Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemenhub RI: 38,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kemenhub RI: 38,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng

Lebaran 2026 belum datang, tapi vibes mudiknya sudah terasa. Jateng lagi-lagi jadi destinasi favorit. Diprediksi 38,71 juta orang bakal pulang kampung kampung. Pemprov pun nggak mau kecolongan, posko didirikan, CCTV dinyalakan, sampai ramp check bus digencarkan.

T. Budianto
Last updated: Februari 26, 2026 5:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ARUS MUDIK: Kepadatan kendaraan yang akan memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada puncak arus mudik Lebaran tahun lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Provinsi Jawa Tengah diprediksi jadi magnet utama pemudik tahun ini. Data survei nasional dari Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan mencatat, sebanyak 38,71 juta orang menjadikan Jateng sebagai tujuan mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Arief Djatmiko menyebut, secara internal pihaknya memperkirakan sekitar 17,7 juta orang bakal benar-benar masuk dan melintas ke wilayah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi.

Baca juga: Mudik Aman, Wisata Nyaman: Parakan-Dieng Resmi Mulus

“Secara nasional, lebih dari 40 persen pemudik menjadikan Jawa Tengah sebagai tujuan utama,” ujar Arief saat program Jateng Bicara di Studio Jateng Radio, Banyumanik, Kamis (26/2/2026).

Untuk mengantisipasi lonjakan arus, posko Lebaran bakal aktif mulai H-8 (13 Maret) sampai H+7 atau 30 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 dan 17 Maret.

Pemantauan dilakukan lewat CCTV di titik-titik strategis seperti Pasar Gombong, Simpang Ketanggungan, Lingkar Bumiayu, Wangon, Buntu, Bawen, Exit Tol Prambanan, Bandungan, Dieng, hingga Bayeman-Purbalingga.

Kondisi Cuaca

Nggak cuma lalu lintas, kondisi cuaca juga dipantau lewat perangkat pengindera jarak jauh. Maklum, curah hujan di sejumlah wilayah Jateng masih tinggi. Nantinya, akses CCTV daring bisa dimanfaatkan pemudik buat cek situasi jalan sebelum berangkat.

Dishub juga koordinasi dengan DPUPR untuk memastikan jalan provinsi tetap mantap dilalui. Beberapa ruas yang kualitas aspalnya menurun akibat hujan sudah masuk daftar perbaikan.

Yang nggak kalah penting: ramp check alias inspeksi kendaraan bakal super ketat. Bus yang nggak laik jalan dipastikan nggak boleh beroperasi. “Ramp check dilakukan H-1 sebelum keberangkatan. Kalau tidak laik, pasti tidak jalan,” tegas Arief.

Pemeriksaan ini berlaku buat semua: bus umum, armada mudik gratis Pemprov, Terminal Tipe B (provinsi), sampai Terminal Tipe A (pusat). Pengawasan juga diperluas ke titik rawan dan kawasan wisata.

Baca juga: Sambut Arus Mudik, Perbaikan Jalan Dideadline Rampung H-10 Lebaran

Data Kementerian Perhubungan menunjukkan pergerakan terbesar pemudik berasal dari Jawa Barat (30,97 juta), DKI Jakarta (19,93 juta), dan Jawa Timur (17,12 juta).

Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih jadi pilihan utama (76,24 juta orang), disusul sepeda motor (24,08 juta), dan bus (23,34 juta). Pengguna mobil mayoritas lewat tol, sementara motor cenderung pilih jalur alternatif. Arief pun mengingatkan pemudik untuk nggak cuma fokus sampai tujuan, tapi juga selamat di perjalanan.

“Kalau pakai kendaraan umum, pastikan laik jalan. Kalau pakai kendaraan pribadi, siapkan fisik, kesehatan, dan kondisi kendaraan. Taat aturan lalu lintas,” pungkasnya.

Mudik memang tradisi tahunan, tapi skalanya makin masif tiap tahun. Jateng siap jadi tuan rumah bagi puluhan juta orang. Tinggal satu hal yang nggak boleh ketinggalan: sabar di jalan. Karena macet itu mungkin, tapi celaka jangan sampai jadi bagian dari cerita pulang kampung. (tebe)

You Might Also Like

300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

Kasus Bullying di Grobogan, Mendikdasmen Soroti Minimnya Pengawasan Guru

Dukung Industri Hijau, Jateng Segera Bangun Dua PLTS Terapung

Sehari Diterjang Hujan, Banyumas Keteter 23 Bencana

Meriah! Solo Pamer Barongsai sampai Dramatari Jawa di Festival Imlek Nasional

TAGGED:headlinekemenhubmudik lebaran 2026pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!
Next Article Satu Tahun Agustina-Iswar: Ijazah Nggak Lagi Disandera, SPP Nggak Bikin Deg-degan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Penuntut umum Kejari Kota Semarang sedang memeriksa tersangka dan berias perkara kasus pajak. (ist)

Kemplang Pajak Rp5,2 Miliar, Direktur Perusahaan Solar di Semarang Ditahan Kejaksaan

Sampai Kapan Saya Terus Menjadi Santri?

LINKK Semar Latih Penyandang Disabilitas Biar Nggak Cuma ‘Nunggu Diselamatkan’

Tanpa Rafinha-Dutra Lawan Persipura

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Tujuh Tahun Main Petak Umpet, Buron Kasus Penggelapan Dibekuk di Semarang

September 20, 2025
Daerah

DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru

Juli 10, 2025
Info

Ngeri Tapi Nyata, Puluhan Anak Masuk Grup “True Crime”

Januari 7, 2026
Daerah

Gubernur Jateng Ajukan Rp73 Triliun, Fokus Tangani Rob dan Banjir

Juli 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemenhub RI: 38,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?