Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Link BSU Palsu Gentayangan di WhatsApp, Pekerja Wajib Waspada
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Link BSU Palsu Gentayangan di WhatsApp, Pekerja Wajib Waspada

Nugroho P.
Last updated: Oktober 26, 2026 12:02 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi BSU, awas waspada banyak penipuan dengan modus BSU melalui WhatsApp.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ternyata dimanfaatkan oknum untuk menjerat pekerja lewat modus penipuan digital. Pesan berantai di WhatsApp hingga DM media sosial digunakan untuk menyebarkan tautan palsu yang menjanjikan pencairan bantuan, tetapi justru mengincar data pribadi calon korban.

Contents
Logo Kemnaker Belum Tentu Jaminan AsliJangan Asal Berikan NIK, PIN, dan Kode OTPTelanjur Klik Link Mencurigakan? Jangan Panik

Modusnya terbilang sederhana. Pekerja diminta mengeklik tautan tertentu, lalu mengisi informasi sensitif seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan dalih untuk verifikasi atau mempercepat pencairan BSU.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar tidak gampang tergiur informasi semacam ini. Pekerja diminta memastikan kebenaran kabar bantuan melalui saluran resmi pemerintah sebelum mengeklik tautan atau menyerahkan data pribadi.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menegaskan masyarakat perlu lebih teliti menghadapi informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Kemnaker dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” ujar Indah, dikutip Senin (26/10/2026).

Logo Kemnaker Belum Tentu Jaminan Asli

Indah mengingatkan, pelaku penipuan bisa menggunakan berbagai cara untuk membuat informasi palsu terlihat meyakinkan. Salah satunya dengan memasang logo Kemnaker pada pesan, gambar pengumuman, atau situs yang mereka sebarkan.

Karena itu, pekerja tidak boleh langsung percaya hanya karena sebuah informasi mencantumkan identitas kementerian. Keaslian sumber dan alamat situs tetap harus diperiksa sebelum mengikuti instruksi yang diberikan.

Untuk mendapatkan informasi mengenai BSU, masyarakat diminta mengakses kanal komunikasi resmi Kemnaker atau laman bsu.kemnaker.go.id.

Jika laman tersebut belum bisa diakses, pekerja sebaiknya menunggu informasi resmi berikutnya. Jangan buru-buru mencari tautan alternatif yang belum jelas asal-usulnya karena bisa saja digunakan untuk mencuri data pribadi.

Jangan Asal Berikan NIK, PIN, dan Kode OTP

Selain mewaspadai tautan palsu, masyarakat juga perlu menjaga kerahasiaan data pribadi. NIK, kode OTP (one-time password), PIN, dan kata sandi tidak boleh diberikan kepada pihak yang tidak jelas identitas maupun kewenangannya.

Data tersebut berisiko disalahgunakan apabila jatuh ke tangan pelaku penipuan. Karena itu, pekerja perlu berhati-hati ketika menerima pesan yang meminta informasi pribadi dengan alasan pencairan atau pengecekan status bantuan.

Kemnaker juga menegaskan bahwa program BSU tidak dipungut biaya. Artinya, pekerja tidak perlu membayar siapa pun dengan alasan mempercepat pencairan, mengurus administrasi, atau memastikan bantuan masuk ke rekening.

Jika ada pihak yang meminta uang agar BSU bisa cair, masyarakat patut mencurigai tawaran tersebut dan memeriksa kebenarannya melalui kanal resmi.

Telanjur Klik Link Mencurigakan? Jangan Panik

Bagi pekerja yang sudah telanjur mengeklik tautan mencurigakan, Kemnaker mengimbau agar segera menutup laman tersebut dan memeriksa kebenaran informasi melalui saluran resmi.

Jika sudah memasukkan data pribadi, pekerja perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan lanjutan, permintaan kode OTP, atau aktivitas akun yang tidak dikenal. Apabila kata sandi telah diberikan, segera ganti kata sandi terkait dan amankan akun yang berpotensi terdampak.

Indah menegaskan, kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah semakin banyak pekerja menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan BSU maupun Kemnaker.

“Bapak Menaker Prof. Yassierli selalu mengingatkan kami untuk mengantisipasi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan BSU dan Kementerian,” pungkas Indah.

Kemnaker mengingatkan pekerja agar tidak mudah percaya pada pesan berantai, DM, atau tawaran bantuan yang belum terverifikasi. Pastikan informasi berasal dari kanal resmi, jangan sembarangan mengeklik tautan, dan jangan pernah membayar untuk mendapatkan BSU. (*)

You Might Also Like

261 Pegawai BGN Dicoret, Bersih-Bersih Internal Dimulai

Kontingen Jateng Siap Berlaga di Pornas Korpri 2025, Sekda: Main Jujur dan Sportif!

Jelang Putusan MK, Ini Titik Panas Perkara Gibran

Soal Ketahanan Pangan, Semarang Bawa Solusi ke Panggung Nasional

Kapolri Listyo Sigit Ngotot Tolak Polri di Bawah Kementerian: Mending Saya Jadi Petani

TAGGED:bsuBSU Palsuwhatsapp
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK Sulap Tanah Rampasan Korupsi Jadi Penunjang Layanan BPN
Next Article ESDM Cari Pengawal Energi, Honor Tembus Rp6,5 Juta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Polemik Pembatasan Konten Karhutla di Medsos, Begini Respons Komdigi

Polres Banjarnegara Turun 14 Hari, Incar 15 Pelanggaran

LAYANAN ANDAL - Kualitas layanan yang andal mengantarkan PLN Icon Plus meraih peringkat ke-21 dari 100 perusahaan dalam Danantara Indonesia CX100 2026.

Kualitas Layanan Pelanggan Antarkan PLN Icon Plus Raih Penghargaan CX100 2026

Cuma Punya Waktu Sehari? Tetap Gas Liburan Tipis-Tipis!

Semut Nyelonong ke Layar Laptop? Ini Penyebab dan Solusinya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS

Juli 6, 2026
Olahraga

Formula E Jakarta 2025 Hanya Digelar Sekali, Catat Jadwal dan Barang-Barang yang Dilarang Masuk

Juni 19, 2025
Gambar ilustrasi warga yang sedang memberikan suaranya dalam pemilu. Usulan Cak Imin mengenai kepala daerah dipilih atau ditunjuk presiden atau pemerintah pusat, berpotensi pada kemunduran demokrasi dan menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist.
Politik

Wacana Pilkada Lewat DPRD, Cara Gerindra Pegang Kendali Daerah

Desember 30, 2025
Daerah

Semarang Punya Tarian Baru

Agustus 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Link BSU Palsu Gentayangan di WhatsApp, Pekerja Wajib Waspada
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?