Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Sekolah di Wonoplumbon Satukan Barisan Rayakan Kemerdekaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dua Sekolah di Wonoplumbon Satukan Barisan Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih berkibar, barisan pelajar rapat, dan semangat kemerdekaan terasa lebih ramai karena dua generasi sekolah berkumpul di satu lapangan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 17, 2026 3:27 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BUSANA ADAT: Sejumlah guru, tenaga kependidikan, dan peserta upacara SD Negeri Wonoplembon 01 serta SMP Negeri 44 Semarang tampil mengenakan busana adat nusantara dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Wonoplumbon, Semarang, Senin (17/8/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– SD Negeri Wonoplembon 01 dan SMP Negeri 44 Semarang berkolaborasi menggelar upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Wonoplumbon, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung pukul 07.00-08.30 WIB tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan. Dua sekolah itu menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang belajar bersama bagi siswa untuk mengenal disiplin, tanggung jawab, gotong royong, sekaligus memahami arti persatuan.

Yang menarik, bukan hanya peserta upacaranya yang berasal dari dua sekolah. Petugas upacara juga merupakan hasil kolaborasi siswa SD Wonoplembon 01 dan SMPN 44 Semarang.

Mulai dari pemimpin upacara, pembaca teks Proklamasi, hingga paduan suara, para siswa tampil bersama menjalankan tugas masing-masing. Kekompakan tersebut membuat suasana upacara terasa berbeda karena siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran dalam jalannya peringatan kemerdekaan.

Baca juga: Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SD Negeri Wonoplembon 01 Sri Wahyuni, SPd, MPd menekankan pentingnya kolaborasi dan sikap saling menghargai di kalangan generasi muda.

“Perjuangan generasi sekarang memang tidak lagi berupa perang fisik seperti yang dilakukan para pahlawan. Namun, semangat perjuangan tetap harus dilanjutkan dengan menghadapi tantangan zaman,” ucapnya.

Salah satunya adalah bagaimana generasi muda mampu menggunakan teknologi dan menghadapi derasnya arus informasi digital secara bijak, tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan.

Serba Terkoneksi

Pesan tersebut menjadi relevan karena anak-anak dan remaja saat ini hidup di tengah dunia yang serba terkoneksi. Teknologi bisa menjadi alat untuk belajar dan berkembang, tetapi juga membutuhkan kemampuan memilah informasi serta menjaga sikap dan karakter.

Puncak perhatian justru muncul ketika Pasukan 17 memasuki Lapangan Wonoplumbon. Tak hanya menjalankan tugas pengibaran bendera dengan presisi, pasukan tersebut juga memberikan persembahan khusus setelah prosesi inti selesai.

Formasi baris-berbaris dipadukan dengan koreografi kreatif dan penuh energi. Penampilan itu sontak mendapat perhatian dari peserta maupun tamu undangan.

Momen tersebut menjadi salah satu bukti bahwa upacara kemerdekaan tidak harus selalu berlangsung kaku. Nilai disiplin dan nasionalisme tetap bisa disampaikan dengan cara yang dekat dengan dunia anak muda.

Baca juga: Butuh Kolaborasi Para Pihak Guna Membangun Ekosistem Pendidikan yang Holistik

Kegiatan diikuti peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan dari kedua sekolah. Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Lebih dari sekadar seremoni, kolaborasi dua sekolah tersebut menjadi praktik langsung pendidikan karakter.

Melalui peringatan HUT ke-81 RI, SD Negeri Wonoplembon 01 dan SMP Negeri 44 Semarang ingin menanamkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar sejarah yang diperingati setiap 17 Agustus.

Di Lapangan Wonoplumbon hari itu, dua jenjang sekolah seperti sedang menunjukkan satu pesan sederhana: kalau sejak kecil sudah bisa kompak dalam satu barisan, semoga kelak juga bisa kompak ketika mengurus masa depan bangsa. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Makin Harmonis, Budaya dan Pembangunan Jalan Bareng

Bandara Ahmad Yani Kini Ikut Nguri-uri Tari Tradisional

Lima Kelurahan di Semarang Dibayangi Krisis Air Bersih, Agustina Beber Langkah Penanganan

Warga Jangli Nunggu Kepastian Relokasi

Wali Kota Lepas 63 ASN Berangkat Haji

TAGGED:agustina wilujengdisdik kota semarangpemkot semarangsmpn 44 semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 9.551 Napi Dapat Remisi HUT RI
Next Article Luthfi: Kemerdekaan Harus Terasa di Meja Makan Rakyat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asean-Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca

Februari 4, 2026
Walikota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau proyek pembangunan rumah pompa di Petudungan Semarang. Foto: dok/pemkot
Daerah

Banjir Bukan Takdir! Wali Kota Semarang Gaspol Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

September 5, 2025
Fokus

Menag Dorong Indonesia Jadi Rujukan Penjurian MTQ Dunia

September 13, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai, SMKN Jateng layak menjadi prototipe pendidikan nasional. Hal itu diungkapkannya setelah berkunjung ke Semarang, Jumat (25/7/2025)
Pendidikan

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemendikdasmen 2026 Sebesar Rp71,11 Triliun. Abdul Mu’ti: Terimakasih

Juli 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Sekolah di Wonoplumbon Satukan Barisan Rayakan Kemerdekaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?