Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 261 Pegawai BGN Dicoret, Bersih-Bersih Internal Dimulai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

261 Pegawai BGN Dicoret, Bersih-Bersih Internal Dimulai

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak cuma sibuk memastikan makanan sampai ke siswa. Di balik layar, Badan Gizi Nasional (BGN) kini juga sedang "cuci gudang".

T. Budianto
Last updated: Juli 28, 2026 4:19 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan langkah tegas dengan memberhentikan 261 pegawai nonaparatur sipil negara (non-ASN) sebagai bagian dari penertiban internal dan penguatan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, keputusan tersebut diumumkan pada Senin (27/7/2026). Dari total pegawai yang diberhentikan, sebanyak 224 orang merupakan pegawai non-ASN, sedangkan 37 lainnya berstatus tenaga ahli.

“Mayoritas diberhentikan karena dugaan pelanggaran disiplin dan pelanggaran aturan lainnya,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta.

Tak berhenti di situ, BGN juga sedang memproses sembilan aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diduga melakukan pelanggaran disiplin berat. Mereka terancam mendapat sanksi hingga pemberhentian.

Baca juga: Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG

Sementara itu, 39 ASN dan PPPK lainnya dijatuhi sanksi atas pelanggaran disiplin ringan. Bentuk hukumannya beragam, mulai dari mutasi, demosi, hingga sanksi administratif dan peringatan.

Sudaryono mengungkapkan, pelanggaran yang ditemukan tidak hanya soal kedisiplinan. Ada pula dugaan keterlibatan dalam praktik judi daring hingga indikasi tindak pidana korupsi.

Menurutnya, langkah tegas tersebut diperlukan untuk menjaga kredibilitas lembaga sekaligus memastikan program MBG berjalan sesuai aturan. “Kami ingin melindungi pegawai yang bekerja dengan baik. Karena itu, pelanggaran yang mencoreng nama institusi harus ditindak tegas,” katanya.

Prioritas Utama

Ia menegaskan, pemberantasan korupsi menjadi salah satu prioritas utama BGN, selain memastikan program Makan Bergizi Gratis tepat sasaran dan mendorong transparansi serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan.

Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono juga mengingatkan para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG agar tidak bermain-main dengan meminta komisi maupun imbalan kepada mitra penyedia layanan.

Menurutnya, kepala SPPG yang berstatus PPPK termasuk penyelenggara negara sehingga praktik meminta fee dapat masuk kategori gratifikasi bahkan tindak pidana korupsi.

BGN pun membuka jalur pengaduan bagi masyarakat maupun mitra yang menemukan dugaan pelanggaran. Jika terbukti, kepala SPPG yang bersangkutan akan diberhentikan dan operasional dapur MBG dapat dihentikan sementara.

Selain itu, BGN juga menaruh perhatian pada potensi mark up harga bahan pangan dalam pengadaan MBG. Sudaryono menegaskan seluruh proses pengadaan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tidak menguntungkan pihak tertentu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN

Saat ini, BGN masih melakukan pendataan menyeluruh terkait pelaksanaan program MBG, mulai dari jumlah dapur SPPG yang beroperasi, sekolah yang dilayani, hingga jumlah penerima manfaat. Data tersebut akan diumumkan kepada publik setelah proses verifikasi selesai.

Menurut Sudaryono, fokus BGN saat ini bertumpu pada tiga agenda besar, yakni memberantas praktik koruptif, membenahi tata kelola kelembagaan, dan meningkatkan transparansi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Kalau makanan bergizi harus bebas dari bahan berbahaya, programnya pun rupanya harus bebas dari oknum bermasalah. Sebab, menu terbaik sekalipun bisa kehilangan rasa kalau dapurnya masih menyisakan praktik yang tak sehat. (tebe)

You Might Also Like

Pigai Sudah Nonton Pesta Babi, Tapi Pilih Tetap Diam

Ospek Maba UPGRIS Angkat Konflik Agraria, Caping Jadi Simbol Sikap

Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Massa Jateng Guyub Ruqyah Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

KPK Bidik Pengusaha Tambang, Kasus Bupati Klaten Memanas

TAGGED:bgnheadlinekorupsi bgnsudaryono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KEMERIAHAN HAN 2026 - PLN Icon Plus perkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026. PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan melalui Peringati Hari Anak Nasional 2026
Next Article Mas Dewan RI Minta Pariwisata Indonesia Benahi Fondasi: Tak Cukup Jual Bali Saja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan Ditutup? Begini Infonya

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

Mei 4, 2026
Info

Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten

November 20, 2025
Tersangka kasus kematian dosen Untag, AKBP Basuki (baju biru) diperiksa di kejaksaan, Jumat (13/2/2026). (ist)
Hukum

Drama Kematian Dosen Untag Semarang Makin Panas! AKBP Basuki Resmi Ditahan

Februari 13, 2026
Mbak Putri, sarja hukum yang milih jadi tukang jamu.
Kerjo Aneh-aneh

Kerjo Aneh-aneh: Bakul Jamu Unik, Jualan Sambil Nyanyi dan Live TikTok

Oktober 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 261 Pegawai BGN Dicoret, Bersih-Bersih Internal Dimulai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?