Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Jalan Putus Dampak Longsor, BPBD Temanggung Antar-Jemput Siswa Sekolah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jalan Putus Dampak Longsor, BPBD Temanggung Antar-Jemput Siswa Sekolah

R. Izra
Last updated: Januari 8, 2026 12:39 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Armada BPBD Temanggung antar-jemput siswa sekolah di Gemawang.
Armada BPBD Temanggung antar-jemput siswa sekolah di Gemawang.
SHARE

TEMANGGUNG, BACAAJA — Longsor yang memutus total akses jalan di Desa Ngadisepi-Kemiriombo, Kecamatan Gemawang, bukan cuma bikin mobilitas warga terganggu, tapi juga sempat bikin aktivitas sekolah ketar-ketir.

Akses utama ke SD Negeri 2 Gemawang tertutup total, sementara jalur alternatif yang ada malah berlumpur dan rawan bahaya. Jelas bukan opsi aman buat anak-anak.

Biar pendidikan nggak ikut “terkubur” longsor, BPBD Kabupaten Temanggung langsung ambil peran. Sejak Rabu (7/1/2026), armada SAR dan BPBD dikerahkan buat antar-jemput siswa dari wilayah terdampak.

Bacaaja: Jaran Kepang Bikin Bupati Temanggung Masuk Nominasi Anugerah PWI 2026
Bacaaja: Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

Pemandangan pagi itu pun cukup bikin merinding: puluhan anak berdiri menunggu jemputan, tapi yang datang bukan bus sekolah—melainkan mobil ambulans SAR dan kendaraan BPBD. Bukan darurat medis, tapi darurat pendidikan.

Kepala SDN 2 Gemawang, Lasyuri, bilang sekitar 50 dari total 101 siswa berasal dari area yang terdampak longsor.

Awalnya, sekolah sempat mengalihkan pembelajaran ke daring selama dua hari. Tapi mulai hari ini, siswa kembali belajar tatap muka, meski dengan penyesuaian.

Jam masuk dimundurkan jadi pukul 08.00 WIB, dan pulang lebih cepat sekitar 11.00 WIB. “Yang penting anak-anak bisa tetap belajar dengan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, menegaskan kalau langkah ini bagian dari respons darurat bencana.

Setiap hari, dua armada disiapkan untuk mengangkut sekitar 50 siswa, lengkap dengan enam personel pengawal demi memastikan perjalanan aman, apalagi saat hujan turun.

Rencananya, skema ini bakal berjalan dua sampai tiga minggu, sampai akses jalan darurat baru bisa difungsikan.

Totok juga mengingatkan, kawasan tersebut memang sudah masuk zona rawan longsor sejak 2019. Longsor kali ini bahkan memutus jalan darurat lama.

Solusi jangka panjangnya bukan jembatan, tapi pembuatan trase jalan baru yang diperkeras, minimal bisa dilalui motor. Sambil jalan, BPBD terus koordinasi dengan Badan Geologi buat mitigasi longsor lanjutan.

Cerita dari Gemawang ini jadi bukti: jalan boleh putus, tapi hak anak buat sekolah nggak boleh ikut terhenti. Di tengah bencana, kehadiran mobil BPBD ternyata bisa bikin masa depan tetap jalan. (*)

You Might Also Like

Korupsi Pembangunan Masjid Agung Karanganyar, Kontraktor Cuma Dihukum 4 Tahun Penjara

Banjir Bandang Sumatera Bisa Terulang, Ini Alarm Keras

Full Ricuh! Laga PSIR Rembang Vs Persak Kebumen Berubah Jadi Tawuran Massal

SMA Kolese Loyola Juara Kompetisi Debat Pelajar Piala Wali Kota

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

TAGGED:akses jalan putusantar jemput siswabpbd temanggunggemawangheadlinelongsor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi colokan listrik. Ngecas Tanpa Kabel, Tanpa Colokan: Finlandia Bikin Listrik Bisa ‘Terbang’ di Udara Kayak Wifi
Next Article Korupsi Plaza Klaten, Habis Rapat Terbitlah Amplop

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

Haji 2026 Hampir Matang, Pemerintah Janji Layanan Makin Ngena

Banjir Semarang, Dosen Unwahas Sentil Pengembang Perumahan Nakal

Dari Sampah Jadi Listrik: Pemprov, Pemkot Semarang dan Pemkab Kendal Teken PKS

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Ahmad Luthfi ngeluncurin Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) di Pasar Legi Solo, Rabu (8/10).
Info

Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani

Oktober 9, 2025
Ilustrasi petugas mengevakuasi warga korban banjir di Pati.
Info

Banjir Pati Belum Reda, 51 Desa Terdampak, Pemkab Perpanjang Tanggap Darurat

Januari 25, 2026
Ilustrasi mobil SPPG tertemper kereta api. (grafis/wahyu).
Info

Kronologi Mobil SPPG di Purworejo Tertabrak Kereta, Dua Orang Tewas

Oktober 20, 2025
Andrie Yunus bersama Koalisi Masyarakat Sipil menerobos rapat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Hotel Fairmont Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025) silam.
Hukum

Pelaku Teror Andrie Yunus Tertangkap: 4 Oknum Intelijen TNI, Mayoritas Perwira dari AL dan AU

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalan Putus Dampak Longsor, BPBD Temanggung Antar-Jemput Siswa Sekolah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?