BACAAJA, JAKARTA – Kabar baik buat pencinta bola se-Indonesia. Piala Dunia 2026 resmi bisa ditonton gratis lewat TVRI. Yup, tanpa bayar, tanpa langganan, cukup nyalain TV pakai antena biasa.
Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno, memastikan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 bakal tayang free to air (FTA) di seluruh wilayah Indonesia. Dari fase grup sampai final, aman ditonton rakyat +62.
Dan ternyata, di balik suksesnya TVRI ngamanin hak siar ini, ada dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Bacaaja: Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U17, Kalahkan Honduras
Bacaaja: Keren Nih! BRI Resmi Jadi Sponsor Barcelona sampe 2027, Fans Indonesia Akses Eksklusif
Menurut Iman, proses dapetin hak siar Piala Dunia bukan perkara gampang. Negosiasinya panjang dan persaingannya ketat. Tapi arahan Presiden jadi kunci.
“Piala Dunia 2026 dihadirkan untuk seluruh rakyat Indonesia dengan akses yang inklusif, sesuai arahan dan dukungan Bapak Presiden,” kata Iman.
Prabowo disebut paham betul satu hal: orang Indonesia itu cinta bola. Karena itu, momen sebesar Piala Dunia nggak boleh jadi tontonan eksklusif buat yang punya duit aja.
104 pertandingan, tayang full di TVRI
Piala Dunia 2026 bakal digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni sampai 19 Juli 2026.
Total ada 104 pertandingan, dan semuanya bakal ditayangkan utuh lewat:
- TVRI Nasional
- TVRI Sport
Jam tayangnya mulai 23.00 WIB sampai 11.00 WIB, jadi siap-siap begadang berjamaah. Yang penting:
- Gratis
- Terestrial (FTA)
- Cukup pakai antena
Kalau mau nonton lewat platform digital atau OTT? Itu urusan kebijakan pihak ketiga.
Bakal Banyak Nobar, UMKM Ikut Kebagian Cuan
Nggak cuma siaran TV, pemerintah juga berencana ngadain nonton bareng (nobar) di berbagai daerah. Targetnya jelas: hiburan rakyat sekaligus nggerakin ekonomi lokal.
UMKM bakal dilibatkan, mulai dari makanan, minuman, sampai atribut bola. Jadi Piala Dunia nggak cuma seru ditonton, tapi juga bisa jadi mesin cuan buat warga sekitar.
TVRI diminta total
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, ikut ngasih apresiasi. Menurutnya, kepercayaan ini kehormatan sekaligus tantangan buat TVRI.
“Siarannya nggak boleh kalah sama TV lain. Bahkan harus lebih unggul,” katanya.
Intinya, Piala Dunia 2026 = hiburan rakyat, bukan tontonan elite.
Siap-siap ya, 2026 nanti: begadang, nobar, teriak gol bareng tetangga tanpa mikir biaya langganan. (*)


