Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Minta Pancasila Hidup di Program Nyata
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Minta Pancasila Hidup di Program Nyata

Setiap 1 Juni, Pancasila kembali dibacakan, diingat, dan diperingati. Tapi bagi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya berhenti di podium upacara. Pancasila harus terasa manfaatnya di lapangan, hadir dalam layanan kesehatan, bantuan rumah layak huni, pemberdayaan pesantren, hingga perlindungan masyarakat pesisir.

T. Budianto
Last updated: Juni 1, 2026 4:46 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
INSPEKTUR UPACARA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila tingkat Jateng di halaman Kantor Gubernur, Senin (1/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Jawa Tengah tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Pemprov Jateng ingin memastikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila benar-benar diterjemahkan menjadi program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi usai mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila tingkat Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (1/6/2026).

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Menurut Luthfi, Pancasila tetap menjadi alat pemersatu yang mampu mengikat keberagaman masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, bahasa, dan latar belakang sosial.

“Nilai Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa. Maka harus kita dengung-dengungkan,” kata Luthfi. Ia menegaskan, Pancasila harus menjadi pegangan utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat

Terlebih Jawa Tengah memiliki keragaman yang besar yang membutuhkan semangat persatuan sebagai fondasi utama. “Apapun suku, bangsa, bahasa, maupun ras, tetap Pancasila sebagai perekat kita,” ujarnya.

Menurut Luthfi, semangat tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui pidato atau slogan. Karena itu, Pemprov Jateng berupaya menerjemahkan nilai-nilai Pancasila melalui sejumlah program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Beberapa program yang saat ini dijalankan antara lain Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang mendekatkan layanan kesehatan kepada warga, Kecamatan Berdaya untuk memperkuat pembangunan berbasis wilayah, hingga Pesantren Obah yang mendorong kemandirian dan pemberdayaan lingkungan pesantren.

Generasi Muda

Selain itu ada pula Kartu Zilenial yang menyasar generasi muda, program 1 KK 1 Rumah Layak Huni untuk membantu keluarga kurang mampu mendapatkan hunian yang lebih layak, serta Mageri Segoro yang fokus pada perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

Tak hanya itu, Pemprov Jawa Tengah juga menghadirkan layanan daycare untuk buruh sebagai bentuk dukungan terhadap keluarga pekerja agar tetap produktif tanpa mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Melalui amanat tersebut, pemerintah daerah diminta memastikan setiap kebijakan publik yang lahir selalu berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan berpihak kepada masyarakat.

Baca juga: Megawati: Pancasila Jangan Cuma Jadi Lirik Lagu

“Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Luthfi.

Bagi Pemprov Jateng, menjaga Pancasila bukan hanya soal menghafal lima sila. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana nilai-nilai itu bisa hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui kebijakan yang adil, inklusif, dan memberi manfaat nyata.

Sebab rakyat tidak merasakan Pancasila dari spanduk yang terpasang di pinggir jalan. Mereka merasakannya ketika layanan kesehatan datang lebih dekat, rumah menjadi lebih layak, pekerjaan lebih terbantu, dan tidak ada yang merasa tertinggal. Di situlah Pancasila berhenti menjadi teks dan mulai menjadi kenyataan. (tebe)

You Might Also Like

Polda Jateng Tegaskan Anggota Tetap Wajib Kooperatif saat Dipanggil Kejaksaan, Namun….

Menpora-Menpar Dukung Sport Tourism

3 Napi Terorisme Lapas Magelang Ikrar Setia NKRI

Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng

Agro Wisata Tambi Wonosobo Tembus 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025

TAGGED:gubernur jatengharlah pancasilaheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur
Next Article Dari Balik Tembok Lapas, Semangat Pancasila Tetap Berkibar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

Masya Allah Kalimat Singkat Maknanya Dalam Banget, Kapan Penggunaannya?

Semut Datang Terus? Coba Amalkan Doa Nabi Sulaiman AS Ini

PERIKSA KESEHATAN RUTIN - Pemeriksaan kesehatan harian merupakan implementasi nyata budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang terus ditanamkan di lingkungan PLN Icon Plus.

Personel Sehat, Layanan Hebat: PLN Icon Plus Konsisten Perkuat Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

NAIK KERETA--Turis asing sedang bertanya dengan petugas saat mau menaiki kereta sebagai moda transportasi. (ist)

Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tumpukan uang sitaan korupsi BUMD Cilacap dipamerkan Kejati Jateng. (bae)
Hukum

Top Korupsi di Jateng, Kasus Sritex dan BUMD Cilacap Masih Bertakhta

Desember 27, 2025
Hukum

Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur

April 27, 2026
Info

Semarang Masuk Jajaran “Transformer City” Nasional

Juli 2, 2026
Ilustrasi gempa bumi.
Info

Gempa 4.7 SR Guncang Padang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Juni 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Minta Pancasila Hidup di Program Nyata
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?