Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Ibu-ibu PKK Pedurungan Lor Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Ibu-ibu PKK Pedurungan Lor Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick

R. Izra
Last updated: Februari 9, 2026 9:17 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Mahasiswa KKN Upgris mengajak ibu-ibu Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mengolah sampah plastik menjadi ecobrick.
Mahasiswa KKN Upgris mengajak ibu-ibu Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mengolah sampah plastik menjadi ecobrick.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sampah plastik sekali pakai masih jadi masalah klasik di perkotaan. Tapi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 29 punya cara kreatif buat ikut mengatasinya.

Mereka menggelar pelatihan pembuatan ecobrick bareng ibu-ibu PKK di Balai RW Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan.

Program ini masuk dalam rangkaian pengabdian bertajuk “KKN Mengabdi” dengan tema “Sigap Berkarya Nyata.” Lewat kegiatan ini, mahasiswa ingin menunjukkan kalau sampah plastik yang biasanya cuma dibuang ternyata masih bisa diubah jadi barang bermanfaat.

Buat yang belum familiar, ecobrick adalah teknik mengolah sampah plastik dengan cara memotongnya kecil-kecil lalu memadatkannya ke dalam botol plastik bekas sampai keras seperti batu bata. Tujuannya simpel: mencegah plastik mencemari tanah dan saluran air.

Selama pelatihan yang digelar pada Selasa (3/2/2026) pekan lalu, para ibu PKK diajak langsung praktik. Mereka membawa berbagai sampah plastik dari rumah, mulai dari bungkus deterjen, kemasan camilan, sampai kantong kresek.

Setelah dibersihkan dan dikeringkan, plastik dimasukkan ke botol lalu dipadatkan pakai tongkat kayu.

Hasilnya? Botol-botol padat itu nantinya bisa disusun jadi furnitur sederhana, seperti kursi, meja, bahkan dekorasi taman. Lumayan, dari sampah bisa jadi sesuatu yang estetik sekaligus fungsional.

Mahasiswa KKN Upgris mengajak ibu-ibu Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mengolah sampah plastik menjadi ecobrick.
Mahasiswa KKN Upgris mengajak ibu-ibu Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mengolah sampah plastik menjadi ecobrick.

Koordinator KKN UPGRIS Kelompok 29, Liza Veronika, mengatakan program ecobrick dipilih karena volume sampah rumah tangga di wilayah tersebut tergolong tinggi.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang praktis dan murah. Ecobrick tidak butuh biaya besar, tapi dampaknya bisa terasa untuk mengurangi tumpukan sampah. Harapannya, ibu-ibu PKK bisa mengelola limbah domestik secara mandiri,” jelas Liza, Senin (9/2/2026).

Ia juga berharap pola pikir masyarakat bisa mulai bergeser—plastik bukan cuma sampah, tapi juga material alternatif yang masih punya nilai guna.

Respons warga pun terbilang positif. Ketua PKK Kelurahan Pedurungan Lor, Ibu Jimy, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Selama ini plastik biasanya langsung dibakar atau dibuang. Ternyata bisa diolah jadi kursi yang kuat dan cantik. Pelatihannya juga gampang diikuti dan jadi kegiatan positif buat ibu-ibu,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berencana menjadikan ecobrick sebagai program rutin di setiap dasawisma agar lingkungan Pedurungan Lor makin bersih dan nyaman.

Lewat kolaborasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap gerakan ecobrick bisa terus berlanjut dan jadi kebiasaan baru di masyarakat. Karena pada akhirnya, menjaga lingkungan nggak harus selalu lewat langkah besar, aksi kecil yang konsisten juga bisa bikin perubahan nyata. (*)

You Might Also Like

Liputan Demo Bencana Nasional di Aceh, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum TNI

PSIS ke Sleman Bukan Cari Sunrise, Tapi Tiga Poin

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang

TAGGED:ecobrickkknkkn upgrispedurunganupgris
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Moody’s Turunin Outlook Utang RI Gara-gara MBG, Begini Kata Menkeu Purbaya
Next Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, memukul gong sebagai penanda resminya peluncuran logo sekaligus penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) digelar di Pendopo GPH Joyokusumo, Minggu malam (8/2/2026). Solo Punya Logo Baru di Usia ke-281, Respati Gandeng ISI: Biar Nggak Ada Unsur Subjektif

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah.
Pendidikan

Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Oktober 6, 2025
Olahraga

Siwo Award 2025, Panas Sejak Awal

Januari 6, 2026
Info

Jalur Dieng Dibilang Putus Total? BPBD Banjarnegara Buka Fakta

Maret 7, 2026
Polisi mengatur lalu lintas di area Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. (ist)
Info

Tol Kalikangkung Mulai “Diserbu”: 33 Ribu Mobil dari Jakarta Antre Masuk Semarang

Maret 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Ibu-ibu PKK Pedurungan Lor Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?