah dapat ditingkatkan.

Menurutnya, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas bahan baku sekaligus memperkuat sektor pertanian tembakau di daerah.

Tak hanya itu, Agus meminta pemerintah ikut turun tangan menghadapi sisa panen tembakau 2026. Ia berharap pemangku kebijakan berkoordinasi dengan industri agar tembakau petani bisa terserap dengan harga yang layak.

Apalagi, kontribusi cukai hasil tembakau terhadap negara disebut mencapai sekitar Rp203 triliun.

“Salah satu program untuk menyejahterakan rakyat saat ini harus didorong. Salah satunya lewat industri tembakau,” katanya.

Bagi APTI, kebijakan soal cukai bukan sekadar angka dalam penerimaan negara. Di baliknya ada petani, buruh tani, pekerja pabrik, hingga masyarakat yang ekonominya ikut bergerak dari sektor tembakau.

Karena itu, mereka berharap Menkeu baru tidak buru-buru menaikkan cukai tanpa menghitung dampaknya dari hulu sampai hilir. (*)

You Might Also Like

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

Pasar Modern BSB City Semarang Terbakar, 50 Kios Terdampak

Kekeringan Mengintai: Kota dan Desa Sama-Sama Terancam

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

TAGGED:apticukai rokokheadlinemenkeusuahasil nazara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PANTAU DINAMIKA REGIONAL - Dewan Komisaris PLN Icon Plus bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, untuk melihat dan memantau langsung dinamika di regional. Komisaris PLN Icon Plus Sambangi Kantor SBU Jawa Bagian Tengah, Lihat Langsung Dinamika Regional
Next Article Ketika Algoritma Menjadi Perangkat Pendisiplinan Manusia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

RESMI KERJA SAMA - PLN Icon Plus gandeng SMK Batur Jaya 1 Ceper untuk bekerja sama menyiapkan talenta vokasi menghadapi transformasi teknologi digital.
Info

PLN Icon Plus Gandeng SMK Batur Jaya 1 Ceper, Siapkan Talenta Vokasi Hadapi Transformasi Teknologi

Agustus 20, 2026
Hukum

ASN Jateng Asal Kasih Izin Tambang, Negara Boncos

Oktober 16, 2025
Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jatim, roboh.
Info

Tragedi Al Khoziny Menguak Fakta: dari 42.433 Ponpes Cuma 50 yang Punya Izin Bangunan

Oktober 6, 2025
Daerah

Mobil Dinas Dipakai Lebaran, Jabatan Sekwan Blora Langsung Dicopot

April 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menkeu Suahasil Diminta Tak Naikkan Tarif Cukai Rokok, APTI: Jangan Bikin Petani Makin Tertekan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?