BACAAJA, SOLO – Rencana Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah mendapat respons santai dari PDI Perjuangan. Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menilai langkah tersebut merupakan hak politik setiap warga negara.
Ganjar mengatakan Kaesang memang berasal dari Solo. Karena itu, jika memilih bertarung dari daerah asalnya, keputusan tersebut dinilai wajar dan patut dihormati.
Menurutnya, kontestasi politik bukan soal siapa melawan siapa. Yang terpenting adalah masyarakat diberi kebebasan menentukan pilihan melalui proses demokrasi yang sehat.
Ia menegaskan setiap warga negara memiliki hak konstitusional yang sama untuk maju dalam pemilihan umum selama memenuhi aturan yang berlaku.
Ganjar juga mengingatkan bahwa UUD 1945 memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan, termasuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.
Karena itu, PDIP tidak mempersoalkan jika Kaesang nantinya maju dari dapil yang sama dengan Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.
Menurut Ganjar, yang akan menjadi penentu bukan sekadar nama besar atau latar belakang politik seseorang. Kepercayaan masyarakat tetap dibangun lewat rekam jejak, kedekatan dengan warga, dan kerja nyata.
Ia menegaskan PDIP tetap menghormati seluruh peserta pemilu yang akan ikut bersaing pada Pileg 2029.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan dirinya siap maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil V Jawa Tengah yang meliputi wilayah Kota Solo.
Pengumuman itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Solo pada Sabtu malam, 25 Juli 2026.
Di hadapan kader PSI, Kaesang meminta seluruh calon legislatif menjaga kekompakan menjelang Pemilu 2029.
Ia mengingatkan agar para kader tidak saling berebut suara hingga memicu persaingan yang merugikan partai setelah pemilu usai.
Kaesang bahkan menyebut pesan yang disampaikannya bukan semata sebagai ketua umum partai, melainkan juga sebagai bakal calon legislatif dari Dapil V Jawa Tengah.
Putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo itu mengaku wilayah yang menjadi tanggung jawab politiknya hanya Kota Solo.
Ia mengatakan daerah lain seperti Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten sudah menjadi tanggung jawab kader PSI yang berbeda sehingga dirinya akan fokus menggarap basis pemilih di Solo.
Meski hanya berkonsentrasi di satu wilayah, Kaesang optimistis PSI mampu meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029.
Ia pun mengajak seluruh kader tetap solid dan saling mendukung agar target partai dalam pemilu mendatang bisa tercapai. Menurutnya, kekompakan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan politik yang semakin ketat. (*)

