Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengembangan Koperasi Merah Putih di Semarang, Agustina Gandeng Brida: Banyak Peluang Bisa Diambil
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Pengembangan Koperasi Merah Putih di Semarang, Agustina Gandeng Brida: Banyak Peluang Bisa Diambil

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng akan berkoordinasi dengan Brida (Badan Riset dan Inovasi Daerah), untuk persiapkan kajian inovatif dalam pengembangan Koperasi Merah Putih.

R. Izra
Last updated: Juli 4, 2025 10:18 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Ist)
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Agustina Wilujeng Pramestuti (AWP), Wali Kota Semarang, akan mengoptimalkan Koperasi Merah Putih menjadi unit ekonomi yang bisa masuk ke berbagai lini usaha, termasuk pengelolaan sampah hingga penyediaan pangan.

Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Brida (Badan Riset dan Inovasi Daerah), untuk dapat mempersiapkan kajian inovatif dalam pengembangan Koperasi Merah Putih.

“Mungkin ada banyak yang bisa diambil oleh Koperasi Merah Putih. Kemarin kita minta Brida untuk menghitung,” ujarnya, Jumat (4/7/2025).

Menurut Agustina, jika Koperasi Merah Putih ikut serta dalam menyediakan transportasi pengangkutan sampah, maka perlu ada kajian bisnis yang harus dipersiapkan.

“Jadi berapa modal yang harus diberikan. Return of investment-nya itu sampai berapa tahun? Kuat atau enggak? Terus persiapan apa? Ini tugas Brida,” katanya.

Sedangkan untuk penyediaan pangan, Agustina mengatakan, Koperasi Merah Putih dapat mengadopsi program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman), yang kemudian dapat memberikan inovasi di dalamnya.

“Coba ‘Pak Rahman’ ini bisa enggak dipelajari, diadop dulu sama koperasi Merah Putih di salah satu kelurahan. Kalau koperasinya satu kelurahan, mantap apa enggak? Kalau enggak mantap, berarti yang kerja sama antar koperasi,” ujarnya.

Walaupun begitu, ia mengingatkan bahwa setiap langkah harus melalui kajian bisnis yang matang.

“Jangan sampai gegabah, karena ini menyangkut uang masyarakat,” lanjutnya.

Dirinya menyebut jika Pemkot Semarang juga akan menggandeng berbagai perguruan tinggi di kota Semarang untuk membantu menyusun kajian dan business plan koperasi.

“Itu sudah saya koordinasikan Brida, Brida itu bisa kerja sama misal dengan Undip di Fakultas Ekonomi, kemudian, Unnes juga bisa, Unika, Untag, kemudian Unissula, banyak. Kita akan bekerja sama dengan semuanya untuk menyelesaikan masalah-masalah ini,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Kunci Mobil Hilang? Ini Cara Cerdas Mengatasinya Tanpa Panik

Apakah Aliran Dana Korupsi Bakal Diselidiki Sampai ke Bobby Nasution? Ini Kata KPK

Imigrasi Semarang Tambah Kuota Pengurusan Paspor

Resep Abadi Ayam Goreng Rempah, Gurih, Harum, dan Bikin Nagih

Semarang Ngebut Mau Bebas TBC 2028, Layanan Kesehatan Canggih Udah Nongol di Puskesmas

TAGGED:agustina gandeng brida koperasi merah putihagustina wilujengagutina pengembangan koperasi merah putih semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Alasan Bambang Raya Minta Tak Ditahan: Sudah Tua dan Tulang Punggung Keluarga
Next Article Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Ist) Kasus Juliana, Puan Minta Pemerintah Siap Hadapi Gugatan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

Sekda Banyumas Tegaskan Tak Ajukan Pengunduran Diri, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Rekening Kamu Tiba-Tiba Dibekukan? Ini Penjelasan dan Cara Mengaktifkannya Kembali!

Agustus 5, 2025
MBG HARAM - Pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional, Mayong, Jepara, Ahmad Mundoffar., menyatakan haram hukumnya menerima MBG.
Viral

Viral Video Pengasuh Ponpes di Jepara Bilang MBG Haram! Alasannya Menohok Banget

Juli 14, 2026
Unik

Kuliner Ekstrem Jawa Tengah yang Bikin Penasaran, dari Sate Kobra hingga Landak, Berani Coba?

September 6, 2025
Unik

2026, Pemprov Janji Naikin Insentif Guru Agama Jadi Rp300 Miliar

Agustus 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengembangan Koperasi Merah Putih di Semarang, Agustina Gandeng Brida: Banyak Peluang Bisa Diambil
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?