BACAAJA, MAGELANG- Seluruh jalur pendakian Gunung Andong di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang ditutup sementara mulai 19 Februari hingga 21 Maret 2026. Pendakian baru akan dibuka kembali pada 22 Maret 2026.
Penutupan ini berlaku untuk semua jalur favorit pendaki, termasuk jalur Pendem dan Sawit. Gunung Andong sendiri dikenal sebagai “gunung ramah pemula” yang hampir tiap akhir pekan selalu ramai.
Baca juga: Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi
Pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Khoirul, menjelaskan penutupan dilakukan penuh selama Ramadan. “Mulai tutup 19 Februari sampai 21 Maret 2026. Buka kembali 22 Maret 2026,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
Pemulihan Ekosistem
Menurutnya, momen penutupan ini dimanfaatkan untuk pemulihan ekosistem, perbaikan jalur pendakian, sekaligus bentuk penghormatan terhadap ibadah puasa. “Bulan puasa Ramadan tutup satu bulan untuk pemulihan ekosistem, perbaikan jalur, dan menghormati ibadah puasa,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Ketua Basecamp Taruna Jayagiri jalur Sawit, Maisaro. Ia menyebut penutupan ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pengelola basecamp.
Baca juga: Bencana Lereng Gunung Slamet Bikin Aliran Sungai Baru di Purbalingga, Alam Sedang Murka?
“Sudah diskusi bareng. Fokusnya perbaikan jalur dan menghormati bulan puasa. Biar semua lebih kondusif,” jelasnya. Berbeda dari tahun sebelumnya yang sempat buka-tutup, Ramadan tahun ini jalur Andong full tutup selama sebulan penuh.
Kadang yang perlu ditaklukkan bukan puncak gunung, tapi ego buat rehat sebentar. Andong lagi puasa, pendakinya juga. Tenang, summit nggak akan ke mana. (tebe)


