Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Buka Suara Kasus 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Buka Suara Kasus 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG

R. Izra
Last updated: Agustus 4, 2026 9:51 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi buka suara soal dugaan keracunan MBG yang menimpa ratusan siswa dan guru SMKN 6 Semarang.

Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 6 Semarang kini naik ke tingkat pusat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengaku sudah merampungkan evaluasi awal. Seluruh hasilnya pun telah diserahkan ke Badan Gizi Nasional (BGN).

Bacaaja: BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan
Bacaaja: 707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Gejala yang Dirasakan

Artinya, keputusan selanjutnya kini berada di tangan pemerintah pusat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, Pemprov hanya melakukan evaluasi dan pendalaman awal. Karena program MBG berada di bawah kewenangan BGN, tindak lanjut sepenuhnya akan ditentukan lembaga tersebut.

“Kita sudah melakukan evaluasi, sudah diteliti dan hasilnya sudah kita laporkan kepada Badan Gizi Nasional karena kewenangannya ada di sana,” kata Luthfi, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, koordinasi dengan BGN terus dilakukan sejak kasus ini mencuat.

Bahkan, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono disebut sudah datang langsung ke Semarang untuk melihat kondisi para korban yang sempat menjalani perawatan.

“BGN juga sudah turun. Nanti semuanya akan dilakukan evaluasi bersama,” ujarnya.

Luthfi juga belum mau berspekulasi soal kemungkinan penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Menurutnya, keputusan itu bukan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“BGN yang berhak. Kalau kita hanya pengguna teknis,” tegasnya.

Kasus ini menyita perhatian publik setelah ratusan warga sekolah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG pada Kamis (30/7/2026).

Data sementara mencatat ada 707 orang yang terdampak. Rinciannya, 693 siswa dan 14 guru SMKN 6 Semarang.

Sebagai langkah awal, operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi yang memasok makanan ke sekolah tersebut telah dihentikan sementara.

Koordinator Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Jawa Tengah, Hadi Riajaya, mengatakan penghentian operasional dilakukan agar proses investigasi bisa berjalan maksimal.

“SPPG benar sudah di-suspend. Untuk hasil pendalaman sudah kami laporkan ke pimpinan. Selanjutnya menunggu press release dari pimpinan pusat,” kata Hadi.

Ia menjelaskan, penghentian sementara itu merupakan bagian dari prosedur evaluasi untuk memastikan penyebab insiden benar-benar diketahui sebelum dapur kembali beroperasi.

Saat ini, pemerintah masih menunggu hasil investigasi laboratorium dan keputusan resmi dari Badan Gizi Nasional terkait penyebab dugaan keracunan massal tersebut, sekaligus langkah lanjutan yang akan diambil terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Semarang. (*)

You Might Also Like

Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Erupsi Gunung Semeru, 32 Kali Gempa Guguran dalam 6 Jam

Pasar Belik Pemalang Lagi-Lagi Dilalap Api

Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi

Emas Pegadaian Lagi Turun, Galeri24 dan UBS Ikutan

TAGGED:ahmad luthfigubernur jatenghasil evaluasikeracunan MBGsmkn 6 semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Prabowo Nyeplos Teheran Punya Nuklir, Kedubes Iran Bikin Pernyataan Menohok: Haram!
Next Article Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) safari politik untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Buni Yani Minta Jokowi Fokus Hadapi Sidang, Jangan Safari Politik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

Wali Kota Solo Respati Ardi.

Sengketa Sriwedari, Wali Kota Solo Ungkap Fakta Mengejutkan: Ibu Saya Ahli Waris, tapi . . .

Kasus Dugaan Pengeroyokan Advokat di Jl Veteran Naik Penyidikan

Lapas Purwodadi Gelar Shalat Istisqa, Pegawai dan Peserta Magang Diajak Introspeksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Juni 29, 2026
Pendidikan

Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang

Agustus 31, 2026
Info

Setelah Nepal, Madagaskar Membara: Demo Krisis Listrik Berujung Tragedi

September 28, 2025
Olahraga

Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang

Juni 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Buka Suara Kasus 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?