BACAAJA, BANJARNEGARA – Banjarnegara mulai pasang kuda-kuda jelang libur Natal dan Tahun Baru. Polres Banjarnegara menggelar apel kesiapsiagaan Satgas Quick Respon untuk antisipasi kecelakaan lalu lintas selama momen Nataru.
Apel digelar di halaman Mapolres Banjarnegara, Senin pagi, dengan melibatkan banyak unsur. Mulai dari personel Polres, Dishub, Damkar, BPBD, Jasa Raharja, PMI, sampai komunitas ojek online ikut turun bareng.
Usai apel, Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto bersama jajaran pejabat utama langsung turun cek lapangan. Kendaraan operasional dan peralatan dari masing-masing instansi diperiksa satu per satu, memastikan semuanya siap dipakai kapan saja.
Kapolres menegaskan apel ini bukan sekadar seremonial. Tujuannya jelas, memastikan personel, alat, dan armada benar-benar siap mendukung Operasi Lilin Candi 2025 yang dimulai 20 Desember.
“Kalau sewaktu-waktu terjadi sesuatu, kita sudah siap. Baik pengamanan maupun antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama Nataru,” ujarnya usai kegiatan.
Menurutnya, kehadiran polisi dan seluruh unsur terkait di tengah masyarakat diharapkan bisa menjaga arus lalu lintas tetap lancar. Situasi kondusif dan rasa aman jadi target utama selama libur panjang.
Ia juga berharap Satgas Quick Respon ini benar-benar bekerja maksimal. Dengan respon cepat, penanganan kecelakaan bisa dilakukan lebih sigap dan tepat sasaran.
“Mudah-mudahan libur Nataru tahun ini bisa berjalan aman, lancar, dan nyaman buat semua,” katanya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat di jalan. Ia meminta pengendara menjaga kondisi fisik, patuh aturan lalu lintas, dan tidak lupa berdoa sebelum bepergian.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banjarnegara AKP Rohmat Setyadi menjelaskan Satgas Quick Respon difokuskan untuk penanganan cepat laka lantas dan potensi bencana. Kolaborasi lintas instansi jadi kunci utama.
“Kami bergerak sesuai tugas masing-masing. Harapannya, korban kecelakaan bisa segera ditangani, nyawa bisa diselamatkan, dan risiko fatal bisa ditekan,” pungkasnya. (*)


