Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hari Otda 2026, Pemkot Semarang Sabet Dua Penghargaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hari Otda 2026, Pemkot Semarang Sabet Dua Penghargaan

Kalau biasanya penghargaan cuma jadi pajangan di lemari kantor, kali ini ceritanya agak beda. Kota Semarang lagi-lagi bikin langkah yang cukup “ngegas”, dari yang tadinya biasa aja, sekarang tembus 10 besar nasional. Pertanyaannya: ini sekadar angka, atau memang ada perubahan yang kerasa?

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 9:25 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DUA PENGHARGAAN: Dalam rangka Hari Otonomi Daerah 2026, Kota Semarang menerima dua penghargaan dari Pemprov Jateng yang diterima Wali Kota Semarang (kiri) dan Kementerian Dalam Negeri yang diterima Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin (kanan). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang lagi panen hasil. Di momen Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, kota ini berhasil mengantongi dua penghargaan sekaligus, level provinsi dan nasional.

Di tingkat Jawa Tengah, Semarang sukses meraih peringkat Terbaik II dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori kota dengan skor nyaris sempurna: 98,49. Penghargaan itu diserahkan dalam upacara di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4/2026).

Nggak berhenti di situ, di level nasional Semarang juga dapet pengakuan lewat penghargaan Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Skornya 3,5709, cukup buat ngangkat statusnya jadi “Kinerja Tinggi” berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Yang bikin menarik, ini bukan sekadar angka naik tipis. Dalam setahun, lonjakannya cukup signifikan. Dari yang sebelumnya nangkring di peringkat 27 dengan status “sedang”, sekarang langsung melesat masuk 10 besar kota terbaik nasional.

Artinya? Ada perubahan serius di balik layar. Mulai dari konsolidasi internal, pembenahan tata kelola, sampai fokus ke pelayanan dasar yang jadi kebutuhan warga sehari-hari.

Terasa Manfaatnya

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bilang, capaian ini bukan kerja satu-dua orang, tapi hasil bareng-bareng, dari birokrasi sampai masyarakat. Menurutnya, otonomi daerah nggak boleh berhenti di konsep, tapi harus terasa langsung manfaatnya.

“Momentum Hari Otonomi Daerah ini jadi pengingat buat kita semua untuk terus kasih dampak nyata ke masyarakat,” ujarnya. Agustina juga menegaskan kalau otonomi daerah itu sebenarnya alat, bukan tujuan. Alat untuk mempercepat pemerataan pembangunan, ningkatin pelayanan publik, sampai akhirnya bikin kesejahteraan warga ikut naik.

Baca juga: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Raih Penghargaan Pemimpin Perempuan Terpopuler

Ke depan, Pemkot Semarang berjanji nggak akan cepat puas. Strateginya masih sama: lanjut inovasi, perkuat birokrasi yang berbasis hasil, dan pastinya ningkatin kualitas layanan publik yang benar-benar bisa dirasain warga.

Karena pada akhirnya, warga nggak tinggal di dalam data dan skor, mereka hidup di jalanan yang macet, layanan yang antre, dan harapan yang pengin segera dilayani. Jadi, semoga penghargaan ini bukan cuma naik di ranking… tapi juga turun langsung ke kehidupan. (tebe)

You Might Also Like

Berani Banget! Di Depan Hakim, Gus Yazid Minta Presiden Prabowo Ikut Dijadikan Tersangka

Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember

Kontainer Numpuk Bukan Bea Cukai, Importir Malah Santai Dulu

Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

Polda Jateng Selidiki Kematian Calon Taruna Akpol

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarang. hari otda 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Stasiun Comal Comeback: Baru Buka, 106 Penumpang Langsung Gas!
Next Article KA Argo Anggrek bertabrakan dengan KRL commuter line di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Tiga orang dilaporkan tewas. BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Kereta Argo Anggrek Vs KRL, Penumpang Terjepit

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gol Sabda Bikin PSIS Raih Tiga Poin di Laga Perdana

847 Kafilah Sudah Tiba di Semarang, MTQ Nasional Tinggal Gas!

Biar Nggak Main Hakim Sendiri, Warga Diajak “Melek” Hukum

MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes

3.796 Paralegal Jateng Disiapkan Jadi “Penolong Pertama”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TURNAMEN FF--Pamflet turnamen FF di Warmindo Mayoritas, Semarang. (ist)
Olahraga

Jangan Ketinggalan! Turnamen FF Semarang Dibuka Lagi, Slot Cuma Buat 64 Tim

Mei 16, 2026
Foto: ilustrasi. Permasalahan guru meliputi berbagai aspek, mulai dari kesejahteraan, kompetensi, beban kerja, hingga tantangan dalam proses belajar mengajar. Guru butuh kepastian kerja dan perlindungan hukum agar bisa fokus menjalankan tugasnya.
Pendidikan

Pemerintah Harus Menjamin Perlindungan Hukum dan Kepastian Kerja Bagi Guru

Juli 15, 2025
Daerah

Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

Januari 10, 2026
Massa membakar mobil dan kantin kantor Gubernur Jateng, Jumat (29/8/2025).
Daerah

Demo Semarang Ricuh! Mobil dan Kantin di Kantor Gubernur Jateng Dibakar Massa

Agustus 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hari Otda 2026, Pemkot Semarang Sabet Dua Penghargaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?