Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lawan Stunting Lewat Peran Ayah, Wonosobo Gas Program Keluarga Hangat Bersama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Lawan Stunting Lewat Peran Ayah, Wonosobo Gas Program Keluarga Hangat Bersama

Berdasarkan data hingga semester pertama 2026, tercatat sekitar 146.404 keluarga memiliki risiko stunting. Angka tersebut menjadi tantangan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Nugroho P.
Last updated: Juli 7, 2026 12:54 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi stunting.
SHARE

BACAAJA, WONOSOBO – Ratusan ribu keluarga di Kabupaten Wonosobo masih masuk kategori berisiko stunting. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.

Berdasarkan data hingga semester pertama 2026, tercatat sekitar 146.404 keluarga memiliki risiko stunting. Angka tersebut menjadi tantangan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Alih-alih hanya berfokus pada pemenuhan gizi, Pemerintah Kabupaten Wonosobo memilih memperkuat peran keluarga sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah meluncurkan Gerakan WAYAH atau Waktu Bersama Ayah serta Kelas AMAN yang merupakan singkatan dari Ayah Idaman.

Kedua program itu diperkenalkan saat puncak Festival Cinta Keluarga IV yang digelar di Pendopo Bupati Wonosobo, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 dan Hari Anak Nasional ke-42.

Ratusan peserta hadir secara langsung, sementara kader dari berbagai wilayah turut mengikuti kegiatan secara daring sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan keluarga.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari jalan, jembatan, atau fasilitas umum yang semakin baik.

Menurutnya, kemajuan sebuah daerah justru dimulai dari kualitas manusianya, dan pembentukan karakter itu lahir pertama kali dari lingkungan keluarga.

Afif menilai rumah adalah sekolah pertama bagi anak untuk belajar tentang nilai kehidupan, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga membangun cita-cita.

Karena itu, pembangunan keluarga harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari masa kehamilan, kesehatan ibu dan anak, pengasuhan, hingga menciptakan keluarga yang sehat dan mandiri.

Ia juga menyoroti masih kuatnya anggapan bahwa urusan mengasuh anak sepenuhnya menjadi tanggung jawab ibu.

Padahal, menurut Afif, kehadiran seorang ayah memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak, baik secara emosional maupun psikologis.

Melalui Gerakan WAYAH dan Kelas AMAN, pemerintah ingin mengubah cara pandang tersebut sekaligus mengajak para ayah lebih aktif mendampingi keluarga.

Konsep “Ayah Wajib Hadir” yang diusung dalam program ini bukan hanya soal berada di rumah, tetapi benar-benar terlibat dalam kehidupan anak setiap hari.

Mulai dari mendengarkan cerita anak, menemani belajar, memberikan dukungan, hingga menjadi contoh dalam bersikap dan berperilaku.

Program ini juga tidak hanya ditujukan kepada ayah kandung. Sosok laki-laki lain yang berperan dalam keluarga, seperti kakek, paman, maupun wali, juga diharapkan ikut mengambil bagian.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo meyakini penguatan peran keluarga menjadi salah satu investasi penting untuk menekan angka stunting sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat.

Dengan kolaborasi antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang penuh perhatian sehingga memiliki peluang lebih besar menjadi generasi unggul di masa mendatang. (*)

You Might Also Like

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

ASN, Ingat Ya! Liburan Nggak Boleh Pakai Mobil Dinas

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

Update Terbaru Kabar Longsor Majenang di Balik Jalan Terjal Pencarian Hari Ini

Rupiah Borobudur Playon 2025: Bukan Sekadar Lari, tapi untuk Berbagi, Literasi, dan Donasi

TAGGED:ayahstuntingwonosobo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Harga Ambles Bikin Emosi, Peternak Solo Protes Guyur Badan Pakai Telur
Next Article Siang Terik Malam Menggigil, Warga Jogja Diminta Jaga Kondisi Tubuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Arsip Pemerintah Jangan Cuma Disimpan, Itu Rekam Jejak yang Harus Dijaga

Kasus Bullying Muncul Lagi, Sekolah Diminta Introspeksi

WNA DITANGKAP: Warga negara Ghana berinisial GKF (berrompi oranye) diamankan petugas karena melanggar aturan keimigrasian. (ist)

Warga Ghana Main Tarkam Bayaran di Semarang, Berakhir Diciduk Imigrasi

Ilustrasi aksi perundungan (bullying) atau kekerasan siswa di sekolah.

Siswa SD di Pemalang Tewas Dihajar Kakak Kelas, Polisi Ungkap Pekerjaan Orang Tua Terduga Pelaku

Ilustrasi rapat paripurna DPR RI.

Dok! DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan Baru, Terpisah dari UU Cipta Kerja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

Januari 6, 2026
Kegiatan pelayanan perijinan (investasi) di PTSP Jawa Tengah tetap berjalan lancar dan kondusif, Rabu (3/9/2025), meskipun pasca-dilanda demo. Foto: Bae
DaerahEkonomi

Investasi Jawa Tengah Tetap On Fire! Layanan Perizinan Jalan Terus Meski Demo Melanda

September 3, 2025
Info

Wonosobo Punya Gaya, Kolaborasi Seni yang Ngeblend Total

Oktober 30, 2025
Daerah

Hadapi Nataru, Sampah Jadi Musuh Bersama

Desember 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lawan Stunting Lewat Peran Ayah, Wonosobo Gas Program Keluarga Hangat Bersama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?