Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalur Maut Silayur Ngaliyan Makan Korban Lagi, Mahasiswa Sentil Keras Pemkot Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Jalur Maut Silayur Ngaliyan Makan Korban Lagi, Mahasiswa Sentil Keras Pemkot Semarang

R. Izra
Last updated: April 15, 2026 11:53 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.
Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jalur maut di kawasan Ngaliyan, khususnya ruas Jalan Prof. Hamka hingga Silayur, lagi-lagi jadi sorotan. Rentetan kecelakaan lalu lintas yang terus berulang bikin mahasiswa dan warga makin geram—apalagi korban jiwa terus bertambah dari tahun ke tahun.

Kondisi ini akhirnya bikin mahasiswa dari berbagai kampus turun tangan. Mereka menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk kepedulian sekaligus tekanan ke pemerintah agar nggak lagi “tutup mata”.

Ketua DEMA UIN Walisongo Semarang, Muhammad As’ad Hasanuddin Afandi, bilang aksi ini bukan reaksi spontan, tapi akumulasi keresahan yang sudah lama.

Bacaaja: Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur
Bacaaja: Wali Kota Semarang Akui Jalur Silayur Tak Layak Dilintasi Truk Besar

“Aksi ini kita inisiasi bersama karena melihat rentetan kecelakaan dari 2016 sampai 2020 yang memakan korban jiwa sekitar 20 kejadian,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, insiden terbaru pada 10 April di kawasan Silayur jadi titik puncak. Mahasiswa menilai, masalah ini sudah terlalu lama dibiarkan tanpa penanganan serius.

Nggak cuma demo, mereka juga turun langsung melakukan penelusuran ke titik-titik rawan kecelakaan seperti Silayur dan Beringin. Dari situ, mereka menyimpulkan bahwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa, tapi masalah sistemik yang harus segera dibereskan.

“Kami lakukan riset kecil dengan turun langsung ke lokasi. Itu jadi dasar kami bergerak,” jelasnya.

Keluhan masyarakat juga jadi bahan bakar aksi ini. Warga mengaku resah, terutama karena masih banyak truk besar yang melintas di jam sibuk di jalur tersebut.

“Banyak warga yang mengeluh, jalan ini memang butuh perhatian serius dari Pemkot Semarang,” tambahnya.

Mahasiswa dan warga pun sepakat, kalau nggak ada langkah konkret, tragedi serupa bakal terus berulang.

Mahasiswa menegaskan, aksi ini bukan sekadar turun ke jalan lalu selesai. Mereka berkomitmen bakal terus mengawal sampai ada solusi nyata.

“Kami akan terus kawal, bukan cuma hari ini, tapi sampai ada solusi konkret,” tegasnya.

Sebelumnya, HMI Cabang Semarang juga sudah lebih dulu angkat suara. Mereka bahkan mengecam keras dugaan kelalaian Pemerintah Kota Semarang atas kecelakaan berulang di Silayur.

Dalam pernyataannya, HMI mendesak wali kota dan dinas terkait untuk memberikan klarifikasi terbuka sekaligus permintaan maaf kepada publik.

Dengan tekanan yang makin kuat dari mahasiswa dan masyarakat, bola sekarang ada di tangan pemerintah: mau bertindak cepat, atau nunggu korban berikutnya? (dul)

You Might Also Like

KNKT Minta Jalur Alternatif Agar Truk Industri Tak Lewat Silayur, Gimana Progresnya?

SD Negeri Sepi Peminat? Pengamat: Terus Berinovasi, Prestasi Bisa Jadi Magnet

Rupiah Belum Bangkit, Pakar Soroti Krisis Kepercayaan Pasar

Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur

Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

TAGGED:jalur silayurkecelakaan mautmahasiswapenanganan darurat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam. 16 Mahasiswa FH UI Terlibat Pelecehan Seksual, DPR: Alarm Penting Calon Penegak Hukum
Next Article Rangkaian Hari Jadi Kota Semarang Resmi Diluncurkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Empat Kecamatan di Semarang Rawan Kekeringan

Ketika Catcalling Dibungkus Candaan, Imbasnya Perempuan Kehilangan Ruang Eksistensi

Perry Warjiyo saat masih menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Perry saat ini resmi mengundurkan diri dari Gubernur BI.

Terungkap! Alasan Pribadi Bikin Perry Warjiyo Sukarela Mundur dari Guberur BI

942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Perry Warjiyo saat masih menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Perry saat ini resmi mengundurkan diri dari Gubernur BI.

BREAKING NEWS: Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Seni Kampung di Semarang: Ada, Tapi Kerap “Nyala” lalu “Redup”

April 23, 2026
DIALEK SEMARANGAN - Dialek Semarangan bukan sekadar logat bahasa, tapi merupakan identitas.
Fokus

Dialek Semarang yang Kian Tenggelam di Kota Sendiri

Mei 11, 2026
Fokus

WFH Perlu Indikator Jelas, Pengawasan ASN Jadi Kunci

April 8, 2026
MEMBAHAS DIALEK--Pemerhati bahasa Jawa Semarangan, Hartono Samidjan, menjelaskan ciri khas dialeg Semarang saat ditemui di rumahnya, Kamis (14/5/2026). (bae)
Fokus

Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Dampaknya Terasa!

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalur Maut Silayur Ngaliyan Makan Korban Lagi, Mahasiswa Sentil Keras Pemkot Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?