Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Geger Rencana Pindahan PKL ke Alun-alun yang Menggoda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Geger Rencana Pindahan PKL ke Alun-alun yang Menggoda

Mulai awal Desember, rencananya sekitar 369 pedagang akan merapat lagi ke alun-alun. Saat ditanya soal Perbup yang melarang berdagang di sana, Suharno menyebut Pemkab seperti menutup mata. “Kalau memang dilarang, harusnya dari awal tegas. Kalau dibiarkan, ya wajar kalau pedagang balik,” katanya.

Nugroho P.
Last updated: November 27, 2025 5:25 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Alun-alun Purbalingga.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Rencana “bedhol desa” para PKL Purbalingga dari Purbalingga Food Centre (PFC) ke Alun-alun makin santer dibahas. Para pedagang mengaku sudah bulat tekad untuk balik lagi ke pusat keramaian itu karena PFC kini terasa makin sunyi, mirip kios offline di era serba online.

Ketua Paguyuban PKL Purbalingga, Suharno, menyampaikan bahwa kondisi ini membuat banyak pedagang tidak bisa lagi bertahan. Menurutnya, sebagian PKL sudah lebih dulu nekat kembali berjualan di alun-alun dan justru dibiarkan begitu saja. “Kalau tetap di PFC, dagangan kami tenggelam. Sepi banget, mas. Nggak ada pilihan selain pindah,” ujarnya.

Padahal, aturan jelas menyebutkan kawasan alun-alun bukan tempat berjualan. Karena itu, PKL dulu direlokasi ke PFC. Namun, ketika ada yang kembali ke alun-alun dan tidak ada penertiban tegas, rasa iri antar pedagang pun muncul. Mereka yang patuh aturan merasa dirugikan.

Mulai awal Desember, rencananya sekitar 369 pedagang akan merapat lagi ke alun-alun. Saat ditanya soal Perbup yang melarang berdagang di sana, Suharno menyebut Pemkab seperti menutup mata. “Kalau memang dilarang, harusnya dari awal tegas. Kalau dibiarkan, ya wajar kalau pedagang balik,” katanya.

Satpol PP Purbalingga ikut angkat suara. Kepala Satpol PP, Raditya Widayaka, menegaskan Alun-alun tetap bukan zona jualan sesuai Perbup Nomor 9/2019. PFC sudah disiapkan sebagai tempat yang legal. Namun, ia mengakui bahwa pembiaran di awal membuat kondisi jadi seperti sekarang.

Walau begitu, Raditya menegaskan penanganan akan terus dilakukan dengan pendekatan yang santai tapi tetap tegas. “Kami tetap persuasif, tapi alun-alun itu bukan untuk jualan,” ucapnya.

Drama relokasi ini kini tinggal menunggu babak berikutnya. Akankah PKL kembali memenuhi pinggir alun-alun seperti dulu? Atau aturan lama kembali ditegakkan? Yang jelas, dinamika antara kebutuhan ekonomi pedagang dan regulasi pemerintah masih jadi tarik ulur yang belum selesai. (*)

You Might Also Like

Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah

Pak Luthfi Bilang ASN Nggak Boleh Santai

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

Purbalingga Kulon Tembus 5 Besar KASAD Award 2025, Bukti Hidupnya Semangat Pancasila

Kirab Pusaka Ketemu Pawai, Purbalingga Tumpah Budaya

TAGGED:alun-alun purbalinggapkl ributpurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nggak Mau Check Out dari Liga: Jafri Gaspol Cari Amunisi Baru
Next Article Ilustrasi pencarian korban becana tanah longsor di Jateng. Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Ada Korban Bencana yang Telantar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Demo masyarakat Kabupaten Pati yang awalnya tuntut penurunan tarif PBB P2 berubah menjadi turunkan Bupati Sudewo. Foto: Bae
Daerah

Kenaikan Pajak Bukan Alasan Utama Demo di Pati, Tapi Soal Kepemimpinan

Agustus 16, 2025
Pemberian penghargaan di sela acara monitoring dan evaluasi pelaksanaan SIMPATIK yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Banjarnegara, Jumat (11/7/2025).
Daerah

Waw! 1.116 Orang di Banjarnegara ‘Terjaring’ Program SIMPATIK

Juli 11, 2025
Ratusan rumah yang dihuni ribuan orang di Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar Jumat (6/6/2025). (X @Never)
Daerah

3.200 Warga Mengungsi, Dampak 450 Rumah Ludes Terbakar di Penjaringan Jakarta Utara

Juni 7, 2025
Daerah

PHK Ratusan Buruh Disorot, Tes Kerja Bikin DPRD Geram

Mei 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Geger Rencana Pindahan PKL ke Alun-alun yang Menggoda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?