Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jelang Kemarau, Produksi Padi Jateng Sudah Tembus 6,69 Juta Ton
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jelang Kemarau, Produksi Padi Jateng Sudah Tembus 6,69 Juta Ton

Panen raya memang jadi kabar baik bagi Jateng. Tapi di balik hamparan padi yang menguning, ada tantangan yang mulai mengintai.

T. Budianto
Last updated: Juni 25, 2026 4:40 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
COMBINE HARVESTER: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menjajal combine harvester saat menghadiri panen raya padi di Desa Gentan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (24/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SUKOHARJO– Produksi padi Jateng terus menunjukkan tren positif. Hingga periode Januari-Juli 2026, produksi diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau sekitar 63,43 persen dari target nasional Jateng sebesar 10,5 juta ton tahun ini.

Capaian tersebut disampaikan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat menghadiri panen raya padi di Desa Gentan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (24/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Luthfi ikut memanen padi menggunakan combine harvester, meninjau proses pengolahan lahan pascapanen, sekaligus berdialog langsung dengan para petani mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi.

Meski bersyukur atas capaian produksi yang terus meningkat, Luthfi mengingatkan bahwa tantangan berikutnya justru datang dari perubahan cuaca. Ia meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mulai memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Baca juga: Jateng Kejar 970 Ribu Hektare Lahan Hijau

“Ke depan tantangannya adalah perubahan musim. Perkiraannya musim kemarau akan panjang. Karena itu seluruh bupati dan wali kota harus melakukan mapping wilayah terdampak kekeringan agar target swasembada pangan dapat terpenuhi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemprov menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari pembangunan pipanisasi, sumurisasi, pemanfaatan sumber air baku, hingga distribusi pompa air ke daerah yang membutuhkan.

Saat berdialog dengan gubernur, para petani menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak. Mulai dari pasokan air untuk musim tanam ketiga (MT III), jaringan listrik bagi sumur pertanian, tambahan combine harvester, alat pengolah tanah, hingga perbaikan jalan usaha tani dan saluran irigasi.

Dukungan Pemprov

Menanggapi aspirasi tersebut, Ahmad Luthfi memastikan Pemprov akan mengoptimalkan dukungan sarana dan prasarana pertanian. Untuk kebutuhan alat panen, combine harvester milik pemerintah provinsi akan diatur penggunaannya secara bergilir. Selain itu, Pemprov juga akan mengusulkan tambahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kementerian Pertanian.

Di sisi lain, Jateng telah menerima sekitar 17 ribu unit pompa air yang akan didistribusikan sesuai kebutuhan daerah untuk menjaga pasokan air selama musim kemarau. “Yang penting air sampai ke sawah dan kebutuhan petani terpenuhi,” tegas Luthfi.

Kabar baik juga datang dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Ketua Tim Pelaksanaan Urusan Pengendalian Pelaksanaan Sungai BBWS Bengawan Solo, Rizhali Triutomi Sahan, memastikan pasokan air irigasi untuk wilayah Bendosari dan sekitarnya masih aman hingga Oktober 2026. “Tidak ada rencana penutupan aliran irigasi, sehingga kebutuhan air untuk musim tanam ketiga tetap dapat terjaga,” katanya.

Baca juga: Jateng Siap “Kunci” Lahan Pertanian Lewat Perda

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengapresiasi peran petani yang selama ini menjadi garda depan menjaga ketahanan pangan, termasuk saat pandemi Covid-19 ketika sektor pertanian tetap berjalan di tengah berbagai pembatasan.

Menurutnya, Pemkab Sukoharjo terus memberikan dukungan melalui bantuan alsintan, pembangunan jaringan irigasi, sumur dalam, hingga jalan usaha tani. Namun, ia berharap dukungan dari Pemprov Jateng terus diperkuat agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara maksimal.

Panen yang melimpah memang layak dirayakan. Tapi sawah tak cukup hanya dipanen, ia juga harus terus dialiri. Sebab hasil terbaik bukan lahir dari doa saat panen, melainkan dari persiapan matang sebelum kemarau benar-benar datang. (tebe)

You Might Also Like

Ketika “Seragam” Ikut Terseret Kasus Pabrik Narkoba

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

14 Daerah di Jateng Kena Sanksi karena Tak Becus Urus Sampah di TPA

Jadwal Haji 2026 Disusun Ini Keberangkatannya, Fokus Utama Keamanan Jamaah

Kader PDIP Diajak Ingat Siapa yang Harus Diperjuangkan

TAGGED:headlinepangan jatengpemprov jatengproduksi padi jatengswasembada pangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DIPERIKSA - Polisi memintai keterangan pelaku pembuangan kucing di Jembatan Kartini, Gayamsari, Semarang. (ist) Viral Aksi Buang Kucing di Jembatan Kartini Semarang, Polisi Gercep Amankan Pelaku
Next Article PROTES MBG - Sejumlah perempuan menggelar aksi protes dan kritik terhadap MBG dengan cara memasak bersama di depan Gedung DPRD Jateng. (dul) Demo Memasak di Depan DPRD Jateng, Cara Kreatif Perempuan Semarang Kritik MBG

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Otak Encer Tetapi Jiwa Kehilangan Hati Nurani

CALON TUNGGAL - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Respons DPR

SAKSI SIDANG--Kepala Desa Sidoluhur, Sudardi duduk di kursi roda saat bersaksi di sidang korupsi Bupati Pati, Sudewo, di Semarang, Senin (10/8/2026). (bae)

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

TURNAMEN FREE FIRE--Pemain Free Fire sedang bertanding dalam Clash Squad 4V4 Tournament Warmindo Mayoritas, Sabtu (8/8/2026). (ist)

Kejutan Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas, SU HIGH Naik Podium Juara

NYARIS BENTROK--Massa pro versus kontra Sudewo berhadap-hadapan di dekat pengadilan, Senin (10/8/2026). (bae)

Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Megawati Soekarnoputri kembali tunjuk Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris jendral PDI Perjuangan periode 2025-2030. Keputusan yang membuat kaget kader dan juga pengurus DPP sendiri.
Politik

Hasto Kembali Duduki Takhta Sekjen PDIP Lagi, Pengamat Bilang Begini

Agustus 15, 2025
Sepak Bola

Kontra China, Kluivert Pastikan Komposisi Timnas Berubah

Mei 24, 2025
Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.
Hukum

Daftar Perangkat Desa Kok Kayak “Bayar Tiket Masuk”?

April 4, 2026
Pendidikan

Bocah SD Boyolali Bikin NASA Angkat Topi

Juli 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jelang Kemarau, Produksi Padi Jateng Sudah Tembus 6,69 Juta Ton
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?