Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS

Musim belum benar-benar selesai buat PSIS Semarang. Meski masih tertahan di peringkat 9 klasemen Pegadaian Championship musim 2025/2026, peluang untuk naik posisi sebenarnya masih terbuka. Masalahnya cuma satu: sisa enam pertandingan ini harus benar-benar dimaksimalkan kalau Mahesa Jenar tak ingin repot lewat jalur playoff degradasi.

T. Budianto
Last updated: Maret 8, 2026 7:09 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
JALANI LATIHAN: Para pemain PSIS menjalani latihan di Lapangan POJ City, Semarang, beberapa waktu lalu. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Peluang PSIS Semarang memperbaiki posisi klasemen masih ada, meski jalannya tidak mudah. Saat ini tim berjuluk Mahesa Jenar masih berada di peringkat sembilan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.

Posisi tersebut belum sepenuhnya aman. Memang tidak langsung turun kasta ke Liga 3 Nusantara, tetapi tim yang finis di posisi sembilan tetap harus menjalani babak playoff degradasi untuk memperebutkan tiket bertahan di kompetisi.

Baca juga: Pemain PSIS Tetap Dapat ‘PR’ Latihan Selama Jeda Liga

Kesempatan untuk memperbaiki posisi sebenarnya sempat terbuka saat PSIS menghadapi Persiba Balikpapan pada pekan ke-21, Minggu (1/3/2026). Sayangnya target tiga poin di Stadion Batakan harus pupus setelah laga berakhir imbang.

Dalam tiga pertandingan terakhir, performa Mahesa Jenar sebenarnya tidak terlalu buruk, tapi juga belum cukup tajam untuk mendongkrak posisi. Dari tiga laga tersebut, PSIS mengoleksi lima poin. Rinciannya, satu kemenangan diraih saat menghadapi Deltras FC, sementara dua laga lainnya berakhir imbang saat melawan Persela Lamongan dan Persiba Balikpapan.

Belum Sesuai

COO PSIS, Faris Julinar, mengatakan pihak manajemen tetap mensyukuri hasil tersebut meski belum sepenuhnya sesuai target tim. “Hasil tiga laga ini tetap patut kami syukuri walaupun belum mendapatkan hasil yang kita mau untuk sapu bersih setiap laga,” ujar Faris.

Ia menegaskan manajemen dan tim pelatih akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan tim menjelang enam laga terakhir musim ini. “Tentu kita akan melakukan evaluasi segala kekurangan. Harapan saya untuk pertandingan ke depan atau sisa laga, kita bisa mendapat poin penuh baik laga kandang maupun tandang,” tandasnya.

Baca juga: Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan

Dengan enam pertandingan tersisa, peluang PSIS untuk naik setidaknya satu peringkat masih terbuka. Namun satu hal yang jelas: konsistensi meraih poin jadi harga mati jika Mahesa Jenar ingin menjauh dari bayang-bayang playoff degradasi. Karena di fase seperti ini, satu kemenangan bisa mengubah posisi di klasemen, tapi satu hasil seri saja juga bisa bikin tim tetap “parkir” di tempat yang sama. (tebe)

 

You Might Also Like

Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas

Agustina Jenguk Korban Rumah Roboh, Janjikan Pendidikan Anak

Dari Balik Jeruji ke Balik Kompor: Lapas Semarang Siap Masak MBG

Bukan Margoyoso, Pemprov Jateng Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Jembatan “Merah Putih Presisi” Jadi Jalan Pulang 500 Kepala Keluarga

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?
Next Article Mengenal Masjid Nusantara Watu Sanggar, Harmoni Islam dan Budaya Jawa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi pecinta kopi 'menyingkirkan' menu Americano, dengan mengganti namanya.

Americano ‘Disingkirkan’ dari Menu Coffee Shop, Dampak Sentimen Anti-AS Menguat

Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapai Walhi Konsisten Mengkritik?

Guru Paruh Waktu, Luka Penuh Waktu

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)

Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!

Tarling, Ngaji Bareng, dan Sedikit “Wejangan”: Malam Nuzulul Qur’an Versi Agustina

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pantura Kebanjiran: BBM dan Gas Aman

Januari 18, 2026
Sidang kasus penyekapan intel saat demo May Day, di PN Semarang. (bae)
Hukum

Mahasiswa Terdakwa Penyekap Intel Polisi: Hukuman Penjara Bukan untuk Balas Dendam

September 29, 2025
Info

Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo

Februari 13, 2026
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Info

5.360 Anak Jadi Korban, Berikut 10 Kasus Keracunan MBG Terbaru: dari Bogor hingga Baubau

September 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?